Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Prihatin Ibu Hamil Meninggal, Prabowo akan Bangun 400 RS Pemerintah dan 10.000 Puskesmas

badge-check


					Presiden Prabowo Subiyanto berjanji dalam 3 tahun mendatang memperbaiki atau membangun 400 RS pemberintah, dan 10.000 puskesmas di seluruh Indonesia, Rabu, 10 Juni, 2026. Foto: metroTV Perbesar

Presiden Prabowo Subiyanto berjanji dalam 3 tahun mendatang memperbaiki atau membangun 400 RS pemberintah, dan 10.000 puskesmas di seluruh Indonesia, Rabu, 10 Juni, 2026. Foto: metroTV

Penulis: Tanasyafira L. Tirani  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA– Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan rasa prihatin yang mendalam menyusul laporan meninggalnya seorang warga saat hendak melahirkan.

Peristiwa tragis itu terjadi karena jarak rumah sakit terdekat yang terlalu jauh dari tempat tinggal, sehingga penanganan medis tertunda, dalam pernyataan Rabu, 10 Juni 2026, di Jakarta.

Menanggapi hal ini, Presiden menegaskan komitmen kuat pemerintah untuk melakukan pembenahan besar‑besaran infrastruktur kesehatan nasional dalam tiga tahun ke depan.

“Tidak ada lagi nyawa yang hilang hanya karena keterbatasan fasilitas dan jarak tempuh,” tegasnya.

Pemerintah secara resmi menargetkan rehabilitasi dan peningkatan 400 rumah sakit pemerintah serta 10.000 puskesmas yang tersebar di seluruh provinsi dan kabupaten/kota.

Program ini meliputi perbaikan gedung, pengadaan peralatan medis standar, penambahan tempat tidur, hingga penyediaan fasilitas persalinan dan gawat darurat yang layak.

Secara terpisah, Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan menyusun prakiraan anggaran sebesar Rp25–36 triliun untuk membiayai program tersebut.

Dana bersumber dari hasil penyelamatan aset negara, penerimaan denda pelanggaran, serta anggaran rutin yang dialokasikan secara bertahap selama tiga tahun.

Selain pembangunan fisik, pemerintah juga akan mempercepat pemerataan tenaga medis, memperbaiki sistem rujukan antar fasilitas, serta menambah armada ambulans dan layanan kesehatan darurat di daerah terpencil.

Pembenahan ini diharapkan dapat memangkas kesenjangan layanan antara kota dan desa, sehingga setiap warga dapat memperoleh pertolongan dengan cepat dan layak.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sopir Mengantuk Tabrak Truk di KM 687 Sumo: 4 Penumpang Tewas, 7 lukaluka

12 September 2026 - 12:54 WIB

Petani Lapor Sulit Mendapat Pupuk Subsidi, Menteri Amran Langsung Copot Manajer Gudang Banggai

11 September 2026 - 19:29 WIB

Investasi Jatim Turun 2,6%, Apindo Soroti Kepastian Berusaha

11 September 2026 - 18:59 WIB

Keracunan Massal Pindah ke Lombok Tengah: 352 Siswa di Lima SDN dan MTs Bukitliang

11 September 2026 - 17:14 WIB

Lamaran Ditolak, Mantan Pacar Bunuh Dua Remaja Kakak Beradik 5 Tahun Baru Terkuak

11 September 2026 - 11:34 WIB

Zulhas: MBG, Kita Akui Gagal! Sabar, Kita Perbaiki Manajemennya

11 September 2026 - 10:54 WIB

Sayembara Bukti Ijazah Gibran Berhadiah Rp10,28 M Ditutup, Denny Indrayana: Dilanjut Gugatan ke MK

11 September 2026 - 09:58 WIB

SAR Gabungan Temukan Jaket Pelampung dan Botol, Belum Dipastikan Milik 5 Jurnalis dan 3 Kru Liputan Anak Krakatau

10 September 2026 - 21:46 WIB

Tim SAR Gabungan temulan satu jaket pelampung dan botol putih, tetapi belum bisa dipastikan yang dikenakan para jurnalis, Rabu 10 September 2026. Foto: okezone

Salah Injak Pedal: Alphard Santap 3 Mobil, 11 Motor, dan Rombong Bakso di Sukolilo

10 September 2026 - 03:46 WIB

Trending di News