Menu

Mode Gelap

News

Dubes Vatikan Mgr Piero Pioppo akan Pimpin Tahbisan Uskup Surabaya RD Agustinus Tri Budi Utomo 22 Januari 2025

badge-check


					Konferensi pers tentang rencana acara tahbisan Uskup Surabaya yang baru akan dilaksanakan pada 22 Januari 2025. Foto: Priyo Suwarno Perbesar

Konferensi pers tentang rencana acara tahbisan Uskup Surabaya yang baru akan dilaksanakan pada 22 Januari 2025. Foto: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SURABAYA – Mgr Piero Pioppo, Duta Besar Takhta Suci Vatikan untuk Indonesia dan ASEAN bersama 38 uskup di Indonesia akan memimpin perayaan tahbisan RD Agustinus Tri Budi Utomo atau biasa disapa Romo Didik sebagai Uskup Surabaya akan dilaksanakan Rabu, 22 Januari 2025, di Widya Mandala Hall, Pakuwon City, Surabaya.

Rencana ini terungkap dalam sesi konferensi pers panitia acara tahbisan uskup di aula lantai 2 Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Katedral, Surabaya, Selasa 10 Desember 2024, dipimpin oleh Administrator Diosesan  Keuskupan Surabaya, RD Yusep Eka Budi Susilo.

RD Agustinus Tri Budi Utomo telah ditunjuk sebagai Uskup Surabaya dan rencananya akan dilantik pada tanggal 22-23 Januari 2025. Pengumuman ini disampaikan pada 29 Oktober 2024, setelah Paus Fransiskus mengangkatnya untuk menggantikan Mgr. Vincentius Sutikno Wisaksono yang wafat pada 10 Agustus 2023.

RD Agustinus Tri Budi Utomo, yang akrab dipanggil Romo Didik, diharapkan dapat membawa semangat baru bagi umat Katolik di Surabaya. Ia memiliki pengalaman luas dalam pelayanan gereja dan berkomitmen terhadap kegiatan sosial, yang diharapkan dapat memperkuat kehadiran gereja di tengah masyarakat.

Romo Eko mengatakan bahwa uskup merupakan jabatan setara dengan Rasul Tuhan Jesus, di Indonesia saat ini ada 38 uskup, “Jabatan uskup di tata aturan gereja Katolik sampai usia 75 tahun, boleh pensiun. Jadi Romo Didik mempunyai masa jabatan sekitar 19 tahun ke depan,” kata RD Eko, menjelaskan.

Ketua Panitai Pentabisan,  RD Aloysius Hans Kurniawan dalam keterangannya mengatakan  acara khusus  selama pentahbisan mencakup tiga akivis utama, yang berlangsung  selama tiga hari dari 21 hingga 23 Januari 2025, dengan rincian acara sebagai berikut:

  1. Vesper Agung
    • Tanggal: 21 Januari 2025
    • Waktu: Pukul 17.00 WIB
    • Tempat: Katedral Hati Kudus Yesus (HKY) Surabaya
    • Acara ibadah malam sebelum tahbisan, di mana umat dapat berkumpul untuk berdoa dan mempersiapkan diri secara spiritual.
  2. Misa Tahbisan Episkopal
    • Tanggal: 22 Januari 2025
    • Tempat: Hall Unika Widya Mandala, Pakuwon City, Surabaya
    • Ini adalah puncak acara pentahbisan, hanya dihadiri oleh tamu undangan, termasuk perwakilan dari 46 paroki di Keuskupan Surabaya dan para uskup lainnya. Acara ini akan disiarkan secara langsung untuk memungkinkan partisipasi umat yang tidak dapat hadir secara fisik.
  3. Misa Pontifikal
    • Tanggal: 23 Januari 2025
    • Waktu: Pukul 10.00 WIB
    • Tempat: Gereja Katedral
    • Misa ini merupakan perayaan setelah tahbisan, di mana umat dapat merayakan bersama sebagai bagian dari komunitas.
  4. Open House
    • Tanggal: 23 Januari 2025
    • Waktu: Pukul 19.00 WIB
    • Tempat: Hall Unika Widya Mandala
    • Acara ini terbuka untuk masyarakat umum, memberikan kesempatan bagi umat untuk bertemu dan menyapa Uskup baru serta merayakan momen bersejarah ini bersama-sama.

Catatan penting lainnya RD Alosyisu menyatakan bahwa selesai acara tahbisan, acara berlanjut dengan Misa Pontifikal, Kamis, 23 Januari 2025, pukul 10.00 WIB di Gereja Hati Kudus Yesus Katedral Surabaya. Acara ini merupakan perayaan Ekaristi pertama yang dipimpin oleh Uskup.

Selain itu, Keuskupan juga akan menggelar pertemuan bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat di Widya Mandala Hall pada Kamis malam mulai pukul 19.00 WIB.

“Kami mengundang sekitar 400 undangan, terdiri para pejabat utama di provinsi Jawa Timur dan Surabay, tentu juga rekan-rekan kami dari berbai pimpinan agama dan sosial,” katanya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Hearing DPRD Jombang dan TACB: Buka Fakta Sejarah Ternyata Bung Karno Lahir di Ploso

25 April 2026 - 12:15 WIB

Sudah sejak enam tahun silam TACB, pemerhati sejarah Jombang telaj melakukan penelitian sosok Bung Karno tokoh fenomenal dunia. Hasilnya mereka telah temukan bukti otentik besluid bahwa Bung Karno lahir di Ploso Jombang, tahun 1902. Foto: instagram@binhad_nurohmat

23 Siswa SDN 7 Rumbia Jeneponto Dilarikan ke Rumah Sakit Diduga Keracunan Menu MBG

25 April 2026 - 10:30 WIB

Gerindra Kaltim Desak Rudy Mas’ud Cabut Pernyataan: Pengangkatan Hijrah Sama dengan Hashim

25 April 2026 - 09:55 WIB

Ojol akan Demo dari Sidoarjo-Surabaya 28 April, Dobrak: Bubarkan Aplikator Nakal

25 April 2026 - 09:15 WIB

76.000 HP China Tanpa Dokumen Masuk Sidoarjo, Brigjen Ade Safri Bidik Keterlibatan Bea Cukai

24 April 2026 - 23:50 WIB

Adik Kandung Jadi Staf Ahli, Rudy Mas’ud: Apa Bedanya Presiden Prabowo Angkat Hashim

24 April 2026 - 22:45 WIB

Beli Beras SPHP Dibatasi Maksimal 5 Pak

24 April 2026 - 19:00 WIB

Misi Dagang Jawa Timur-Kalimantan Tengah Mencatat Transaksi Rp2 Triliun Lebih

24 April 2026 - 18:49 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme(2): Krypteia adalah Polisi Pembunuh Rahasia di Sparta

24 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di News