Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Tiga Pencari Potongan Besi Tewas Saat Berada Dalam Tongkang, Diduga Hirup Udara Beracun

badge-check


					Diduga hirup udara berancun, Tiga warga Desa Loli, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Sulteng dilaporkan meninggal dunia diduga akibat terhirup gas beracun di dalam kapal tongkang, Minggu  sore 9  Februari 2025.
Perbesar

Diduga hirup udara berancun, Tiga warga Desa Loli, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Sulteng dilaporkan meninggal dunia diduga akibat terhirup gas beracun di dalam kapal tongkang, Minggu sore 9 Februari 2025.

Penulis: Mulawarman  | Editor: Priyo Suwarno

KREDOPNEWS.COM, DONGGALA- Tiga warga Desa Loli, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Sulteng dilaporkan meninggal dunia diduga akibat terhirup gas beracun di dalam kapal tongkang, Minggu sore, 9 Feberuari 2025.

Dikutip dari radarsulteng.net, tiga warga itu adalah Maruf, Aco dan Ateng. Kejadian naas tersebut bermula ketika ketiganya pergi ke kapal tongkang di salah satu jetty tambang galian C di Desa Loli Oge.

Tiga warga ini diketahui sedang mencari potongan besi tua di sekitar tongkang. Ketiganya memang kerap berada di jetty saat ada tongkang yang datang. Mereka kerap membantu menarik tali tongkang saat kapal baru tiba. Begitu juga ketika kapal tongkang hendak pergi meninggalkan jetty.

Sebelum kejadian naas itu terjadi, seorang dari ketiganya masuk ke dalam lambung kapal melalui lubang yang sering disebut ‘manhole’, demikian akun Instagram@infolokerpalu mewartakan.

Salah seorang warga yang juga masih keluarga korban, Haris, menuturkan, korban bernama Maruf yang pertama kali masuk ke dalam lambung kapal. Maruf diduga terhirup gas beracun di dalam kapal tongkang sehingga tak bisa naik kembali ke atas. “Aco kemudian menyusul ke dalam mau menolong, tapi jatuh juga di dalam karena menghirup gas beracun,” ujar Haris.

Tak berhenti sampai di situ, Ateng kemudian menyusul untuk menolong keduanya namun juga bernasib sama. Menurut Haris, manhole di tongkang tersebut baru saja di buka sehingga kemungkinan besar gas beracun masih berada di dalam tongkang. “Gas beracun di dalam tongkang itu memang berbahaya sekali,” sebut Haris.

Menurut Haris, ketiganya memang kerap berada di jetty untuk membantu kapal tongkang yang masuk maupun keluar. “Kami biasa menyebut mereka anak-anak di jetty. Memang biasa di jetty situ,” ungkap Haris.

Warga lainnya Yani, juga mengungkapkan, ketiga warga itu diduga meninggal akibat menghirup gas beracun di dalam tongkang. “Mereka masuk ke dalam lubang itu, baru di situ ada gas beracun,” ucapnya.

Berdasarkan pantauan, proses evakuasi terhadap korban berlangsung sejak sore menjelang magrib hingga malam hari. Ketiganya sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi sudah tak sadarkan diri. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Jombang Hearing Rencana PHK 1.000 Orang PT SGS, Karyawan Minta Buka Data

17 Juni 2026 - 12:35 WIB

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Korban PHK Masih Dapat Gaji Selama 6 Bulan, Ini Syaratnya

16 Juni 2026 - 20:36 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist

KA Pandalungan 2 Relasi Gambir-Jember Mulai 18 Juni, Diskon 30 Persen

15 Juni 2026 - 20:32 WIB

Menelisik Akar Terorisme (19): Betapa Kejam dan Kelam Perang Daud

15 Juni 2026 - 20:19 WIB

Harga BBM Pertamina, Shell, dan BP Pekan Ketiga Juni 2026, Ini Daftar Lengkapnya

15 Juni 2026 - 20:18 WIB

Trending di Nasional