Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

UNESA Semarakkan Program Makan Gratis Pemerintah Di Lingkungan Kampus

badge-check


					UNESA Semarakkan Program Makan Gratis Pemerintah Di Lingkungan Kampus Perbesar

KREDONEWS, SURABAYA – Program makan gratis yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto tidak hanya didukung oleh sekolah-sekolah di tingkat kabupaten/kota saja, namun ada universitas yang juga ikut mendukung program tersebut. Adalah Universitas Negeri Surabaya (UNESA) yang ikut menyemarakkan program tersebut, dengan cara mempersiapkan sekitar 2.000 porsi sarapan gratis bagi mahasiswa-mahasiswinya.

Mahasiswa-mahasiswi UNESA yang menjalani ujian akhir semester (UAS) secara luring mendapatkan sarapan gratis di fakultasnya masing-masing pada Kamis, 02 Januari 2025. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan setiap hari selama sepekan ke depan atau sampai 10 Januari. Dilansir dalam unesa.ac.id, Wakil Rektor II Bidang Hukum, Ketatalaksanaan, Keuangan, Sumber Daya dan Usaha, Bachtiar Syaiful Bachri mengatakan, bahwa program sarapan bergizi gratis yang dimulai hari ini merupakan bagian dari masa uji coba guna mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah.

“Kami memang merencanakan agar uji cobanya pada UAS. Ini momentum yang tepat, karena UAS itu ibarat puncak dari perkuliahan satu semester, jadi butuh asupan agar bisa konsestrasi. Harapannya ketika mereka mendapatkan asupan yang baik, hasilnya pun bisa maksimal,” ujarnya. Guru besar dan pakar pengembangan kurikulum Unesa itu menambahkan bahwa paket sarapan bergizi hanya disiapkan pada sesi pagi atau untuk mahasiswa yang menjalankan ujian sesi pertama secara luring di kampus.

Paket sarapan tersebut disiapkan di masing-masing fakultas atau prodi baik di Unesa Kampus 1 Ketintang maupun di Kampus 2 Lidah Wetan. Sementara penyedian sarapan bergizi di Unesa Kampus 5 Magetan dimulai 6—9 Januari 2025. Setiap hari, paket sarapan hadir dengan menu yang berbeda-beda yang tentunya dengan takaran gizi yang seimbang. Seperti hari ini misalnya, menu sarapan terdiri dari nasi putih, ayam serundeng, tempe orek, lalapan timun dan kemangi, dan tentu saja ada sambal bawang dan susu kotak. Besoknya yaitu nasi putih, ayam bumbu kare, tumisan buncis dan wortel, tempe goreng, sambal dan susu kotak.

Guna mensukseskan program sarapan bergizi, Unesa membentuk tiga tim yaitu ada tim produksi, distribusi, dan pengawasan-evaluasi. Produksi dilakukan Boganesa dari Fakultas Teknik (FT), dan Kanvanesa dari Fakultas Vokasi (FV). Sementara untuk distribusi sendiri, dilakukan tim yang ditunjuk masing-masing fakultas. Kemudian untuk pengawasan dan evaluasi dilakukan oleh tim dari Subdirektorat Mitigasi Crisis Center (SMCC) Unesa.

“Dari hasil evaluasi nanti bisa jadi masukan untuk pemerintah untuk implementasi program MBG di perguruan tinggi. Bisa jadi itu nanti terkait menunya, pola program, dan lain sebagainya tergantung hasilnya nanti,” ucapnya.

Terkait kelanjutan program sarapan bergizi ini ke depan, Unesa akan melihat perkembangan dan hasil evaluasi dan monitoring pada masa uji coba ini terlebih dahulu. “Kami akan melaksanakan ini sampai tanggal yang sudah ditentukan, untuk kelanjutannya kami akan melihat dulu bagaimana hasil evaluasi dan responsnya,” tukasnya.

Program ini disambut baik mahasiswa, salah satunya Kharisma Dwi Cahyani, mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni (FBS). Menurutnya, program ini sangat membantu mahasiswa yang belum sarapan dari rumah atau kos, lebih menghemat pengeluaran juga.

Terlebih di tengah-tengah masa UAS, program ini dirasa memberikan dampak yang positif untuknya, karena tidak perlu memikirkan sarapan di tengah kesibukan ujian.

“Makanannya enak, cuman bagi saya mungkin kurang banyak ya porsinya, dan alhamdulillah ada tambahan susu juga. Kalau misalnya ini lanjut direalisasikan ke depannya akan sangat membantu mahasiswa,” ungkap mahasiswa Prodi S-1 Pendidikan Bahasa Inggris itu.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pria Bersenjata Laras Panjang Merampok Toko Emas, Gondol Perhiasan Senilai Rp350 Juta

18 Juli 2026 - 22:36 WIB

Semangat Ikan Sepat Ikan Lele, Faturrohman: Makin Cepat Tidak Betele-tele untuk Musker Apindo Jombang

18 Juli 2026 - 15:34 WIB

Tuntut Keadilan, 50 Perwakilan Karyawan PT SGS Unjuk Rasa di Disnaker Jombang

17 Juli 2026 - 21:12 WIB

Wibisono: Patut Diduga Langgar Tiga UU Sekaligus, Uang Anggota Rp124 M Dibelikan Tanah oleh Pengurus KPRI Jombang

17 Juli 2026 - 15:05 WIB

Kosmak Ungkap Dugaan Gurita Bisnis Besar yang Libatkan Nama Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 - 11:46 WIB

Kajian Kadin-TVRI: Piala Dunia Punya Efek Ekonomi Langsung Rp5 Triliun bagi RI

17 Juli 2026 - 10:17 WIB

300 Anggota Resah: Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Punya Beban Rp124 Miliar

17 Juli 2026 - 05:20 WIB

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

Trending di News