Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Gresik Bahas Percepatan Pembangunan Berkelanjutan Melalui FKP RKPD 2026

badge-check


					Penulis: Sanny | Editor: Ipong D Cahyono

KREDONEWS.COM ,GRESIK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP), dalam Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik, Selasa (11/2).

Kegiatan bertemakan Perbesar

Penulis: Sanny | Editor: Ipong D Cahyono KREDONEWS.COM ,GRESIK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP), dalam Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik, Selasa (11/2). Kegiatan bertemakan "Percepatan Transformasi Sosial Ekonomi Yang Inklusi dan Berkelanjutan Didukung Tata kelola Pemerintah Yang Adaptif" itu dibuka Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani. Bupati Gresik berharap agar seluruh peserta harus memberikan saran, dan masukan sehingga apa yang diharapkan dapat tercapai. “Inilah PR kita, program yang sudah kita susun harus benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat, lalu kita bisa melanjutkan program sosial maupun infrastuktur. Semoga forum ini menjadi suatu musyawarah yang mufakat sehingga dapat diterima dan menjadi kebutuhan masyarakat dengan satu tujuan kita yaitu keikhlasan untuk masyarakat Gresik,” ujarnya. Menurut orang nomor satu di Pemkab Gresik itu, seluruh peserta FKP rancangan awal RKPD memiliki pandangan dan ide mengenai apa yang harus dikerjakan oleh Pemkab Gresik tahun depan. Berdasarkan evaluasi pembangunan selama ini dan ekspektasi ke depan ‘’Saya melihat untuk tahun depan berdasar evaluasi saat ini, ada beberapa hal yang harus terus diperhatikan dan diperkuat. Khususnya, dalam perumusan kebijakan belanja. Saya berharap RKPD 2026 dapat menjadi pedoman pembangunan yang lebih terarah dan tepat sasaran,’’ tuturnya Sebagai informasi, Kabupaten Gresik memiliki 9 prioritas pembangunan dimana semuanya memiliki tujuan mendukung Asta Cita dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau yang disebut Quick Win Presiden RI Prabowo Subianto. Kesembilan prioritas itu, pertama pengentasan kemiskinan inklusif, partisipatif dan bersasaran. Kedua engembangan ekonomi kreatif dan peningkatan fiskal daerah didukung kemudahan, kesederhanaan dan ketepatan pelayanan investasi. Ketiga perkembangan ekologi didukung pengembangan ekowisata, budaya dan industri ramah lingkungan. Prioritas keempat peningkatan kualitas pendidikan didukung perluasan aksebilitas layanan dan kesejahteraan tenaga pendidik. Kelima peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang inklusif, ramah anak dan respon gender. Keenam pembangunan infrastruktur tangguh dan berkelanjutan. Ketujuh penguatan keluhuran budaya berbasis kearifan Gresik yang agamis. Dan kedelapan peningkatan kesejahteraan sektor Agropolitan dan minapolitan. Serta yang terakhir penguatan reformasi birokrasi didukung pelayan publik inklusif dan responsif gender serta pengembangan smart government berbasis satu data pembangunan.

Penulis: Sanny | Editor: Ipong D Cahyono

KREDONEWS.COM ,GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP), dalam Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik, Selasa (11/2).

Kegiatan bertemakan “Percepatan Transformasi Sosial Ekonomi Yang Inklusi dan Berkelanjutan Didukung Tata kelola Pemerintah Yang Adaptif” itu dibuka Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani.

Bupati Gresik berharap agar seluruh peserta harus memberikan saran, dan masukan sehingga apa yang diharapkan dapat tercapai.

“Inilah PR kita, program yang sudah kita susun harus benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat, lalu kita bisa melanjutkan program sosial maupun infrastuktur. Semoga forum ini menjadi suatu musyawarah yang mufakat sehingga dapat diterima dan menjadi kebutuhan masyarakat dengan satu tujuan kita yaitu keikhlasan untuk masyarakat Gresik,” ujarnya.

Menurut orang nomor satu di Pemkab Gresik itu, seluruh peserta FKP rancangan awal RKPD memiliki pandangan dan ide mengenai apa yang harus dikerjakan oleh Pemkab Gresik tahun depan. Berdasarkan evaluasi pembangunan selama ini dan ekspektasi ke depan

‘’Saya melihat untuk tahun depan berdasar evaluasi saat ini, ada beberapa hal yang harus terus diperhatikan dan diperkuat. Khususnya, dalam perumusan kebijakan belanja. Saya berharap RKPD 2026 dapat menjadi pedoman pembangunan yang lebih terarah dan tepat sasaran,’’ tuturnya

Sebagai informasi, Kabupaten Gresik memiliki 9 prioritas pembangunan dimana semuanya memiliki tujuan mendukung Asta Cita dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau yang disebut Quick Win Presiden RI Prabowo Subianto.

Kesembilan prioritas itu, pertama pengentasan kemiskinan inklusif, partisipatif dan bersasaran.
Kedua engembangan ekonomi kreatif dan peningkatan fiskal daerah didukung kemudahan, kesederhanaan dan ketepatan pelayanan investasi.

Ketiga perkembangan ekologi didukung pengembangan ekowisata, budaya dan industri ramah lingkungan. Prioritas keempat peningkatan kualitas pendidikan didukung perluasan aksebilitas layanan dan kesejahteraan tenaga pendidik.

Kelima peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang inklusif, ramah anak dan respon gender. Keenam pembangunan infrastruktur tangguh dan berkelanjutan. Ketujuh penguatan keluhuran budaya berbasis kearifan Gresik yang agamis.

Dan kedelapan peningkatan kesejahteraan sektor Agropolitan dan minapolitan. Serta yang terakhir penguatan reformasi birokrasi didukung pelayan publik inklusif dan responsif gender serta pengembangan smart government berbasis satu data pembangunan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

BPOM Ungkap Mayoritas Pelanggaran Kosmetik Ilegal Terjadi di TikTok

16 Juli 2026 - 19:49 WIB

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

CRV Ditumpangi 9 Orang Sekeluarga, Tabrak Truk Parkir di Tol Pandaan 5 Orang Tewas

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

3.000 ASN Disdik Brebes Bobol Presensi Daring, Sembilan Guru Dijebloskan ke Tahanan

16 Juli 2026 - 09:52 WIB

Satu Korban Luka, Akibat Kebakaran Rumah dan Toko di Johowinong Mojoagung

16 Juli 2026 - 08:39 WIB

Kemenkop Pasang Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Beli 1.800 Unit Kipas Angin, Ferry Yuliantoro Mengaku tak Tahu!

16 Juli 2026 - 08:06 WIB

Jaksa Teliti Asal Usul 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah, Mahfud MD: Ini Gempa Hukum Terbesar

16 Juli 2026 - 05:32 WIB

57 ASN di Kukar Terima Transferan Rp36,7 Miliar, BPK Kaltim: Bukan Kelebihan Bayar Biasa

15 Juli 2026 - 21:26 WIB

Trending di News