Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Viral Copet Beraksi di Depan Gubernur Pramono dan Wagub  Rano, Pelaku Belum Tertangkap

badge-check


					Aksi copet ambil HP Perbesar

Aksi copet ambil HP

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Sebuah video viral memperlihatkan dua pria yang diduga pencopet tengah beraksi. Aksinya dilakukan tepat di depan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakilnya Rano Karno.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat malam, 26 September 2025, di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, ketika acara puncak Abang None Jakarta sedang berlangsung.

Korban pencopetan adalah pegawai Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Barat bernama Farhan Fauzan.

Kepala Seksi Industri Sudin Parekraf Jakarta Barat, Sanyoto, membenarkan bahwa anak buahnya menjadi korban. Rekaman video insiden itu pun telah diviralkan.

Dalam video terekam jelas bahwa seorang pelaku mengenakan sweater hitam bertuliskan angka “77” mengambil ponsel korban. Ia kemudian menyerahkannya ke rekannya yang berpakaian seolah-olah menjadi wartawan.

Saat itu, Farhan sedang bertugas meliput kedatangan Pramono Anung dan Rano Karno. Tanpa disadarinya, ponsel iPhone 13 Pro Max miliknya yang berada di dalam saku bajunya raib dicuri.

Kapolsek Menteng, Kompol Reza Rahandi, menyampaikan bahwa pihaknya akan mengecek dan mengkonfirmasi laporan tersebut ke penyidik. “Belum ada laporan. Nanti kami konfirmasi ke penyidik,” ujarnya.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena aksi pencopetan terjadi sangat berani di tempat umum dengan kehadiran pejabat tinggi daerah. Banyak pihak menilai pengamanan dalam acara publik perlu dievaluasi kembali.

Meski rekaman viral sudah tersebar, hingga saat ini belum ada kepastian apakah pelaku telah ditangkap atau laporan sudah diterima secara resmi. Publik terus menunggu respons kepolisian dan penyelidikan lebih lanjut.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

ESDM Akui Ada Antrean BBM di Jatim, Target Tuntas Maksimal 2 Hari

20 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Berada di Zona Hijau, IHSG Kembali ke Level 5.000an hingga Jeda Siang Perdagangan

20 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Karhutla Mengancam hingga 2027, Ambil Langkah Konkret

20 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Karhutla Gambut Bisa Diprediksi Secara Sains

19 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Trans Jatim Koridor Malang Raya Diluncurkan 30 Oktober 2026

19 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Aturan Baru Ojol 2026: Pengemudi Bebas Kerja di Banyak Aplikator

19 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Diundur Jadi Oktober 2028

18 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Untuk Keselamatan Kemenhub Perketat Pengawasan ODOL Tanjung Perak

18 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Wapres Kunjungi Pabrik Sepeda di Sidoarjo, Dorong Penyelarasan Pendidikan dan Kebutuhan Industri

16 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Trending di Nasional