Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Balon Udara Terbakar di Brasil, 21 Wisatawan Terjun Bebas 8 Orang Tewas

badge-check


					Persitiwa mengerikan terjadi di Brasil, saat sebuah balon terbakar di udara. Angkut 21 wisatawan, 8 orang tewas dan 13 lainnya alami luka-luka dan selamat. Instagram@ctd_insider Perbesar

Persitiwa mengerikan terjadi di Brasil, saat sebuah balon terbakar di udara. Angkut 21 wisatawan, 8 orang tewas dan 13 lainnya alami luka-luka dan selamat. Instagram@ctd_insider

Penulis: Jacobus E Lato   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BRASIL- Sebuah balon udara yang ditumpangi 21 wisatawan meledak dan terbakar hebat di Brasil bagian selatan,  menyebabakan 8 wisatawan tewas dan 13 lainnya luka-luka, lokasi di atas daerah pedesaan di luar kota pantai Atlantik Praia Grande, pSabtu, 21 Juni 2025.

Korban yang selamat, termasuk pilot yang berusaha menyelamatkan penumpang dengan menyuruh mereka melompat saat balon hampir menyentuh tanah.

Kebakaran dipicu oleh obor las (blowtorch) yang digunakan untuk menyalakan api utama balon di keranjang penumpang. Api mulai membesar, dan meski pilot mencoba menurunkan balon dan meminta penumpang melompat, tidak semua berhasil keluar tepat waktu.

Keranjang balon yang terbakar jatuh puluhan meter ke tanah, menyebabkan beberapa korban tewas terbakar dan lainnya meninggal karena luka akibat terjatuh.

Praia Grande dikenal sebagai destinasi populer untuk wisata balon udara, terutama selama perayaan tradisional pada bulan Juni. Cuaca saat kejadian cerah tanpa gangguan angin signifikan.

Pemerintah Brasil, termasuk Presiden Luiz Inácio Lula da Silva, menyampaikan belasungkawa dan dukungan kepada keluarga korban serta memastikan bantuan bagi para penyintas dan keluarga yang terdampak.

Penyelidikan sedang dilakukan untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan dan mencegah kejadian serupa di masa depan. Insiden ini merupakan kecelakaan balon udara fatal kedua di Brasil dalam waktu kurang dari seminggu, menimbulkan perhatian serius terhadap standar keselamatan wisata balon udara di negara tersebut.

Gubernur negara bagian Santa Catarina, Jorginho Mello, menyatakan duka cita mendalam dan mengonfirmasi bahwa pemerintah daerah telah mengerahkan seluruh sumber daya untuk penanganan korban dan dukungan bagi keluarga yang terdampak. Ia menyebut tragedi ini sebagai kejadian yang sangat besar dan menegaskan pentingnya penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan.

Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva juga menyampaikan belasungkawa secara resmi melalui media sosial, menegaskan bahwa pemerintah federal akan memberikan bantuan penuh kepada para korban dan keluarganya. Presiden menekankan bahwa seluruh instansi kesehatan baik di tingkat pusat maupun daerah sedang berupaya memberikan perawatan terbaik bagi para penyintas.

Selain itu, Badan Penerbangan Sipil Brasil (Anac) sedang melakukan penyelidikan menyeluruh terkait kecelakaan ini, termasuk memeriksa kualifikasi awak dan kondisi balon udara. Operator balon udara yang terlibat telah menghentikan seluruh operasionalnya sementara waktu sampai hasil investigasi keluar.

Secara keseluruhan, pemerintah Brasil menunjukkan respons yang cepat, memberikan bantuan kemanusiaan, dan berkomitmen untuk menyelidiki penyebab kecelakaan agar mencegah kejadian serupa di masa depan.

Pemerintah Brasil bereaksi cepat dan serius terhadap kecelakaan balon udara di Praia Grande yang menewaskan 8 orang dan melukai 13 lainnya. Gubernur negara bagian Santa Catarina, Jorginho Mello, menyatakan duka cita mendalam dan mengonfirmasi bahwa pemerintah daerah telah mengerahkan seluruh sumber daya untuk penanganan korban dan dukungan bagi keluarga yang terdampak.

Ia menyebut tragedi ini sebagai kejadian yang sangat besar dan menegaskan pentingnya penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan.

Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva juga menyampaikan belasungkawa secara resmi melalui media sosial, menegaskan bahwa pemerintah federal akan memberikan bantuan penuh kepada para korban dan keluarganya. Presiden menekankan bahwa seluruh instansi kesehatan baik di tingkat pusat maupun daerah sedang berupaya memberikan perawatan terbaik bagi para penyintas.

Selain itu, Badan Penerbangan Sipil Brasil (Anac) sedang melakukan penyelidikan menyeluruh terkait kecelakaan ini, termasuk memeriksa kualifikasi awak dan kondisi balon udara. Operator balon udara yang terlibat telah menghentikan seluruh operasionalnya sementara waktu sampai hasil investigasi keluar.

Secara keseluruhan, pemerintah Brasil menunjukkan respons yang cepat, memberikan bantuan kemanusiaan, dan berkomitmen untuk menyelidiki penyebab kecelakaan agar mencegah kejadian serupa di masa depan.**

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dinilai Lamban Tangani Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur, Polresta Sidoarjo Diancam Didemo

9 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kuasa Hukum Dua Rekanan Kirim Surat ke Perumda Delta Tirta Harus Bayar Tagihan Rp 1,4 Miliar Sesuai Perintah Hakim Kasasi MA

6 Juni 2026 - 18:56 WIB

Chee Kit Chong WN Australia Dinyatakan Bersalah Memperbudak Lansia Indonesia

28 Mei 2026 - 21:45 WIB

Partai Kecoak Merayap ke Politik India

22 Mei 2026 - 18:17 WIB

Ketika Rumah Kebudayaan Menjadi Arena Perebutan Panggung

11 Mei 2026 - 18:17 WIB

Komputer Tak Laku, Terancam Tak Ada Orang Mau Beli Laptop

10 Mei 2026 - 19:12 WIB

Bupati Fandi Ahmad Yani Beri Sangu Obat dan Vitamin untuk Ratusan Jamaah Haji Asal Kabupaten Gresik

3 Mei 2026 - 19:26 WIB

Naskah Alkitab Perjanjian Baru 42 Halaman yang Hilang Ditemukan

3 Mei 2026 - 19:02 WIB

Pakar Estetik Bedah Plastik, Dr Sophia Heng: Penyempurnaan, Bukan Perubahan Total

26 April 2026 - 10:40 WIB

Trending di Headline