Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Jelang Lebaran, Permintaan Kredit Mobil Bekas Multifinance Makin Kencang

badge-check


					Ilustrasi mobkas Perbesar

Ilustrasi mobkas

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, piutang pembiayaan multifinance untuk lini kendaraan roda empat menunjukkan tren pertumbuhan menjelang Lebaran.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan pada periode 2022–2025, piutang pembiayaan kendaraan roda empat multifinance tumbuh rata-rata 6,80% secara year on year (yoy) atau menunjukkan tren peningkatan, termasuk menjelang momentum musiman seperti Lebaran.

“Adapun kendaraan roda empat bekas mencatat rata-rata pertumbuhan lebih tinggi sebesar 12,75% yoy,” ungkapnya dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Kamis (5/3/2026).

Agusman menyebut fenomena pertumbuhan yang lebih kuat pada kendaraan bekas mencerminkan preferensi masyarakat terhadap harga yang lebih terjangkau, serta fleksibilitas pembiayaan. Per Januari 2026, dia bilang total penyaluran pembiayaan roda empat multifinance tercatat sebesar Rp 229,43 triliun.

Hal yang sama juga disampaikan PT Mandiri Utama Finance (MUF). Plt Direktur Utama MUF Dapot Parasian Sinaga menyampaikan prospek pembiayaan kendaraan pada tahun ini masih cukup baik. Dia melihat peluang pertumbuhan tetap terbuka, seiring kebutuhan kendaraan yang masih menjadi prioritas bagi masyarakat, baik untuk keperluan mobilitas maupun aktivitas produktif.

“Apalagi menjelang Lebaran, biasanya permintaan kendaraan cenderung meningkat karena kebutuhan perjalanan bersama keluarga,” ujarnya kepada Kontan.

Dengan demikian, MUF tetap optimistis pembiayaan kendaraan dapat menunjukkan kinerja yang lebih baik tahun ini, jika dibandingkan tahun sebelumnya. Terkait kinerja, Dapot menerangkan penyaluran pembiayaan kendaraan MUF tercatat tumbuh sebesar 17,2% secara yoy per Januari 2026.

Berdasarkan kinerja industri secara keseluruhan, OJK menyampaikan piutang pembiayaan perusahaan multifinance mencapai Rp 508,27 triliun per Januari 2026, tumbuh 0,78% secara yoy. ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

ESDM Tegaskan Isu Pertalite Naik Hoaks, Harga Tak Berubah

25 September 2026 - 21:29 WIB

Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari Beredar, Komdigi Buka Suara

25 September 2026 - 21:17 WIB

PIHPS: Cabai Rawit Tembus Lebih dari Rp100 ribu Per Kilogram

24 September 2026 - 19:59 WIB

Pengusaha Kapal Akui Tak Semua Operator Berani Angkut Kendaraan Listrik

24 September 2026 - 19:48 WIB

Sekolah Negeri Bakal Digratiskan, Mendikdasmen: Dimulai dari TK hingga Kuliah

23 September 2026 - 20:43 WIB

Warga RI Usia 17 Tahun Bakal Dapat Rp 50 Ribu, Pemerintah Siapkan Rp 3,8 T

23 September 2026 - 19:59 WIB

Pastikan Sesuai Spek, LSM Seven Gab Bersama Dinas PU Sidoarjo Pantau Proyek Jalan Bluru

23 September 2026 - 10:27 WIB

PHK Massal Bayangi Industri Keramik Jatim Imbas Pasokan Gas Terbatas

22 September 2026 - 20:36 WIB

Pemprov Jatim Amankan 411 Aset Idle dari Ancaman Mafia Tanah

22 September 2026 - 20:07 WIB

Trending di Nasional