Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Bali Lumpuh Dihantam Hujan Deras 2 Hari, Dilaporkan 5 Orang Tewas dan 6 Hilang!

badge-check


					Hujan deras terjun bebas selama dua hari di wilayah Bali, menyebab bajir di beberapa lokasi titik di wilayah pulau wisatawan terbaik di dunia itu. Hujan deras terjadi Selas-Rabu, 9-10 September 2025. Foto: Tangkap Layar Video Instagram@pelangi_jendela_hati Perbesar

Hujan deras terjun bebas selama dua hari di wilayah Bali, menyebab bajir di beberapa lokasi titik di wilayah pulau wisatawan terbaik di dunia itu. Hujan deras terjadi Selas-Rabu, 9-10 September 2025. Foto: Tangkap Layar Video Instagram@pelangi_jendela_hati

Penulis: Eko Wienarto | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BALI- Gubernur Bali, I Wayan Koster, menyatakan bahwa penyebab utama banjir besar di Bali pada 10 September 2025 adalah curah hujan yang sangat tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa malam hingga Rabu pagi.

Koster menegaskan bahwa curah hujan ekstrem ini mengakibatkan meluapnya Sungai Tukad Badung yang menyebabkan banjir di banyak titik, terutama di Denpasar dan Badung.

Ia mengingatkan agar tidak langsung menyimpulkan penyebab banjir berasal dari pembangunan masif, karena ada banyak faktor lain yang berkontribusi, termasuk masalah sampah yang harus segera dibersihkan dan dikelola.

Koster juga menyebut ada 43 titik banjir di Denpasar dengan titik terparah di Pasar Kumbasari dan Jalan Pura Demak.

Pemerintah provinsi dan kota Denpasar akan melakukan pendataan kerugian dan siap mengalokasikan dana darurat untuk mengganti rugi kerusakan barang dagangan dan bangunan yang terdampak banjir.

Selain itu, Koster berjanji memberikan santunan sebesar Rp15 juta kepada keluarga korban meninggal akibat banjir ini.

Ia menambahkan bahwa objek vital seperti bandara tidak mengalami gangguan dan pemerintah terus memantau kondisi cuaca bersama BMKG, dengan harapan hujan segera reda. Koster juga meninjau langsung lokasi banjir untuk memastikan penanganan dan bantuan cepat terhadap warga terdampak.

Ringkasnya, Gubernur Koster memandang hujan ekstrem sebagai penyebab utama banjir besar ini dan menegaskan perhatian penuh pemerintah dalam penanganan darurat, bantuan korban, dan pemulihan kerusakan.

Korban

Pada tanggal 10 September 2025, Bali dilanda banjir besar yang menyebabkan korban jiwa. Berdasarkan laporan terkini, jumlah korban tewas akibat banjir ini beragam menurut sumber, ada yang melaporkan 2 orang tewas, ada pula yang menyebutkan 5 orang tewas dan enam orang hilang, sementara ada juga laporan angka korban tewas mencapai 9 orang di beberapa daerah seperti Denpasar, Jembrana, Badung, dan Gianyar.

Banjir ini terjadi setelah hujan lebat selama lebih dari 24 jam yang menyebabkan banjir dan tanah longsor, dengan sejumlah daerah terkena dampak parah, ratusan warga terpaksa mengungsi, dan beberapa infrastruktur mengalami kerusakan.

Laporan dari Polda Bali dan Basarnas Bali menyatakan ada sekitar 5 orang tewas dan 6 orang hilang khususnya di Denpasar dan Badung, dengan beberapa nama korban yang telah diidentifikasi.

Sementara itu, laporan lain menyebutkan jumlah korban tewas sampai 9 orang dengan mayoritas berada di Denpasar dan Jembrana. Operasi pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Kesimpulan yang bisa diambil adalah antara 5 sampai 9 orang tewas akibat banjir besar di Bali pada 10 September 2025, dengan korban hilang masih dalam pencarian dan situasi darurat masih ditangani oleh berbagai instansi terkait serta evakuasi warga terus dilaksanakan.

Rincian penting:

  • Korban tewas di Denpasar sekitar 5 orang.
  • Korban juga berasal dari Jembrana, Badung, dan Gianyar.
  • Banyak warga mengungsi dan jalan utama di beberapa wilayah lumpuh.
  • Banjir disertai longsor di beberapa tempat.
  • Tim SAR, polisi, dan TNI terlibat dalam penanganan darurat dan pencarian korban.

BMKG Bali memprediksi hujan mulai berkurang dalam 1-2 hari ke depan, menandai masa peralihan musim.

Referensi laporan bervariasi dari 2, 5 sampai 9 korban meninggal, tergantung wilayah cakupan dan perkembangan operasi pencarian pada saat berita dilaporkan. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

BPOM Ungkap Mayoritas Pelanggaran Kosmetik Ilegal Terjadi di TikTok

16 Juli 2026 - 19:49 WIB

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

CRV Ditumpangi 9 Orang Sekeluarga, Tabrak Truk Parkir di Tol Pandaan 5 Orang Tewas

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

3.000 ASN Disdik Brebes Bobol Presensi Daring, Sembilan Guru Dijebloskan ke Tahanan

16 Juli 2026 - 09:52 WIB

Satu Korban Luka, Akibat Kebakaran Rumah dan Toko di Johowinong Mojoagung

16 Juli 2026 - 08:39 WIB

Kemenkop Pasang Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Beli 1.800 Unit Kipas Angin, Ferry Yuliantoro Mengaku tak Tahu!

16 Juli 2026 - 08:06 WIB

Jaksa Teliti Asal Usul 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah, Mahfud MD: Ini Gempa Hukum Terbesar

16 Juli 2026 - 05:32 WIB

57 ASN di Kukar Terima Transferan Rp36,7 Miliar, BPK Kaltim: Bukan Kelebihan Bayar Biasa

15 Juli 2026 - 21:26 WIB

Trending di News