Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Terungkap Asal Sumber Air 8 Merk AMDK, Ada dari Gunung-Sumur Bor

badge-check


					Ilustrasi AMDK Perbesar

Ilustrasi AMDK

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Komisi VII DPR RI memanggil sejumlah produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) hari ini. Dalam agenda tersebut, komisi VII meminta penjelasan produsen AMDK terkait sumber air yang mereka gunakan.

Sejumlah produsen diketahui menggunakan air yang berasal dari pegunungan hingga menggunakan air tanah hasil sumur bor. PT Tirta Investama selaku produsen AQUA menjelaskan bahwa pihaknya menggunakan air pegunungan untuk bahan baku produksi.

Meski mengakui ada proses pengeboran, Vice President General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto memastikan bahwa air yang mereka gunakan tetap berasal dari pegunungan. Pengeboran menjadi salah satu tahapan untuk memperoleh air yang terperangkap di akuifer.

“Kalau ada persepsi ataupun pendapat bahwa air AQUA adalah air dibor, izin kami menyampaikan pengeboran itu adalah cara yang harus dilakukan untuk bisa mendapatkan air dari sumber tanah dalam atau kita menyebutnya akuifer yang tertekan atau akuifer yang terlindungi,” ujar Vera saat rapat dengan Komisi VII DPR RI, Senin (10/11/2025).

“Karena di situ terlindungi secara alami ratusan tahun oleh lapisan-lapisan batuan, sehingga tidak ada resiko terkontaminasi mengenai cemaran-cemaran seputar dari sumber air tersebut. Sehingga sumber airnya adalah air pegunungan, sesuai dengan hidrogeologi tersebut,” tambah dia.

Sementara itu, PT Panfila Indosari atau produsen AMDK merk RON 88 menggunakan mata air dari pegunungan Gunung Mandalawangi, Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Sumber air yang digunakan keluar langsung melalui celah batuan tanpa pengeboran.

Sementara itu, PT Amidis Tirta Mulia selaku produsen merk Amidis menggunakan sumber air bawah tanah. Manajemen menyebut tidak pernah mengklaim produknya menggunakan air pegunungan melainkan air destilasi.

Kemudian, PT Tirta Fresindo Jaya selaku produsen merk Le Minerale menggunakan sumber air tanah dalam di bawah 80 meter sampai 120 meter (akuifer dalam). Le Minerale mengambil air dari daerah resapan di dataran tinggi di atas 800 meter.

Sementara itu, PT Muawanah Al Ma’soem atau produsen merk Al Ma’soem menggunakan sumber mata air pegunungan Manglayang di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Selanjutnya, PT Super Wahana Tehno selaku produsen merk Pristine menggunakan mata air Gunung Pangrango, bukan air tanah. Lalu, PT Sariguna Prima Tirta produsen merk Cleo menggunakan air bawah tanah dalam. Terakhir, PT Jaya Lestari Sejahtera produsen merk Le Yasmin, menggunakan sumber air tanah sumur dalam.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tiga Anggota DPRD di Jatim Ditangkap Polrestabes Surabaya karena Narkoba

30 September 2026 - 19:20 WIB

YLKI Dorong Label Peringatan Gula, Garam, Lemak , Usai Putusan MK

30 September 2026 - 18:59 WIB

Penerbangan Singapura Tersebar ke 17 Kota RI, Ekonomi Daerah Luar Jawa Panen Devisa

30 September 2026 - 18:38 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Rp109.000 per Kg, Telur Ayam di Rp29.500 per Kg

29 September 2026 - 21:08 WIB

Urai Macet Ketapang-Gilimanuk, Jatim Revitalisasi Dermaga Bulusan Rp6 Miliar

29 September 2026 - 20:14 WIB

Paradoks Durian RI: Menang Berat Buah, Keok Nilai Rupiah

28 September 2026 - 19:08 WIB

Gerbang Ekspor Terbuka, Durian Indonesia Siap Menjadi Kekuatan Baru di Pasar China

28 September 2026 - 18:56 WIB

Subsidi LPG 3 Kg Tahun 2027 Dipangkas Jadi Rp 103,05 Triliun, Volume Penyaluran Turun

28 September 2026 - 18:44 WIB

Kejar Target FLPP, Pemerintah Siapkan Akad Massal 71.000 Rumah Subsidi

27 September 2026 - 19:29 WIB

Trending di Nasional