Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Tomorrow Bio Tawarkan Hidup Abadi dengan Ongkos Rp 3,68 Miliar

badge-check


					Perusahaan rintisan Tomorrow Bio dari Jerman menawarkan jasa pengawetan jasad yang kelak bisa dihidupkan kembali. Foto: fastforward.com Perbesar

Perusahaan rintisan Tomorrow Bio dari Jerman menawarkan jasa pengawetan jasad yang kelak bisa dihidupkan kembali. Foto: fastforward.com

Penulis: Jacobus E. Lato  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BERLIN- Sebuah perusahaan rintisan Jerman, Tomorrow Bio, membuat layanan ambisius yang menawarkan pengawetan kriogenik untuk individu yang telah meninggal, dengan harapan kebangkitan di masa depan melalui teknologi canggih.

Didirikan pada tahun 2020 dan berbasis di Berlin, Tomorrow Bio adalah perusahaan pertama di Eropa yang menyediakan layanan seperti itu, yang melibatkan pendinginan tubuh ke suhu yang sangat rendah untuk menghentikan proses biologis tanpa batas waktu.

Layanan ini dibanderol dengan harga sekitar €200.000 (sekitar $222.603 setara dengan Rp 3,628 miliar) untuk pengawetan seluruh tubuh dan €75.000 (sekitar $83.473) untuk pengawetan hanya otak.

Proses kriopreservasi dimulai segera setelah seseorang dinyatakan meninggal. Tim ambulans khusus mendinginkan tubuh antara -80°C dan -90°C sebelum menyuntikkan zat krioprotektif untuk mencegah pembentukan kristal es.

Jenazah kemudian diangkut ke sebuah fasilitas di Swiss di mana jenazah disimpan dalam nitrogen cair pada suhu -196°C untuk pengawetan jangka panjang, demikian dikutip dari situs fastforward.com.

Hingga saat ini, Tomorrow Bio telah berhasil mengawetkan enam jasad manusia dan lima hewan peliharaan. Perusahaan ini telah menarik lebih dari 650 klien, banyak di antaranya telah mendaftar melalui kontrak asuransi jiwa untuk menutupi biaya untuk menutupi ongkos layanan ini.

Salah satu pendiri Fernando Azevedo Pinheiro menyatakan optimisme tentang potensi kemajuan teknologi di masa depan yang dapat memungkinkan kebangkitan individu yang diawetkan, dengan menyatakan bahwa ia percaya hal ini dapat terjadi dalam masa hidupnya.

Konsep kriionik secara tradisional telah ditanggapi dengan skeptis; namun, minat tampaknya terus meningkat.

Banyak klien adalah individu yang lebih muda yang termotivasi oleh keinginan untuk memperpanjang usia atau keingintahuan tentang masa depan.

Tomorrow Bio berencana untuk memperluas layanannya lebih jauh dan bertujuan untuk hadir di Amerika Serikat pada tahun 2025.

Singkatnya, Tomorrow Bio mewakili perkembangan yang signifikan di bidang kriionik, menawarkan pilihan yang kontroversial namun menarik bagi mereka yang merenungkan kehidupan setelah kematian melalui kemajuan teknologi.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wibisono: Patut Diduga Langgar Tiga UU Sekaligus, Uang Anggota Rp124 M Dibelikan Tanah oleh Pengurus KPRI Jombang

17 Juli 2026 - 15:05 WIB

Kosmak Ungkap Dugaan Gurita Bisnis Besar yang Libatkan Nama Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 - 11:46 WIB

Kajian Kadin-TVRI: Piala Dunia Punya Efek Ekonomi Langsung Rp5 Triliun bagi RI

17 Juli 2026 - 10:17 WIB

300 Anggota Resah: Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Punya Beban Rp124 Miliar

17 Juli 2026 - 05:20 WIB

Rasa Nano-nano Pacar Bek Argentina Berkebangsaan Inggris

16 Juli 2026 - 20:24 WIB

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

CRV Ditumpangi 9 Orang Sekeluarga, Tabrak Truk Parkir di Tol Pandaan 5 Orang Tewas

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

3.000 ASN Disdik Brebes Bobol Presensi Daring, Sembilan Guru Dijebloskan ke Tahanan

16 Juli 2026 - 09:52 WIB

Trending di News