Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Diduga Oknum TNI Terlibat Kasus Penembakan Pemilik Rental Mobil di Baleraja Tangerang

badge-check


					Seorang oknum TNI diduga terlibat kasus penembakan pemilik rental mobil di Baleraja, Tol KM- 45, Tangerang- Merak, Tangkap layar video instagram@ctd.insider Perbesar

Seorang oknum TNI diduga terlibat kasus penembakan pemilik rental mobil di Baleraja, Tol KM- 45, Tangerang- Merak, Tangkap layar video [email protected]

Penulis: Hadi S. Purwanto | Editor: Priyo Suwarno

KREDNONEWS.COM, TANGERANG– Seorang anggota TNI AL diduga terlibat dalam insiden penembakan di Rest Area KM 45  Baleraja, Tol Tangerang-Merak, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, 2 Januari 2025.

“Pelaku sudah diamankan di Puspom AL,” kata Danpuspom TNI, Mayjen TNI Yusri Nuryanto, kepada wartawan pada Jumat, 3 Januari 2025 demikian mengutip warta dari akun instagram@kumparan, Jumat 3 Januari 2025.

Sementara itu, Danpuspom AL, Laksamana Muda TNI Samista, mengaku masih melakukan proses penyelidikan atas kasus itu untuk dapat memastikan kebenaran keterlibatan anggotanya. demikian mengutip warta dari akun instagram@kumparan, Jumat 3 Januari 2025.

Kasus bermula dari upaya IAR, pemilik mobil rental, untuk merebut kembali mobil Honda Brio yang diduga hendak digelapkan. Setelah melacak mobil tersebut, IAR dan anak-anaknya membuntuti pelaku hingga terjadi kejar-kejaran yang berakhir di rest area.

Penyergapan berujung penembakan, mengakibatkan IAR tewas dan satu anggota Asosiasi Rental Mobil Indonesia (ARMI) terluka. Salah satu pelaku diduga mengklaim dirinya sebagai anggota TNI AU. Investigasi lebih lanjut dijanjikan akan disampaikan pada 6 Januari 2025.

Pemilik rental mobil Makmur Jaya Rental di Tangerang berinisial IA (43) tewas ditembak orang yang mencoba membawa kabur mobil yang disewakannya. Korban disebut sempat meminta pendampingan polisi saat mencari kendaraannya, namun diminta membuat laporan terlebih dahulu terkait hal tersebut.

Melacak

Kejadian bermula ketika IA bersama anaknya Agam melacak kendaraan Honda Brio yang disewakan pada 31 Desember 2024. Saat melacak GPS kendaraan, mereka menemukan dua dari tiga alat pelacak telah dirusak di daerah Pandeglang.

“Pada malam 1 Januari 2025, kami cek GPS dan hanya tersisa satu yang aktif. Saya, bapak, dan tim langsung mengejar kendaraan ke arah Pandeglang,” ujar Agam, Kamis (2/1).

Menurut Agam, mereka pertama kali menghadang kendaraan yang turut dikawal oleh mobil lainnya di pertigaan Saketi, berlanjut ke Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak. Ternyata, mobil yang disewa telah berpindah tangan. Saat itu pelaku yang berada di dalam Honda Brio mengeluarkan senjata api dan mengaku sebagai anggota TNI AU.

“Tiba-tiba orang di dalam mobil mengeluarkan senjata api dan bilang, ‘Siapa lo, saya dari anggota TNI AU nih, awas enggak loh,’ sambil menodong senjata,” kata Agam, demikian mengutip dari [email protected],

“Di depan Indomaret rest area, kami berhasil menghadang kendaraan itu dan mencoba mengonfirmasi kepada pengemudi,” ujar Agam.

Namun situasi menjadi mencekam setelah pengemudi Honda Brio yang bukan penyewa kendaraan dan megaku sebagai TNI AU menodongkan senjata api. Pelaku kemudian melepaskan tembakan peringatan 2 kali sebelum menembak IA hingga tewas. Pelaku dan rekan-rekannya yang berjumlah 4 orang kemudian kabur menggunakan mobil SUV.

Sebelum kejadian, Agam mengatakan sempat mendatangi Polsek Cinangka untuk meminta pendampingan, namun petugas yang berjaga menyuruhnya untuk membuat laporan terlebih dahulu terkait legalitas kendaraan yang akan ditarik.

Kini, Kapolsek Cinangka, AKP Asep Iwan Kurniawan bersama sejumlah anggotanya diperiksa oleh Propam Polres Cilegon, Polda Banten sebagai tindak lanjut dari dugaan penolakan pendampingan terhadap IA.

“Iya, (Kapolsek dan Anggota Polsek Cinangka) lagi dilakukan klarifikasi dan pemeriksaan,” ungkap Kapolres Cilegon, AKBP Kemas Indra Natanegara, Jumat, 3 Januari 2025. **

**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Fokus Berobat Sakit Jantung ke Luar Negeri

22 Juli 2026 - 08:58 WIB

Menelisik Akar Terorisme (38): Kasus Pemimpin Teroris Mati Saat Mandi

21 Juli 2026 - 21:02 WIB

Sambut Muktamar 35 NU, PUPR Jombang Kebut Perbaikan Infrastruktur ke Area Tambakberas

21 Juli 2026 - 20:26 WIB

Bareskrim Ringkus 12 Orang Sindikat Pencuri 600 Modul BTS, Kerugian Rp60 Miliar

21 Juli 2026 - 19:39 WIB

Bahlil Ungkap CNG Merah Putih 3 Kg Bakal Digarap Bersama Pindad

21 Juli 2026 - 18:52 WIB

Polres Bangkalan Ungkap Kekerasa Seksual Anak Bawah Umur

21 Juli 2026 - 18:40 WIB

Indonesia Punya Bullion, Prabowo: Simpan 231 Ton Emas Senilai Rp231 Triliun

21 Juli 2026 - 08:15 WIB

5 Badai Persoalan Timpa Hotman Paris: Dua Kali Minta Maaf, Kematian Rocky dan Angpao dari Prayogo Pangestu

21 Juli 2026 - 07:07 WIB

Perundungan Seksual Beruntun Libatkan 27 Pelaku, Polisi Sampang Ringkus 17 Tersangka

20 Juli 2026 - 23:05 WIB

Trending di News