Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, JOMBANG — Di bawah terik matahari yang terik, suhu mencapai sekitar 37 derajat Celcius, Ketua Dekranasda Jawa Timur, Arumi Bachsin, memilih berjalan kaki sejauh sekitar 1,5 kilometer mengunjungi tiga sentra produksi manik-manik di Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Selasa, 20 Oktober 2026.
Ia tiba di rumah produksi Beads Flower, milik Kades Plumbon Gambang, yang telah menunggu bersama Ny. Yuliati Warsubi, ketua Dekranasda Jombang, bersama beberapa ibu ibu PKK, Jombang.
Disitu, Nuwakit mengalungkan kalung manik manik, kepada Arumi. Foto-foto, tanpa basa basi dan protokoler langsung masuk, menuju ke dapur pengolahan manik-manik dipandu Nuwakit.
Rombongan berangkat pertama kali dari rumah sekaligus tempat produksi milik Kepala Desa Plumbon Gambang, Nurwakit, yang mengelola usaha bernama Beads Flower.
Dari sana, jarak ke tempat produksi kedua melewati jalan kampung di pinggir sawah tebu ke rumah prokduksi Hadi Bead, sekitar 700 meter.
“Maaf ya Ibu-ibu, karena tempatnya berdekatan, mari kita jalan kaki saja,” ajak Arumi Bachsin kepada rombongan.
Dikerubuti Siswa SD
Saat keluar dari rumah produksi Pak Nurwakid, momen hangat tercipta. Anak-anak Sekolah Dasar Negeri (SDN) Plumbon Gambang 2 berada tepat di seberang jalan.
Para siswa berbondong-bondong keluar di jala menyambut serta menyalami kehadiran Armi, dengan antusias.
Perjalanan berlanjut menuju lokasi ketiga, yaitu tempat produksi milik Ibu Salamah atau Salamah Beads, berjarak sekitar 800 meter dari lokasi rumah produksi Hadi Beads.
Seluruh perjalanan ditempuh berjalan kaki dalam cuaca yang cukup panas, namun semangat rombongan tampak tak surut.
Arumi Bachsin menyampaikan rasa bangganya terhadap produk kerajinan warga setempat. “Saya sudah berkali-kali berkunjung ke sini, dan setiap kali selalu bangga.”
“Produk manik-manik dari Plumbon Gambang ini sudah dikenal hingga ke Afrika, Malaysia, India, dan berbagai negara di Eropa. Ini luar biasa, karya anak bangsa yang namanya melanglang buana,” ujarnya.
Ia berharap dukungan terus-menerus dapat memperkuat posisi para perajin dalam akses pasar yang lebih luas, sehingga industri manik-manik ini semakin tumbuh dan menyejahterakan masyarakat Desa Plumbon Gambang.**

















