Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Life Style

Alasan Jet Li Tak Pernah Menghadiri Pemakaman, Bahkan untuk Teman Dekat dan Keluarga

badge-check


					Jet Li dan putrinya Jada Perbesar

Jet Li dan putrinya Jada

Penulis: Satwiko Rumekso | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Sudah lama sejak terakhir kali kita melihat legenda seni bela diri Jet Li di layar lebar, tetapi pria berusia 61 tahun ini memilih untuk fokus mempelajari Buddhisme alih-alih mengejar film blockbuster Hollywood berikutnya.

Jet memeluk Buddhisme Tibet pada tahun 1998.

Dalam wawancara baru-baru ini dengan sebuah harian Tiongkok, aktor tersebut mengungkapkan bahwa perjalanan spiritualnya telah membuatnya berhenti menghadiri pemakaman, termasuk pemakaman teman dekat dan anggota keluarga.

“Ada yang bilang saya tidak berperasaan atau berdarah dingin, tetapi saya selalu menjawab, ‘Saudaraku, siapa yang belum pernah kehilangan seseorang sebelumnya?’”

Ketika ditanya apakah ia pernah merasa sangat menyesal atas meninggalnya teman, rekan, atau sesama selebritas, Jet dengan lugas menjawab, “Mengapa saya harus merasa menyesal?”

Ia mengatakan bahwa kesedihan sering dialami oleh mereka yang “masih terjebak dalam permainan” dan bahwa persepsi masyarakat tentang kematian sangat dibentuk oleh penggambaran dramatis dalam film dan televisi.

“Mereka suka melebih-lebihkan adegan seperti: ‘Oh tidak, kamu meninggal sebelum aku sempat melihatmu untuk terakhir kalinya! Kamu bilang kamu ingin tas tangan, dan aku tidak membelikannya untukmu!'” katanya.

Jet juga berbagi bahwa putri bungsunya, Jada, 22 tahun, juga memberinya perspektif baru tentang kehidupan.

Ia berterus terang tentang pengalaman pribadi keluarganya dan menceritakan bahwa putri bungsunya, Jada, yang kini berusia 22 tahun, berjuang melawan depresi dan pikiran untuk bunuh diri ketika ia berusia 19 tahun.

Jada kini telah pulih dan baru saja lulus dari Barnard College pada bulan Mei.

Ia menceritakan bahwa pengalaman itu mendorong mereka untuk berdiskusi secara terbuka dan jujur tentang kehidupan, kematian, dan bahkan warisan, topik-topik yang banyak dianggap tabu saat ini.

“Kami sangat jujur satu sama lain, karena itu adalah sesuatu yang harus dihadapi semua orang. Bicarakanlah selagi masih hidup. Katakan apa yang ada di pikiranmu agar tidak ada penyesalan,” katanya.

“Sebenarnya, saat kita lahir, kematian sudah menjadi bagian dari rencana kita.” katanya.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Siti Si Vampir Tayang Oktober 2026, Satine Zaneta Jadi Pemeran Utama

6 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Lagu Terbaru No Na ‘honk!’ Buktikan Musik Indonesia Bisa Mendunia

3 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Nabila Gardena Mendadak Viral, Benarkah Terseret Isu Korupsi BUMN?

28 Juli 2026 - 20:09 WIB

Putri Kamboja Menciptakan Sensasi di Piala ASEAN 2026

26 Juli 2026 - 19:34 WIB

Drama di Balik Gol Juara Ferran Torres, Putus Cinta Jelang Final Piala Dunia

22 Juli 2026 - 18:31 WIB

Penggemar Sepakbola Takjub Lihat Kaki Jenjang Presenter

21 Juli 2026 - 19:07 WIB

Bukan Sekadar Cameo, Jung Ho-yeon Ukir Sejarah di Final Piala Dunia 2026

20 Juli 2026 - 18:37 WIB

Cinta Laura Beradegan Intim di Series WeTV ‘Sleeping With The Enemy’

17 Juli 2026 - 21:01 WIB

Rasa Nano-nano Pacar Bek Argentina Berkebangsaan Inggris

16 Juli 2026 - 20:24 WIB

Trending di Life Style