Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Hujan Tiga Jam di Magetan, Pondasi Plengsengan Rumah Ambrol Timpa Penghuninya

badge-check

Penulis: Bambang T. Winarno  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MAGETAN–  Plesengan0 pondasi sebuah rumah di Desa Jabung, Kecamatan Panekan, Magetan, Jawa Timur, ambrol, Sabtu sore (07/03/2026).

Peristiwanya berlangsung pada saat di wilayah tersebut diguyur hujan selama tiga jam berturut-turut.

Dalam peristiwa itu salah seorang penghuninya, Arif Kurniawan, 53 tahun, mengalami luka-luka di bagian wajah dan kepalanya.

Luka yang dialami korban akibat tubuhnya turut terperosok bersama material, yang luruh sedalam 5 meter dengan panjang 14 meter itu.

Para tetangga korban yang mengetahui peristiwanya langsung mengevakuasi tubuh korban, serta memberikan pertolongan darurat.

Kemudian mereka langsung mengirimnya ke RSUD dr. Sayidiman, Magetan, guna memperoleh perawatan medis yang lebih memadai.

Sedangkan material longsor menimpa rumah milik Kardiman, 30 tahun, yang berdiri di bawahnya.

Akibatnya sebagian sisi rumah, terutama bagian atapnya, hancur berantakan. Meski pemiliknya selamat, namun sejumlah perabotan rumah tangga ikut terdampak bencana itu.

“Pemilik rumah mengalami luka-luka karena ikut terperosok. Sudah dalam perawatan rumah sakit. Volume longsor sekitar panjang 14 meter dengan kedalaman 5 meter.” Kata Reny Wahyu Puspitasari, Operator Pusdalops BPBD Kabupaten Magetan, kepada koresponden

“Kejadiannya pada saat wilayah itu diguyur hujan selama tiga jam terus menerus,” kata Reny Wahyu.

Menurutnya, sebelum nahas menimpanya, korban duduk-duduk di sekitar talud rumahnya yang akhirnya longsor itu.

Namun, kata dia, diluar dugaan, tiba-tiba lokasi tempatnya istirahat itu luruh, dan korban tidak sanggup lagi mengantisipasinya untuk menyelamatkan diri.

BPBD setempat mengatakan, sesaat setelah kejadian pihaknya langsung mengirim bantuan darurat kepada para korban.

Bantuan yang telah disalurkan berupa makanan siap saji, tambahan gizi, selimut, paket family kit, paket kebersihan dan terpal.

“Bantuan yang sifatnya darurat langsung kami salurkan kepada para korban. Baik makanan siap saji, selimut dan keperluan dasar lainnya,” tambah Reny.

Sedangkan untuk pembersihan material longsor akan dilaksanakan keesokan harinya, Minggu (08/03/2026), dalam bentuk kerja bakti. Petugas yang direncanakan terlibat antara lain BPBD, Tagana, TNI, Polri serta relawan kebencanaan lainnya.

Tidak terdapat fasilitas lain yang terdampak bencana alam itu, kecuali korban luka dan kerusakan rumah. Keluarga korban masih bisa menempati bagian rumah yang aman, namun jika trauma, diperbolehkan mengungsi sementara di rumah saudaranya.

Apaat kebencanaan setempat mengimbau agar masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan longsor, agar meningkatkan kewaspadaannya.

“Waspadai tanda-tanda tanah atau dinding rumah retak, pohon atau tiang miring, suara gemuruh dan air keruh keluar dari celah tanah. Segera menjauh dan melapor pihak berwenang terdekat,” kata petugas BPBD. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

KM Virgo 8 Tenggelam: 102 Korban Selamat, 1 Orang Tewas, 140 Dalam Pencarian

13 September 2026 - 14:49 WIB

KM Virgo 8 Angkut 243 Orang dan 54 Kendaraan Tenggelam Hilang di 80 Mil Arah Banjarmasin

13 September 2026 - 10:21 WIB

Menelisik Akar Terorisme (56): Tak Usah Dibunuh, agar Bayar Pajak

13 September 2026 - 03:15 WIB

Empat Pria Bertopeng Bakar Warung Mie Babi Sukoharjo, Jodi Sutanto: Kami Siap Buka Kembali

13 September 2026 - 02:40 WIB

Sopir Mengantuk Tabrak Truk di KM 687 Sumo: 4 Penumpang Tewas, 7 lukaluka

12 September 2026 - 12:54 WIB

Petani Lapor Sulit Mendapat Pupuk Subsidi, Menteri Amran Langsung Copot Manajer Gudang Banggai

11 September 2026 - 19:29 WIB

Investasi Jatim Turun 2,6%, Apindo Soroti Kepastian Berusaha

11 September 2026 - 18:59 WIB

Keracunan Massal Pindah ke Lombok Tengah: 352 Siswa di Lima SDN dan MTs Bukitliang

11 September 2026 - 17:14 WIB

Lamaran Ditolak, Mantan Pacar Bunuh Dua Remaja Kakak Beradik 5 Tahun Baru Terkuak

11 September 2026 - 11:34 WIB

Trending di News