Menu

Mode Gelap

Life Style

Perdebatan MBG: Makanan Ultra Olahan (UPF) vs Makanan Sehat

badge-check


					Ilustrasi UPF, sumber istimewa Perbesar

Ilustrasi UPF, sumber istimewa

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, SURABAYA– Saat ini terjadi perdebatan apakah makanan olahan ultra (ultra processed foods/UPF) seperti makanan beku atau produk instan dalam kemasan, bisa dimasukkan dalam menu MBG atau tidak.

Untuk diketahui produk UPF adalah produk pangan yang hampir tidak lagi mengandung bahan alami dan biasanya ditambahkan zat tambahan seperti pewarna, pengawet, pemanis buatan, atau penguat rasa.

Sebagian besar makanan memang mengalami proses tertentu. Namun, tidak semua makanan olahan berarti tidak sehat.

Proses dasar seperti perebusan, pasteurisasi, atau pengeringan justru membuat bahan pangan lebih awet dan aman dikonsumsi.

Oleh karena itu peneliti dari Universitas São Paulo, Brasil, mengelompokkan makanan berdasarkan tingkat pengolahannya melalui sistem NOVA Classification:

Grup 1: Makanan segar atau minim olahan (sayur, buah, kacang, biji-bijian).

Grup 2: Bahan masak olahan dari alam (minyak zaitun, garam, sirup mapel).

Grup 3: Makanan olahan dengan tambahan bahan dari grup 2 (roti segar, keju, buah dalam sirup).

Grup 4: Makanan ultra-olahan, yaitu produk industri yang hampir tidak mengandung bahan alami, misalnya mie instan, sosis, camilan manis, minuman bersoda, dan makanan beku siap saji.

Ciri khas makanan ultra-olahan adalah adanya bahan tambahan seperti protein terhidrolisis, pati termodifikasi, minyak terhidrogenasi, pemanis buatan, pewarna, dan pengawet.

Apa yang Termasuk Makanan Sehat?

Makanan sehat umumnya berasal dari bahan utuh dan padat gizi (nutrient-dense foods), seperti:

– Buah dan sayur segar atau beku tanpa tambahan gula

– Daging, ikan, ayam, telur, dan susu pasteurisasi

– Biji-bijian utuh seperti beras merah, quinoa, gandum

– Kacang dan polong

– Umbi-umbian seperti kentang dan ubi

Makanan ini minim pengolahan sehingga kandungan gizinya tetap utuh. Contohnya sup buatan rumah dari ayam dan sayur lebih bergizi dibandingkan sup instan dalam kemasan.

Perbedaan Utama

1. Kalori: Makanan ultra-olahan biasanya tinggi kalori. Misalnya, 100 gram keripik kentang mengandung 545 kalori, sedangkan kentang rebus hanya 95 kalori.

2. Gula Tambahan: Produk seperti sereal manis, minuman energi, atau soda sering mengandung gula berlebih.

3. Kandungan Gizi: Ultra-olahan cenderung rendah serat, vitamin, dan mineral, tetapi tinggi garam, lemak, dan aditif buatan.

Apakah Harus Dihindari?

Tidak perlu menghindari sepenuhnya. Makanan adalah bagian dari kesenangan hidup dan sosial. Yang penting, konsumsi secara seimbang dan jarang.

Riset menunjukkan pola makan kaya bahan segar seperti diet Mediterania dapat menurunkan risiko penyakit jantung, kanker, diabetes, dan memperpanjang umur.

Sebaliknya, pola makan tinggi makanan cepat saji, soda, dan camilan olahan dapat meningkatkan risiko penyakit kronis.

Kesimpulan

Makanan ultra-olahan memiliki sedikit bahan alami dan tinggi kalori, garam, lemak, serta gula tambahan.
Sebaliknya, makanan segar dan padat gizi lebih baik untuk kesehatan jangka panjang.

Tidak perlu menghindari olahan sepenuhnya, cukup batasi frekuensinya dan utamakan bahan makanan segar dalam pola makan harian.

Sumber: Healthline Processed vs Unprocessed Foods.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lebih dari Sekadar Pewangi: Manfaat Daun Pandan untuk Hidup Sehat

11 Februari 2026 - 15:13 WIB

Kue Keranjang Bawa Rezeki, Kue Bulan Bawa Kebersamaan

11 Februari 2026 - 14:29 WIB

Nia Ramadhani Buka Suara Soal Isu Cerai dengan Ardi Bakrie

11 Februari 2026 - 13:25 WIB

Pandji Pragiwaksono Jalani Upacara Adat Toraja: Kena Denda Seekor Babi dan 5 Ekor Ayam

11 Februari 2026 - 00:15 WIB

Miss Universe Indonesia 2025 Ungkap Kriteria Kendaraan Idaman

10 Februari 2026 - 18:21 WIB

Sinetron Garapan AI Kini Makin Marak

10 Februari 2026 - 17:06 WIB

Cokelat Tak Boleh Disimpan di Kulkas atau Freezer

10 Februari 2026 - 16:32 WIB

Jemblem dan Misro, Dua Nama Satu Rasa dari Jawa

9 Februari 2026 - 15:46 WIB

Vakum Bertahun-tahun, Pemkab Jombang Hidupkan Kembali Seni Gambus Misri Sumobito

9 Februari 2026 - 15:16 WIB

Trending di Headline