Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Ayah Ditemukan Gendong 2 Anak di Longsor Cilacap

badge-check


					Supriadi menunjukkan lokasi bekas rumah almarhum keluarga Dani Setiawan di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (16/11/2025).
© KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN Perbesar

Supriadi menunjukkan lokasi bekas rumah almarhum keluarga Dani Setiawan di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (16/11/2025). © KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN

Penulis: Adi Wardono | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, CILACAP-Peristiwa longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menyisakan duka mendalam.

Salah satunya keluarga dari Dani Setiawan (29), warga Dusun Cibuyut, yang menjadi salah satu korban meninggal dunia.

Dani ditemukan meninggal dunia bersama istri, Satini (28), serta dua anaknya, Rizky Pratama Ramdhan (9) dan Febriansyah (5), pada Sabtu (15/11/2025).

Paman Dani, Supriadi, menceritakan, jasad Dani ditemukan dalam kondisi menggendong kedua anaknya.

“Pas dievakuasi posisi lagi menggendong anak dua, begini si bapaknya,” ungkap Supriadi sambil memperagakan gerakan menggendong saat ditemui di lokasi, Minggu (16/11/2025).

Supriadi menduga, saat kejadian, Dani dan keluarga kecilnya berusaha menyelamatkan diri.

Pasalnya, jenazah ditemukan di luar rumah.

“Posisinya sudah di luar. Pertama yang ditemukan Dani sama dua anaknya, tak lama kemudian istrinya ditemukan dengan jarak sekitar 1 meter, kemungkinan mau menyelamatkan diri,” kata Supriadi.

Supriadi mengatakan, peristiwa longsor tersebut berlangsung sangat cepat.

“Kejadian ini dari titik atas sana hanya sekitar 2 menit, cepat sekali,” ujar Supriadi.

Namun, nasib berbeda dialami orangtua dari Supriadi, Miharto (90), yang rumahnya bersebelahan dengan keluarga Dani menghadap ke utara.

“Bapak saya sejak sore sudah mengungsi ke rumah saudara karena sebelumnya sudah ada peringatan katanya di atas ada retakan,” kata Supriadi.

Menurut Supriadi, orangtuanya memiliki firasat buruk sehingga memilih mengungsi.

“Awalnya lagi tidur-tiduran, terus pukul 17.00 WIB naik ke atas (ke rumah saudara) karena firasatnya enggak enak. Cucunya (almarhum Rizky Pratama Ramdhan dan Febriansyah) cuma liatin saja katanya,” ujar Supriadi.

Sementara itu, kerabat lainnya, Ratno, mengenang, Dani merupakan sosok yang baik.

“Orangnya baik. Dia kerjanya serabutan, anggota linmas juga, kalau ada hajatan dia yang jaga. Kalau istrinya ibu rumah tangga,” kata Ratno.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bantuan Pangan Oktober-Desember Mulai Disalurkan Via Kopdes

14 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Akibat Modifikasi, KM Feronia Tak Tahan Digempur Hukum Fisika

14 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Mentan Siapkan Rp3 T Bangun Pusat Pengembangan Bibit Ayam di Malang

13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Pengusaha Buka Suara Soal Pembatasan Gas Industri

13 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Restitusi Macet Jadi Ancaman UMKM

13 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Meski Putusan MA Inkrah, Pengasuh Ponpes Mahdiy Sidoarjo Resmi Laporkan Dugaan Keterangan Palsu ke Polisi

10 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Penerimaan Cukai Rokok Elektrik Tembus Rp1,7 Triliun hingga Kuartal III/2026

9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Ramai Boikot Produk RI di Malaysia hingga Pemerintah Buka Suara

9 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Resmi Terbit! Perpres Ojol Atur Biaya Platform Maksimal 8 Persen

8 Oktober 2026 - 20:32 WIB

Trending di Nasional