Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Arena Taji Berubah Jadi Arena Adu Orang di Bangli, I Komang Awan Tewas di Tangan Mangku Luwes

badge-check


					Terjadi perkelahian di arena taji (sabung ayam) di Banjar Tabu, Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Bangli pada Sabtu, 14 Juni 2025 sekitar pukul 16.30 WITA, terdapat korban jiwa dan korban luka. Satu orang tewas, yaitu Komang Alam (37 tahun), Instagram@ikl_nusantara Perbesar

Terjadi perkelahian di arena taji (sabung ayam) di Banjar Tabu, Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Bangli pada Sabtu, 14 Juni 2025 sekitar pukul 16.30 WITA, terdapat korban jiwa dan korban luka. Satu orang tewas, yaitu Komang Alam (37 tahun), Instagram@ikl_nusantara

Penulis: Eko Woenarto    |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BANGLI- Komang Alam, 37 tahun warga Banjar Songan, Desa Songan A, Kecamatan Kintamani, akhirnya meninggal dunia akibat luka tusuk saat terjadi korban perkelahian di arena taji (sabung ayama) di Banjar Tabu, Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Bangli, Sabtu 14 Juni 2025.

Polisi yang menangani kasus perkelahian di Banjar Tabu, Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Bangli pada Sabtu, 14 Juni 2025 adalah Kapolsek Kintamani, Kompol I Nengah Sukerna.

Ia membenarkan adanya insiden tersebut, langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan, dan memimpin proses penyelidikan di tempat kejadian perkara.

Hingga saat ini, Kompol I Nengah Sukerna masih mengumpulkan informasi terkait kronologi dan identitas lengkap para pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut

Komang Alam meninggal dunia akibat luka tusuk di bagian perut yang diduga berasal dari senjata tajam saat perkelahian dengan Mangku Luwes, mantan narapidana Nusa Kambangan yang baru dua bulan bebas. Mangku Luwes sendiri mengalami luka sabetan taji, dan saat ini menjalani perawatan medis.

Dalam perkelahian yang terjadi di Banjar Tabu, Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Bangli pada Sabtu, 14 Juni 2025 sekitar pukul 16.30 WITA.

Selain itu, ada dua korban luka, salah satunya adalah Mangku Luwes yang mengalami luka akibat sabetan taji ayam dan saat ini dalam kondisi kritis serta menjalani perawatan di rumah sakit.

Sejak pukul 12.00 WITA, warga menggelar tajen di lokasi, namun ekitar pukul 16.00-16.30 WITA, Mangku Luwes—yang baru dua bulan bebas dari Lapas Nusa Kambangan—datang ke arena dalam kondisi diduga mabuk.

Mangku Luwes mencari orang yang bertanggung jawab atas jalannya tajen, lalu terjadi cekcok dan adu mulut dengan Komang Alam.

Perselisihan memanas dan berujung pada duel menggunakan senjata tajam. Komang Alam mengalami luka parah di bagian perut akibat tusukan, sedangkan Mangku Luwes terluka akibat sabetan taji ayam aduan.

Komang Alam tewas akibat luka tusuk di perut setelah sempat dilarikan ke fasilitas kesehatan. Mangku Luwes mengalami luka serius dan masih menjalani perawatan intensif di RSUD Bangli, dengan rencana rujukan ke RSUP Sanglah Denpasar karena kondisinya kritis.

Arena tajen langsung sepi setelah kejadian, dan aparat gabungan dari Koramil serta Polsek Kintamani berjaga di lokasi guna mengantisipasi kericuhan lanjutan, mengingat pihak keluarga korban masih terpukul dan marah.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap peristiwa ini. Identitas pelaku dan korban telah dikonfirmasi, namun motif detail masih didalami.

Video perkelahian yang memperlihatkan kekacauan dan intervensi warga sempat viral di media sosial, memperlihatkan suasana ricuh dan korban yang mendapat pertolongan medis.

Peristiwa ini menyoroti masalah pengawasan terhadap mantan narapidana dan potensi konflik dalam kegiatan tradisional seperti tajen di Bali.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Rumah Nenek Aida di Ploso Ludes Terbakar, 6 Ekor Anjing Tewas Terpanggang

12 Juli 2026 - 12:45 WIB

DPRD Jombang Bahas Utang Mbah Ngatini Rp25 Juta Bengkak Jadi Rp140 di Bang Jombang

12 Juli 2026 - 12:08 WIB

Menelisik Akar Terorisme (35): Revolusi tanpa Revolusi Teror

11 Juli 2026 - 22:11 WIB

381 Hari Hilang Tanpa Kabar, Polisi Ungkap Kendala Pencarian Mozza Axillia Gunarsa 

11 Juli 2026 - 21:02 WIB

Mozza Axillia Gunarsa_Semarang_Hilang_110726

Komjen Totok Suharyanto: Febrie Adriansyah Tersangka!

11 Juli 2026 - 18:36 WIB

OTT di Sukoharjo, KPK Tahan Etik Suryani serta Sita Uang dan Emas Total Rp 21 Miliar

11 Juli 2026 - 17:34 WIB

Kejati DKI Geledah Kantor Kemen PU, Menteri Dody Hanggodo: Mau Periksa Ruanganku Silakan !

11 Juli 2026 - 14:57 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur Sabtu Dinihari, Jumat Siang Masih Menyangkal Sangkaan TPPU

11 Juli 2026 - 14:01 WIB

Febrie Adriansyah Menyatakan Tak Punya Hubungan dengan Kafe d’Clan, Uang dan Emas di Sentul City Ada Pemiliknya

10 Juli 2026 - 22:28 WIB

Trending di News