Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Belum Ada Jawaban: Netanyahu Tewas atau Hoaks

badge-check


					Masih melingkar-lingkar isu tewasnya Perdana Mentri Israel Benyamin. Foto: instagram@tanya islam yuk Perbesar

Masih melingkar-lingkar isu tewasnya Perdana Mentri Israel Benyamin. Foto: instagram@tanya islam yuk

Penulis: Jacobus E. Lato   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, ISRAEL- Perang juga mengguncang dunia medsos Indonesia. Topiknya adalah benar atau hoaks isu tewasnya Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu. Isu sudah ada dan beredar luas di jagad maya. , Persoalannya apakah benar atau tidak? Saat ini masih saling silang.

Hingga hari Kamis, 5 Maret 2026, dunia maya masih bekutat pro-kontra informasi tewasnya Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu. Belum ada bantahan atau pun pernyataan resmi dari pihak Israel tentang kabar itu.

Berbeda dengan saat pemimpin tertinggi Islam, Ayatollah Ali Khamenei, hanya dalam tempto sehari, pihak Iran telan memberikan konfirmasi remi tentang gugurnya pemimpin beaar itu telah gugur.

Saat itu, tokoh Indonesia yang sudah resmi menyatakan bela sungkawa adalah mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla saja. Sedangkan pemerintah resmi Indonesia, hingga saat ini belum menyampaikan sikap duka cita atas meninggalnya Aytollah Ali Khemenei.

Influencer Indonesia Mardigu, sejak Rabu 4 Februari 2026, mengutip isu atau kabar ddari dunia masya, ia mewartakan bahwa Netanyahu tewas oleh serangan rudal Iran. Namun kemudian dia menambahkan kalimat, bahwa kebenaran isu menunggu verifikasi dari pihak yang kompeten.

Sudah lebih tiga hari ini dunia medsos Indonesia  sangat riuh memberitakan tewasnya Netanyahu. Satu pihak dengan menyuguhkan video, foto, dan narasi pembenaran atas tewasnya perdana mentri Israel itu. Sebaliknya, banyak pula yang menyebutkan bahwa berita itu hoaks.

Mereka menyatakan Netanyahu masih hidup dan baru-baru ini memberikan pernyataan publik terkait eskalasi konflik dengan Iran.

Rumor ini muncul sejak akhir Februari hingga awal Maret 2026 di platform seperti X (Twitter) dan Facebook, sering disertai video orang berduka atau cuplikan lama yang diklaim sebagai pemakaman Netanyahu.

Narasi menyebut Netanyahu tewas akibat rudal Iran saat rapat, dengan klaim palsu dari Al Jazeera yang cepat dihapus. Faktanya, Netanyahu berpidato pada 1 Maret 2026, menegaskan serangan Israel-AS ke Teheran akan berlanjut setelah kematian Ayatollah Khamenei.

Media mainstream Indonesia seperti Kompas, Suara.com, Viva, dan Antara News melaporkan serangan rudal Iran ke kantor Netanyahu pada 2 Maret 2026, tapi dengan cepat membantah klaim kematiannya sebagai hoaks.

Liputan Utama
Kompas.com menyiarkan klaim IRGC soal rudal hipersonik Kheibar Shekan yang menarget kantor Netanyahu, namun klarifikasi mereka tegas menyatakan Netanyahu masih hidup dan aktif hingga 3 Maret 2026, termasuk tinjauan situs serangan.

Misalnya Antara fokus pada cek fakta, menyebut video viral manipulasi dari hoaks Juli 2025 yang dipakai ulang.

Namun banyak pula website, akun  instagram, faceboock dan tiktok  serangan tanpa konfirmasi korban, Israel bilang “tidak ada luka”.  Secara keseluruhan, media arus utama hati-hati, prioritaskan verifikasi, dan hindari sensasionalisme—sesuai standar jurnalistik Indonesia di tengah eskalasi Iran-Israel.

Pro dan Kontra Reaksi

  • Pro hoaks (senang/mendukung): Banyak pengguna pro-Palestina atau anti-Israel, seperti akun @blackrenge85717, merayakan dengan “Alhamdulillah iblis itu mati”, memicu doa dan euforia di kalangan tertentu.

  • Kontra hoaks (kecewa/menolak): Pengeceka fakta seperti IDN Times dan Radar Banyuwangi membantah keras, menunjukkan Netanyahu aktif; warganet lain mempertanyakan sumber dan menyerukan verifikasi untuk hindari misinformasi.

Konflik Israel-Iran memanas dengan serangan AS-Israel tewaskan Khamenei, tapi Netanyahu tetap memimpin dan ancam lanjutkan operasi. PBB kecam aksi itu sebagai ancaman perdamaian dunia. **​​

Relances
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Arumi Bachin Jalan Kaki 1,5 Km di Terik Matahari, Kunjungi 3 Rumah Manik di Plumbon Gambang

20 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Polres Jombang Kedepankan Pelayanan Humanis

20 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Berdialog, Kapolres Jombang Ajak Mahasiswa Jaga Kamtibmas

20 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Hari Purnomo: Koperasi di Jombang Tumbuh Jadi 1.020 Unit Volume Usaha Rp500 M, 168 UMK Naik Kelas

20 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Agustiar Sabran Pamit dan Tidak Kembali, Massa Aksi Demo Segel Kantor Gubernur Kalteng

19 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Kartiyono 12 Tahun di Bapemperda Jombang: Pastikan Perda Sesuai Kebutuhan dan Hidup di Masyarakat!

19 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Diduga Bakar Lahan 800 M2, Warga Bareng Tangkap Pengamen dan Diikat di Tiang Listrik

19 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Menelisik Akar Terorisme (70): KKK Punya 4 Juta Anggota

19 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Kapolres Jombang Pantau Langsung Ketersediaan BBM di SPBU

19 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Kapolres Jombang, AKBP Yanto Mulyanto saat memantau langsung ketersediaan BBM di salah satu SPBU
Trending di News