Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Ada Stimulus Jutaan Rupiah untuk program Budaya RT Berseri di Kota Mojokerto

badge-check


					Wali Kota Ning Ita saat memberikan arahan terkait lomba budaya RT Berseri di Kelurahan Gedongan. (Dok.humas) Perbesar

Wali Kota Ning Ita saat memberikan arahan terkait lomba budaya RT Berseri di Kelurahan Gedongan. (Dok.humas)

Penulis: Gandung Kardiyono | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, KOTA MOJOKERTO – Untuk mewujudkan perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat, Pemerintah Kota Mojokerto mendukung program Budaya RT Berseri yang diselenggarakan pada setiap kelurahan.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, saat menemui para kader motivator kesehatan di Kelurahan Gedongan, Rabu (10/9/2025), menegaskan, Budaya RT Berseri bukanlah sekadar lomba, melainkan gerakan untuk merubah perilaku masyarakat secara berkelanjutan.

“Gedongan ini kan RT-nya Cuma sedikit. Panjenengan sebagai kader harus mampu mengajak masyarakat agar pola hidup bersihnya semakin dikuatkan.

Goalnya adalah merubah perilaku masyarakat. Kalau lomba itu kan sebatas supaya menang dan dapat hadiah.

Tapi ini berbeda, kita arahkan secara berkala, setahun tiga kali, tujuannya benar-benar untuk merubah perilaku,” kata Walikota.

Budaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan inilah yang menjadi tujuan utama program ini.

Untuk memacu semangat masyarakat, Pemkot Mojokerto menyiapkan stimulus dengan nominal cukup besar. Menariknya, penggunaan hadiah tersebut tidak dibatasi.

“Dalam peraturan wali kota nanti, penggunaannya kami serahkan 100% kepada masyarakat. Tidak ada kewajiban harus dipakai untuk sarana prasarana RT.

Mau dipakai untuk kegiatan lingkungan, rekreasi, bahkan mengadakan hiburan bersama, monggo.

Itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab masyarakat,” jelasnya.

Walikota yang akrab disapa Ning Ita itu berpesan kepada kader motivator kesehatan agar terus mendorong masyarakat menjaga lingkungan melalui langkah sederhana, seperti kerja bakti bersama.

“Kerja bakti dua minggu sekali satu jam saja cukup. Waktu main TikTok dikurangi satu jam untuk kerja bakti, jelas lebih sehat. Badannya sehat karena keringat, lingkungannya ikut sehat,” pesan Ning Ita.

“Semoga Allah memberikan kemudahan sehingga masyarakat di Gedongan dan seluruh kelurahan di Kota Mojokerto mau berubah perilakunya.

Dengan begitu, lahirlah budaya hidup bersih dan sehat yang mendukung kesehatan lingkungan sekaligus kesehatan manusianya,” tutupnya.**

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Motor Dicuri Saat Korban Tertidur di Musala, Polisi Perak Tangkap Pelaku Berkat CCTV

21 Oktober 2026 - 19:30 WIB

460 Orang Berhasil Diselamatkan, KM Batumandi Terbakar di Selat Sunda

21 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Jalin Sinergitas, Kapolres Jombang Bertemu Ketua Pengadilan Negeri

21 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Gerak Cepat, Polsek Perak Bekuk Pelaku Curanmor

21 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Kepala Bapenda Sholahuddin Gunakan ‘Layar Jebol’ dan ‘Pasti Bayar’ Realisasi PAD Jombang 77,69 %

21 Oktober 2026 - 12:02 WIB

Pengeroyokan Massal di Empunala, Polres Mojokerto Ringkis 21 Orang Terduga Pelaku

21 Oktober 2026 - 11:47 WIB

Kadinkes Dr Hexawan Tjahja: MelaluI Anting Berlian, Tekan Stunting Hingga 3,17 Persen

21 Oktober 2026 - 09:24 WIB

Diduga Keracunan MBG, Sekitar 100 Siswa SD di Cirebon Masuk Rumah Sakit

21 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Arumi Bachin Jalan Kaki 1,5 Km di Terik Matahari, Kunjungi 3 Rumah Manik di Plumbon Gambang

20 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Trending di News