Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Mojokerto Tutup Enam Pasar Hewan Selama 14 Hari untuk Cegah PMK

badge-check


					Sebanyak 6 pasar hewan di Mojokerto ditutup sementara selama 14 hari, untuk menekan penyebaran penyakit mulut dan kaki (PMK) di Mojokerto. Foto: majalahnurani.com
Perbesar

Sebanyak 6 pasar hewan di Mojokerto ditutup sementara selama 14 hari, untuk menekan penyebaran penyakit mulut dan kaki (PMK) di Mojokerto. Foto: majalahnurani.com

Penulis: Wibisono  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MOJOKERTO – Tutik Suryaningdyah, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, mwengumumkan penutupan enam lokasi pasar hewan di Mojokerto, Jawea Timur.

Ke enam pasar hewan itu ada di desa Pandanarum, Ngerame, Pohjejer, Mojodadi, Berat Kulon dan Karangdieng.

Pada pintu gerbang pasar hewan Pandanarum, misalnya, disana dipasang banner spanduk bertuliskan: Pemberitahuan, penetapan sementara opersional  pasar hewan se-Kabupaten Mojokerto mulai 15-28 Januari 2025. 

Sebagai upaya kewaspadaan dini peningkatan kasus penyakit hewan menular strategis (PHMS) dna mengantisipasi penyebaran wabah PMK di Kabupaten Mojokerto.

Keputusan ini diambil berdasarkan Surat Edaran dari Menteri Pertanian, mengingat pasar hewan merupakan salah satu tempat potensial penularan penyakit.

Ia menjelaskan bahwa penutupan ini berlangsung selama 14 hari, dari tanggal 15 hingga 28 Januari 2025, sebagai langkah untuk menanggulangi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang telah menginfeksi 357 ekor sapi di daerah tersebut.

Keputusan ini diambil berdasarkan Surat Edaran dari Menteri Pertanian, mengingat pasar hewan merupakan salah satu tempat potensial penularan penyakit.

Data dari Disperta Kabupaten Mojokerto, jumlah sapi terpapar PMK mencapai 357 per 16 Januari 2025. Dari jumlah tersebut, 18 ekor mati, 14 ekor dipotong paksa, 302 ekor sembuh dan 17 ekor masih sakit.

Penutupan sementara ini, semata-mata untuk mengurangi penyebaran penyakit PMK yang saat tengah semakin meningkat di wilayah Mojokerto. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Arumi Bachin Jalan Kaki 1,5 Km di Terik Matahari, Kunjungi 3 Rumah Manik di Plumbon Gambang

20 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Polres Jombang Kedepankan Pelayanan Humanis

20 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Berdialog, Kapolres Jombang Ajak Mahasiswa Jaga Kamtibmas

20 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Hari Purnomo: Koperasi di Jombang Tumbuh Jadi 1.020 Unit Volume Usaha Rp500 M, 168 UMK Naik Kelas

20 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Agustiar Sabran Pamit dan Tidak Kembali, Massa Aksi Demo Segel Kantor Gubernur Kalteng

19 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Kartiyono 12 Tahun di Bapemperda Jombang: Pastikan Perda Sesuai Kebutuhan dan Hidup di Masyarakat!

19 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Diduga Bakar Lahan 800 M2, Warga Bareng Tangkap Pengamen dan Diikat di Tiang Listrik

19 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Menelisik Akar Terorisme (70): KKK Punya 4 Juta Anggota

19 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Kapolres Jombang Pantau Langsung Ketersediaan BBM di SPBU

19 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Kapolres Jombang, AKBP Yanto Mulyanto saat memantau langsung ketersediaan BBM di salah satu SPBU
Trending di News