Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Tabrak Massal di New Orleans 15 Orang Tewas, Tesla Cybertruck Meledak Las Vegas Satu Meninggal

badge-check


					Detik detik rekaman CCTV saat sebuah Tesla Cybertruck meledak di lapangan parkir Trump International Hotel di Las Vegas, beberapa jam setelah terjadi insiden tabrak massal di New Orleans, Rabu, 1 Januari 2025. Tangkap layar video instragram@ctd.insider Perbesar

Detik detik rekaman CCTV saat sebuah Tesla Cybertruck meledak di lapangan parkir Trump International Hotel di Las Vegas, beberapa jam setelah terjadi insiden tabrak massal di New Orleans, Rabu, 1 Januari 2025. Tangkap layar video [email protected]

Penulis: Jacobus E. Lato | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, LAS VEGAS – Sebuah Tesla Cybertruck meledak di luar Trump International Hotel di Las Vegas pada Rabu, 1 Januari 2025. Insiden ini menyebabkan satu orang tewas dan tujuh lainnya terluka. Ledakan terjadi saat kendaraan baru saja diparkir di halaman parkir hotel milik Donald Trump.

CEO Tesla, Elon Musk, menyatakan bahwa ledakan disebabkan oleh bahan peledak yang dibawa di dalam Cybertruck, bukan karena masalah teknis kendaraan itu sendiri.
Kini FBI sedang bekerjan keras untuk menyelidiki hubungan antara insiden ini dengan serangan teroris yang terjadi di New Orleans pada hari yang sama 1 Januari 2025.
Insiden di Las Vegas terjadi beberapa jam setelah tabrak massal yang menewaskan 15 orang di New Orleans.
Presiden Joe Biden juga mengonfirmasi bahwa pihak berwenang sedang menyelidiki potensi keterkaitan antara kedua kejadian tersebut.

Ledakan mobil buatan pabrik milk Elon Musk itu kini tengah diselidiki sebagai dugaan aksi teror.

Jeremy Schwartz, agen spesial FBI yang bertugas di Las Vegas, juga mengonfirmasi bahwa timnya terlibat dalam penyelidikan.

Elon Musk melalui akun X-nya turut buka suara menyatakan mengerahkan tim penyelidikan internal dan mengaku tidak pernah melihat kejadian seperti ini sebelumnya pada Cybertruck.

“Seluruh tim senior Tesla sedang menyelidiki kejadian ini. Informasi lebih lanjut akan dikabarkan secepatnya.
Kami tak pernah melihat hal seperti ini sebelumnya,” kata Elon dikutip dari akun X-nya.

Musk merupakan pendukung Trump pada pemilu AS bulan November lalu. la diangkat sebagai kepala komite untuk perampingan biaya pemerintahan AS.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

120 Santri Manba’ul Hikam Sidoarjo Keracunan MBG, Gus Wachid: Seluruh Penderita Dirawat RS Rujukan

1 September 2026 - 21:48 WIB

Menelisik Akar Terorisme (51): Kebengisan Klan Bhowani dan Phansigar

1 September 2026 - 19:09 WIB

RSKKA Gabung Perpanjangan Tanggap Darurat NTT, Dr Agus: Jangan Biarkan Pasien Gempa Menderita Sendiri

1 September 2026 - 17:38 WIB

Adab Presiden Prabowo Saat Menyalami Kiai Sepuh KH Nurul Huda Djazuli di Muktamar NU

1 September 2026 - 15:26 WIB

Membuka dan Menutup Muktamar ke 35, Presiden Prabowo Terima KTA NU dari KH Miftachul Akhyar

31 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Tidak Ada Saksi, Posko DPP GRIB Milik Hercules Tibatiba Terbakar!

31 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Diduga Tak Kuat Tahan Beban Jembatan Gantung Anjlok, Saat Dilewati Bupati Pangandaran Bersama 50 Orang

31 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Terpilih Jadi Ketum PB NU, KH Abdul Hakim Mahfudz Tanda Tangan Fakta Integritas

31 Agustus 2026 - 10:49 WIB

KH Nurul Huda Djazuli Pimpin AHWA: Putuskan KH Miftachul Akhyar Kembali Duduki Rais Aam PB NU 2026-2031

31 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Trending di News