Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

OPM Klaim Rampas Senjata Api SS1 TNI di Tolikara Papua Pengunungan

badge-check


					Jubir OPM, Sebby Sambom dalam siaran pers yang diterima koresponden, Rabu malam (04/03/2026), mengatakan perampasan dilakukan sekitar pukul 12.00 WIT oleh Botak Wanimbo, Tolikara, Papua Pegunungan. Foto: Ist Perbesar

Jubir OPM, Sebby Sambom dalam siaran pers yang diterima koresponden, Rabu malam (04/03/2026), mengatakan perampasan dilakukan sekitar pukul 12.00 WIT oleh Botak Wanimbo, Tolikara, Papua Pegunungan. Foto: Ist

Penulis: Bambang T. Winarno  |  Editor: Priyo Suwanro

KREDONEWS.COM, TOLIKARA – Sayap militer OPM, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), mengklaim berhasil merampas sepucuk senjata api milik anggota TNI di Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Rabu, 4 Maret 2026.

Senjata yang dikatakan hasil rampasan itu jenis laras panjang SS1 berikut sejumlah amunisinya. Senapan serbu popor lipat berjarak tembak efektif 400 meter itu buatan PT. Pindad.

Juru bicara OPM, Sebby Sambom, yang mengakui adanya perampasan itu tidak merinci di lokasi apa dan dimana perampasan itu dilakukan oleh gerilyawan OPM. Dia juga tidak menyebut, apakah terjadi perlawanan oleh prajurit TNI saat berlangsungnya aksi tersebut.

Sambom dalam siaran pers yang diterima koresponden, Rabu malam (04/03/2026), mengatakan perampasan dilakukan sekitar pukul 12.00 WIT oleh Botak Wanimbo.

Metreka adalah milisi bersenjata OPM di bawah pimpinan Mayjen (OPM) Lekagak Telenggen selaku Komandan Operasi Umum TPNPB-OPM, dan Jenderal (OPM) Goliath Tabuni.

“Perampasnya adalah Botak Wanimbo. Dan senjata rampasan itu sekarang sudah berada di Markas TPNPB-OPM. Sehingga kalau aparat militer mau kejar senjata tersebut, datanglah langsung ke Markas TPNPB-OPM,” propagandis Sambom.

Corong utama perjuangan OPM itu menambahkan, senjata hasil rampasan itu sudah menjadi aset TPNPB-OPM, dan akan digunakan sebagai ‘Alutsista’ perang melawan TNI. Pihaknya, kata Sambom, akan terus mengincar senjata api milik TNI untuk memperkuat pertahanannya.

Dikatakannya, dua induk semang OPM masing-masing Mayjen (OPM) Lekagak Telenggen dan Jenderal (OPM) Goliath Tabuni, mengaku sebagai pihak yang bertanggung jawab atas perampasan senjata api tersebut.

“Seluruh senjata api hasil rampasan kami yang berlangsung di wilayah 36 Kodap TPNPB, juga menjadi tanggung jawab kedua pimpinan tersebut,” tambah Sambom.

Sementara Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto, yang dikonfirmasi koresponden terkait klaim OPM tersebut mengaku masih melakukan pengecekan dan penyelidikan di lapangan.

“Sampai dengan malam ini pihak Kodam XVII/Cenderawasih masih melaksanakan pengecekan dan penyelidikan di lapangan, terkait video yang beredar dari pihak OPM,” kata Tri Purwanto. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (39): Frankenstein dari Gunung Liar Swiss

23 Juli 2026 - 05:37 WIB

Polres Jombang Berikan Beasiswa Putra-Putri Pegawai Negeri Pada Polri Berprestasi

22 Juli 2026 - 15:01 WIB

Bidpropam Polda Jatim Mitigasi Personil Polres Jombang

22 Juli 2026 - 13:43 WIB

Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Fokus Berobat Sakit Jantung ke Luar Negeri

22 Juli 2026 - 08:58 WIB

Menelisik Akar Terorisme (38): Kasus Pemimpin Teroris Mati Saat Mandi

21 Juli 2026 - 21:02 WIB

Sambut Muktamar 35 NU, PUPR Jombang Kebut Perbaikan Infrastruktur ke Area Tambakberas

21 Juli 2026 - 20:26 WIB

Bareskrim Ringkus 12 Orang Sindikat Pencuri 600 Modul BTS, Kerugian Rp60 Miliar

21 Juli 2026 - 19:39 WIB

Indonesia Punya Bullion, Prabowo: Simpan 231 Ton Emas Senilai Rp231 Triliun

21 Juli 2026 - 08:15 WIB

5 Badai Persoalan Timpa Hotman Paris: Dua Kali Minta Maaf, Kematian Rocky dan Angpao dari Prayogo Pangestu

21 Juli 2026 - 07:07 WIB

Trending di News