Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Siber TNI Mulai Beroperasi, Hacker Hebat Indonesia Dipersilakan Gabung

badge-check


					Menteri Pewrtahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan bahwa Indonesia sudah memliki Siber TNI, tenaganya direkrut dari masyarakat umum dan hacker Indonesia. Instagram@ctd.insider Perbesar

Menteri Pewrtahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan bahwa Indonesia sudah memliki Siber TNI, tenaganya direkrut dari masyarakat umum dan hacker Indonesia. [email protected]

Penulis: Yusran Hakim  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDNEW.COM, JAKARTA – Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, mengatakan Satuan Siber milik TNI sudah mulai beroperasi. Unit khusus ini dibentuk untuk memperkuat pertahanan TNI di dunia digital. Anggotanya direkrut dari masyarakat sipil yang memiliki keahlian di bidang teknologi informasi, termasuk para peretas atau hacker.

“Saya sudah membentuk Satuan Siber di mana saya rekrut dari hacker-hacker dan masyarakat yang memiliki kemampuan siber,” ungkap Agus dalam rapat bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan.

Dalam forum yang sama, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menjelaskan bahwa jumlah personel Satuan Siber tidak terlalu banyak. Menurutnya, unit ini lebih menekankan pada keahlian dibandingkan jumlah anggota.

“Teknologinya yang penting. Orang yang diperlukan sedikit,” kata Sjafrie, Sabtu 8 Februari 2025.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa Satuan Siber berbeda dengan matra TNI seperti Angkatan Darat, Laut, dan Udara. Mekanisme perekrutannya pun berbeda dan tidak mengikuti prosedur seperti calon prajurit TNI pada umumnya.

“Ini bukan matra siber. Kalau matra siber nanti ada kepala staf seperti angkatan darat ada Kepala Staf Angkatan Darat. Enggak ada Kepala Staf Angkatan Siber,” jelas Sjafrie.

Pembentukan Satuan Siber ini menjadi perhatian setelah Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI mengalami peretasan pada pertengahan tahun lalu, tepatnya 24 Juni 2024.

Saat itu, akun X (Twitter) bernama FalconFeeds. io membagikan tangkapan layar yang menunjukkan adanya penjualan data milik BAIS TNI. Unggahan tersebut menyebutkan bahwa kebocoran data dilakukan oleh peretas dengan nama MoonzHaxor melalui situs BreachForums.

FalconFeeds. io juga mengunggah tangkapan layar yang menunjukkan bahwa MoonzHaxor telah membagikan sampel data BAIS TNI dan menawarkan penjualan data lengkapnya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

APINDO Jombang Siap Bangun Rumah Janda Sulasih Warga Sambong Duran dalam Tempo Satu Bulan

31 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Menelisik Akar Terorisme (75): Martin Luther King Korban Keganasan Klan

31 Oktober 2026 - 06:20 WIB

Truk Angkut Bunga Angrek Terbakar, BPBD Jombang Puji Bantuan Warga Plumbon Gambang

31 Oktober 2026 - 05:40 WIB

PIHPS Catat Harga Cabai di Jatim Turun Tajam, Rawit Merah Kini Rp45 Ribu per Kg

30 Oktober 2026 - 19:22 WIB

BMKG Ungkap Musim Hujan di Jawa Timur akan Berlangsung Selama Empat Bulan Saja

30 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Gubernur Khofifah Buka 4.807 Lowongan Kerja di Job Fair Inklusif 2026

29 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Pemerintah Siapkan Hadiah Rp1 Triliun bagi Pemprov dan Pemkab/ Pemkot Pendukung MBG Terbaik

29 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Polres Jombang Ringkus 17 Pelaku Kriminal

29 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Wasev Sterad Mabes TNI Turun ke Klitih Plandaan Meninjau dan Evaluasi TMMD 130

29 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Trending di News