Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Life Style

Dituding Eksploitasi Kematian, Mantan Suami dan Mertua Barbie Hsu Raup Uang hingga Rp2 Miliar

badge-check


					Barbie dan mantan suami/instagram Perbesar

Barbie dan mantan suami/instagram

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Mantan suami dan mantan ibu mertua Barbie Hsu kini tak lagi bisa beraktivitas di Douyin, media sosial serupa TikTok yang populer di Tiongkok, setelah diduga memanfaatkan kematian sang aktris untuk keuntungan finansial.

Sejumlah media Tiongkok dan Taiwan, termasuk Global Times, Beijing News, dan The Paper, melaporkan bahwa Douyin memblokir akun Zhang Lan, mantan ibu mertua Hsu, serta Wang Xiaofei, mantan suaminya, untuk waktu yang tidak ditentukan.

Dalam pernyataannya, Douyin menjelaskan bahwa keduanya menggunakan kematian Hsu untuk “iklan dan pemasaran yang berlebihan, mempromosikan video palsu demi keuntungan komersial, serta berulang kali mengunggah konten menyesatkan dan membuat video promosi ilegal demi meraup cuan.”

Zhang disinyalir meraup keuntungan besar dari siaran langsung di Douyin tepat pada hari kedatangan jenazah Hsu di Taiwan.

Dalam siaran tersebut, Zhang menyinggung kematian Hsu, yang kemudian menarik hingga 286.000 penonton dan menghasilkan pendapatan lebih dari 1 juta yuan (sekitar Rp2,1 miliar).

“Meski telah diberikan peringatan sebelumnya, mereka tetap tidak memperbaiki tindakan mereka,” tambah pihak Douyin, dikutip dari The Korea Times.

Platform tersebut juga menegaskan mereka akan semakin memperketat tindakan terhadap segala bentuk pelanggaran dan penyebaran informasi sensasional demi menjaga terbentuknya komunitas yang bertanggung jawab di media sosial itu.

Selain itu, Weibo, yang sering disebut mirip dengan platform X versi Tiongkok, juga melarang akun Zhang melakukan siaran live.

Menurut Weibo, Zhang “dengan sengaja mengunggah atau menyebarkan rumor yang mencemarkan nama baik mendiang serta keluarganya.”

Di platform Weibo, ramai beredar klaim bahwa Wang Xiaofei membiayai pesawat jet pribadi untuk mengangkut jenazah Hsu.

Namun, rumor tersebut langsung dibantah oleh adik Hsu, Dee Hsu, melalui agensinya.

“Keluarga kami dan suami saya yang secara pribadi mengurus semua proses pemakaman. Saya tidak mengerti mengapa kebohongan semacam ini terus menyebar,” tegas Dee Hsu.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ini yang Terjadi pada Tubuh ketika Anda tidak Berhubungan Seks Sebulan

30 Juni 2026 - 21:42 WIB

Bintang Inggris dan Komentator ITV Pamer Perut Kencang di Samping David Beckham

30 Juni 2026 - 21:01 WIB

Dr. Lee Woo Guan, Ahli Bedah Ortopedi Bertangan Dewa

29 Juni 2026 - 16:19 WIB

Reporter Paling Glamor di Piala Dunia 2014 Masih Memukau

28 Juni 2026 - 20:45 WIB

Dr Lee Woo Guan: Robot dan Kecanggihan Teknologi Hanya Membantu, Peran Dokter Tetap Nomor Satu

28 Juni 2026 - 12:29 WIB

Fans Sepakbola Ini Disangka Produk AI Saking Cantiknya

26 Juni 2026 - 19:32 WIB

Ahli Gizi Ingatkan Risiko Makanan Rusak saat Listrik Padam

24 Juni 2026 - 18:44 WIB

Facebook Dipenuhi Video Porno, Cukup Satu Kta Kunci Pencarian

24 Juni 2026 - 18:21 WIB

Presenter Piala Dunia ASAL Italia Ini Sosmednya Dibanjiri Ribuan Like

18 Juni 2026 - 19:47 WIB

Trending di Life Style