Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Said Iqbal 30 September Aksi Demo, Jumhur Hidayat: Tidak Usak Ikut Aksi Demo

badge-check


					(Kiri) Moh. Juhmur Hidayat, Ketua Umum (Ketum) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K-SPSI). (kanan) said Iqbal adalah  Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Foto: kolase/istimewa Perbesar

(Kiri) Moh. Juhmur Hidayat, Ketua Umum (Ketum) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K-SPSI). (kanan) said Iqbal adalah Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Foto: kolase/istimewa

Penulis: Yusran Hakim | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Ketua Umum (Ketum) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Moh Jumhur Hidayat menyampaikan imbauannya agar buruh tidak ikut aksi unjuk rasa pada 30 September 2025 dalam sebuah forum dialog yang digelar di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada Minggu, 28 September 2025.

Ia juga menyampaikan pernyataannya tersebut dalam berbagai kesempatan dan pernyataan resmi pada hari yang sama, Minggu, 28 September 2025.

Moh Jumhur Hidayat memberikan beberapa alasan mengapa barisannya tidak ikut demo buruh pada 30 September 2025:

Dia menyatakan bahwa KSPSI fokus pada dialog dengan pemerintah dan DPR untuk mengubah UU Cipta Kerja sesuai perintah Mahkamah Konstitusi, bukan pada aksi unjuk rasa. Menurutnya, dialog masih memungkinkan sementara demonstrasi adalah jalan akhir jika dialog buntu.

Jumhur menyebutkan bahwa buruh punya harapan pada Presiden Prabowo Subianto yang mempersilakan pembongkaran UU Cipta Kerja agar tidak terlalu kapitalistik, berbeda dengan pemerintahan sebelumnya yang menerbitkan Perppu untuk melegalkan kembali UU tersebut meski dibatalkan MK.

Ia juga meminta buruh untuk tidak terpancing provokasi yang bertujuan menggerakkan unjuk rasa, dan menegaskan agar buruh bergerak sesuai “gendang sendiri”, bukan mengikuti kepentingan pihak lain.

Menurutnya, saat ini adalah momentum bangsa untuk bangkit dengan dukungan program pemerintah, dan KSPSI akan terus mengawasi pelaksanaan program tersebut sambil tetap kritis terhadap implementasinya.

Sebaliknya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal menyatakan bahwa buruh yang berafiliasi dengan KSPI akan melaksanakan aksi demo besar-besaran pada 30 September 2025. Aksi tersebut direncanakan di depan Gedung DPR RI dan Istana Negara dengan tuntutan utama:

  • Pengesahan RUU Ketenagakerjaan yang baru, termasuk penghapusan sistem outsourcing atau pekerja alih daya.
  • Kenaikan upah minimum 2026 sebesar 8,5 hingga 10,5 persen.
  • Reformasi pajak, termasuk peningkatan ambang batas Pendapatan Tidak Kena Pajak (PTKP) menjadi Rp7,5 juta per bulan serta revisi pajak THR dan pesangon.

Said menyampaikan bahwa aksi itu merupakan kelanjutan dari aksi sebelumnya tanggal 22 September 2025 dan akan diikuti puluhan ribu buruh secara serentak di seluruh Indonesia. Aksi di Jakarta diperkirakan diikuti sekitar 5.000 buruh dan dijanjikan berjalan damai.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Aturan Baru Ojol 2026: Pengemudi Bebas Kerja di Banyak Aplikator

19 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Kartiyono 12 Tahun di Bapemperda Jombang: Pastikan Perda Sesuai Kebutuhan dan Hidup di Masyarakat!

19 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Diduga Bakar Lahan 800 M2, Warga Bareng Tangkap Pengamen dan Diikat di Tiang Listrik

19 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Menelisik Akar Terorisme (70): KKK Punya 4 Juta Anggota

19 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Kapolres Jombang Pantau Langsung Ketersediaan BBM di SPBU

19 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Kapolres Jombang, AKBP Yanto Mulyanto saat memantau langsung ketersediaan BBM di salah satu SPBU

Jombang Bersarung Empat Hari 19-22 Oktober, Peringati Hari Santri

19 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Empat Suporter PSS Sleman Tewas Kecelakaan di Tol Madiun

19 Oktober 2026 - 07:46 WIB

Arab Saudi Umumkan Perpanjangan Penutupan Bandara Riyadh

19 Oktober 2026 - 00:09 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Diundur Jadi Oktober 2028

18 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Trending di Nasional