Menu

Mode Gelap

News

Anang Sularso Dibunuh di Purwoasri, Dibuang di Keras Kediri, Ditemukan di Megaluh Jombang

badge-check


					Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander saat menggelar konferensi pers di Mapolres Jombang, Selasa, 21 April 2026. Foto: Instagram@polres_jomvang Perbesar

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander saat menggelar konferensi pers di Mapolres Jombang, Selasa, 21 April 2026. Foto: Instagram@polres_jomvang

Penulis: Arief H. Soesatyo  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG– Polres Jombang menggelar konferensi pers terkait temuan mayat lelaki di aliran Sungai Mrican, Megaluh, Jombang, Selasa, 21 April 2026.

Disebutkan satu pelaku utama berinisial Slamet Mahmudi (43), dan Satu pelaku lain  Mohammad Abdul Mutolib (36), disebut membantu membuang barang bukti.

Korban bernama Anang Sularso (33), warga Kediri, dan kasusnya dikaitkan dengan motif kecemburuan.

Lokasi pembunuhan yang diungkap polisi berada di Dusun Bangi, Desa Woromarto, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri.

Setelah korban tewas, jasadnya dibuang ke sungai di wilayah Kras, Kediri, lalu hanyut hingga ditemukan di Desa Turipinggir, kecamatan Megaluh, Jombang.

Motif  kasus ini berawal dari pembunuhan sebelum jasad dibuang ke sungai di wilayah Megaluh, Jombang.

Dari hasil otopsi, korban berinisial Anang Sularso (33), warga Kediri, dipastikan tewas akibat luka terbuka di leher dan luka benda tajam di wajah; polisi menyebut lokasi pembunuhan berada di Kabupaten Kediri sebelum jasad dibuang ke sungai hingga ditemukan di Jombang.

Slamet Mahmudi disebut sebagai pelaku utama yang menghabisi korban karena motif cemburu. Satu pelaku lain, Mohammad Abdul Mutolib (36), disebut membantu membuang barang bukti.

Dalam sejumlah laporan, korban juga disebut sempat diajak keluar dan minum minuman keras sebelum dibunuh.

Inti temuan
Kasus ini bermula dari penemuan jasad pria tanpa identitas di DAS Mrican, Desa Turipinggir, pada 12 April 2026, dengan kondisi leher tergorok dan tubuh hampir telanjang.

Dalam konferensi pers, Polres Jombang kemudian menyampaikan bahwa kasus tersebut bukan kematian biasa, melainkan pembunuhan yang terkait peristiwa di Kediri.

Keterangan polisi
Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menyebut korban diperkirakan berusia sekitar 30 tahun dan kematian diduga belum genap 24 jam saat ditemukan.

Sementara itu, dalam konferensi pers, Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander menjelaskan hasil autopsi menunjukkan luka fatal di leher yang memutus pembuluh darah utama.

Perkembangan kasus
Polisi juga menyatakan motif pembunuhan diduga dipicu kecemburuan, dan senjata tajam yang dipakai masih dicari.

Setelah korban tewas di Kediri, jasadnya dibuang ke sungai hingga hanyut ke wilayah Jombang.

Lokasi pembunuhan yang diungkap polisi berada di Dusun Bangi, Desa Woromarto, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri. Setelah korban tewas, jasadnya dibuang ke sungai di wilayah Kras, Kediri, lalu hanyut hingga ditemukan di Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Jombang [3][6]

Kronologi

  • Korban Anang Sularso sempat dilaporkan hilang kontak oleh keluarga sebelum jasadnya ditemukan
  • Minggu, 12 April 2026, warga menemukan mayat pria di aliran Sungai Mrican/area Megaluh, Jombang, dalam kondisi terluka di leher dan hampir tanpa busana
  • Identitas korban kemudian dipastikan sebagai Anang Sularso, warga Kediri
  • Hasil penyelidikan dan autopsi menunjukkan korban mengalami luka terbuka di leher dan luka benda tajam di wajah, sehingga polisi menyimpulkan ini kasus pembunuhan
  • Polisi mengungkap titik pembunuhan berada di Dusun Bangi, Desa Woromarto, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri
  • Setelah kejadian, jasad dibuang ke sungai di wilayah Kras, Kediri, lalu terbawa arus ke Jombang
  • Pada 20–21 April 2026, Polres Jombang mengumumkan penangkapan dua tersangka, termasuk Slamet Mahmudi (43), dalam konferensi pers. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kebakaran Gedung Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Dua Pegawai Luka Ringan

21 April 2026 - 14:20 WIB

4.975 Orang Aksi Massa 214, Paksa DPRD Ajukan Hak Angket terhadap Gubernur Rudi Mas’ud

21 April 2026 - 13:06 WIB

Gempa Mag 7.4 di Jepang, Tsunami 3 Meter Suasana Tenang

21 April 2026 - 12:03 WIB

Jual Aset Sitaan KSP Pandawa: Kejati Bandung Tangkap Oknum Jaksa Kejati Banten

20 April 2026 - 14:13 WIB

TNI-Polri Jombang Kompak Berantas Judi Sambung Ayam

20 April 2026 - 14:11 WIB

Inge Marita Bersimpuh Minta Maaf kepada Lutviana, Kasus Hukum Jalan Terus

20 April 2026 - 12:39 WIB

Sambut Demo 21 April, Rudi Mas’ud Pasang Kawat Berduri 4 M di Gedung Pemprov Kaltim

20 April 2026 - 11:36 WIB

Unggagan aksi massa geruduk gubernur Rudy Ms'ud, karena bebijaksanaanya tidak mencernikan asprasi rakyat yang menderita. Foto: Instagram@lambe_kaktim

Makan Menu Nasi Goreng, 100 Lebih Santri Ponpes Asnawiyyah Demak Keracunan

19 April 2026 - 23:50 WIB

49 Santri Al Inayah Cilegon Diangkut ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan Makanan MBG

19 April 2026 - 22:46 WIB

Trending di News