Menu

Mode Gelap

News

Dua Mahasiswi Hilang Terseret Arus Sungai Wira Garden, Sedang Asyik Bervideo Ria Tiba-tiba Banjir Datang

badge-check


					Fatmawati (23, asal Tulang Bawang Barat) dan Bunga (23, asal Pesawaran) berpegangan pada kayu jembatan, bahkan sempat ditarik rekan, tapi terhantam kayu balok terbawa arus dan hanyut, Rabu sore, 1 April 2026. Foto: Ist

Perbesar

Fatmawati (23, asal Tulang Bawang Barat) dan Bunga (23, asal Pesawaran) berpegangan pada kayu jembatan, bahkan sempat ditarik rekan, tapi terhantam kayu balok terbawa arus dan hanyut, Rabu sore, 1 April 2026. Foto: Ist

Penulis: Sri Muryanto  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, LAMPUNG– Dua mahasiswi bernama Bunga dan Fatma dilaporkan terbawa arus deras Sungai Wira Garden di kawasan wisata tersebut, Kota Bandar Lampung, Rabu sore, 1 April 2026.

Fatmawati (Fatma) diketahui mahasiswi Fakultas MIPA Unila, warga Tulang Bawang Barat, sedangkan Bunga Rosana (Bunga) juga mahasiswi Unila, warga Kota Metro

Kejadian tragis ini terjadi saat keduanya bersama dua rekannya bermain air di sungai yang dikenal memiliki debit air fluktuatif akibat hujan deras di hulu.

Lampung Geh, Bandar Lampung – Polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait insiden hanyutnya dua mahasiswi di objek wisata Wira Garden, Bandar Lampung, Rabu (1/4).

Korban bernama Fatma warga Tulang Bawang Barat dan Bunga warga Metro. Keduanya merupakan mahasiswi Universitas Lampung (Unila).

Kapolsek Teluk Betung Timur, Kompol Toni Apriadi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan tim Inafis Satreskrim Polresta Bandar Lampung telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Ia mengungkapkan, proses pencarian terhadap korban dihentikan sementara pada Rabu (1/4) sekitar pukul 18.00 WIB.

“Pukul 18.00 tadi dihentikan dari Basarnas karena cuaca dan malam hari, sudah gelap. Dilanjut besok pagi,” kata dia.

Sebelum insiden, keempat korban sempat merekam video pendek menggunakan ponsel saat berada di tepi sungai. Rekaman berdurasi sekitar 30 detik yang telah menyebar di media sosial itu memperlihatkan kondisi arus mulai menguat secara tiba-tiba.

Dua rekan korban terlihat panik berusaha naik ke atas batu besar untuk menyelamatkan diri, sementara Bunga dan Fatma terlihat kesulitan bertahan di posisi mereka. Video tersebut menjadi bukti awal yang membantu tim penyelamat memetakan lokasi kejadian.

Ketua Forum Rescue Relawan Lampung, Aris Gibrant, menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan keterangan saksi mata. “Mereka berempat, dua korban dan dua temannya, sedang asyik main air di Sungai Wira Garden sekitar pukul 16.00 WIB. Tiba-tiba, debit air dari hulu sungai meningkat drastis karena curah hujan tinggi di daerah atas

“Dua orang langsung menepi ke pinggir dan naik batu, tapi Bunga dan Fatma terbawa arus ke bagian tengah sungai yang lebih dalam dan deras,” ungkap Aris saat dihubungi Lampung Geh pada Kamis (2/4) pagi.

Sementara itu, Kapolsek Teluk Betung Timur, Kompol Toni Apriadi, mengonfirmasi bahwa tim Identifikasi dan Analisa Forensik (Inafis) Satreskrim Polresta Bandar Lampung telah tiba di lokasi sekitar pukul 17.00 WIB untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas membuktikan jejak kaki korban di bebatuan sungai dan mengamankan video rekaman sebagai barang bukti.

Proses pencarian dan penyelamatan yang melibatkan Basarnas Lampung, relawan, dan Polri terpaksa dihentikan sementara pada pukul 18.00 WIB karena faktor cuaca buruk, visibilitas rendah akibat gelapnya malam, serta risiko banjir susulan.

“Kami lanjutkan besok pagi pukul 06.00 WIB dengan personel lebih banyak dan alat deteksi bawah air. Saat ini, radius pencarian difokuskan 2-3 kilometer downstream dari TKP,” tambah Kompol Toni.

Terkait kondisi lokasi, Kapolsek menyebut Sungai Wira Garden sebagai kawasan wisata populer di Teluk Betung Timur yang dilengkapi petugas penjaga tetap. Namun, saat kejadian, para korban tidak sedang berenang atau mandi.

“Mereka hanya berdiri di atas batu besar untuk foto-foto atau rekam video, kemungkinan untuk konten media sosial. Arus tiba-tiba naik karena hujan deras di hulu, bukan karena kelalaian wisatawan semata,” jelasnya.

Kompol Toni menegaskan Polresta Bandar Lampung akan melakukan penyelidikan mendalam pasca-pencarian selesai, termasuk pemeriksaan potensi kelalaian pengelola wisata, pemasangan rambu peringatan banjir, serta kesiapan petugas penjaga.

“Satreskrim yang akan tangani aspek pidana jika terbukti ada unsur kelalaian. Saat ini, prioritas utama adalah evakuasi korban selamat atau penemuan jenazah,” tandasnya.

Kronologi

  • Pukul 13.30 WIB, Rabu (1/4/2026): Empat mahasiswi Unila berwisata di Wira Garden, Kelurahan Batu Putu, Kecamatan Teluk Betung Barat, Bandar Lampung, dan melakukan swafoto di atas batu di aliran sungai.

  • Tiba-tiba debit air surut: Sekitar lima menit kemudian, arus sungai mendadak deras akibat banjir bandang, memicu kepanikan di antara mereka.

  • Dua korban selamat: Rika dan Damai melompat ke batu lebih aman dan berhasil menyelamatkan diri.

  • Korban hanyut: Fatmawati (23, asal Tulang Bawang Barat) dan Bunga (23, asal Pesawaran) berpegangan pada kayu jembatan, bahkan sempat ditarik rekan, tapi terhantam kayu balok terbawa arus dan hanyut.

Kepala Damkarmat Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengonfirmasi kejadian dan tim penyelamatan langsung dikerahkan, meski korban masih dicari hingga laporan terbaru. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pabrik Pengolahan Serbuk Kayu Terbakar di Mojowarno, Kerugian Mencapai Rp350 Juta

31 Mei 2026 - 21:13 WIB

Indonesia Sedang Demam Veronika, Karya Verry Klau dari Malaka NTT

31 Mei 2026 - 20:38 WIB

Menelisik Akar Terorisne (10): Kaum Anabaptist dan Terror Millennium

31 Mei 2026 - 10:23 WIB

PBB Masukkan Israel Daftar Hitam, Kasus Kejahatan Seksual di Kawasan Konflik

30 Mei 2026 - 19:38 WIB

13 Tahun Berturut Turut Pemkab Jombang Raih Opini WTP Pemeriksaan Keuangan

30 Mei 2026 - 08:31 WIB

Sukseskan SE 2026, Pemkab Jombang Gembleng 1.217 Tenaga Sensus Selama 15 Hari

29 Mei 2026 - 19:50 WIB

PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya Bagikan 1.000 Paket Daging, Kurban 11 Sapi dan 78 Kambing

29 Mei 2026 - 18:39 WIB

Satpol PP dan Dinas LH Jombang Sidak ke CV SS Pabrik Garam di Ngoro, Tak Ditemukan IPAL

29 Mei 2026 - 17:43 WIB

Menelisik Akar Terorisme (9): Dari Templar Bergeser ke Freemanson

29 Mei 2026 - 10:38 WIB

Trending di News