Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Polda Jatim Tangkap Pembakar Grahadi dan Polsek Tegalsari, 580 Demonstran Diamankan

badge-check


					Kombes Pol Jules Abraham Abast Kabid Humas Polda Jatim dalam konferensi pers terkait penanganan dan penegakan hukum terkait kericuhan demonstrasi di wilayah Jatim, Senin malam 1 September 2025. Foto: Instagram@suarasurabayamedia Perbesar

Kombes Pol Jules Abraham Abast Kabid Humas Polda Jatim dalam konferensi pers terkait penanganan dan penegakan hukum terkait kericuhan demonstrasi di wilayah Jatim, Senin malam 1 September 2025. Foto: Instagram@suarasurabayamedia

Penulis: Saifudin    |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SURABAYA- Kombes Pol Jules Abraham Abast, Kabid Humas Polda Jatim, dalam konferensi pers di Mapolda Jatim, Senin malam, 1 September 2025, menyatakan Polda Jatim telah mengamankan 580 pelaku pembakaran gedung negara Grahadi dan kantor Polsek Tegalsari  serta pelaku aksi pembakaran lainnya di Jawa Timur, saat kericuhan demonstrasi pada 30-31 Agustus 2025.

Total ada 580 orang yang diamankan di enam wilayah di Jawa Timur, dengan 89 orang diproses hukum, 12 dalam pemeriksaan, dan 479 orang dipulangkan.

Khusus untuk insiden pembakaran di Gedung Grahadi dan Polsek Tegalsari, Polda Jatim mengamankan 66 orang, dengan 9 orang diproses hukum dan 57 orang dipulangkan.

Para pelaku pembakaran ini diduga melakukan aksi anarkis dan sengaja merusak fasilitas, dan penegakan hukum terus dilakukan untuk mendalami asal-usul serta keterkaitan mereka dengan kelompok tertentu.

Polda Jawa Timur telah mengamankan para pelaku pembakar Gedung Negara Grahadi dan kantor Polsek Tegalsari pada aksi yang terjadi pada Sabtu-Minggu dini hari, 30-31 Agustus 2025.

Hal itu disampaikan Kombes Pol Jules Abraham Abast Kabid Humas Polda Jatim dalam konferensi pers terkait penanganan dan penegakan hukum terkait kericuhan demonstrasi yang terjadi di enam kota/kabupaten di Jawa Timur.

Sejumlah kota tersebut antara lain adalah kota Surabaya, Malang, Kediri, Kabupaten Malang, Kabupaten Kediri dan Kabupaten Sidoarjo.

Polda Jatim dan Polres Jajaran sejauh ini telah mengamankan total 580 orang di enam wilayah tersebut. Dengan rincian 89 orang diproses hukum, 12 orang masih dalam pemeriksaan, dan 479 orang telah dipulangkan dan diserahkan ke keluarga melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya.

Jules menyatakan pelaku pembakaran Gedung Grahadi dan Kantor Polsek Tegalsari turut diamankan oleh personel Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya.

Dalam peristiwa itu Polda Jatim mengamankan 66 orang. Yang mana 9 orang diproses hukum, 57 orang telah dipulangkan.

“Keseluruhannya (yang diamankan) adalah pelaku unjuk rasa anarkis dan perusuh pembakaran. Ada dua lokasi (anarkis dan pembakaran) yakni TKP (pembakaran) Gedung Grahadi dan Mapolda Jawa Timur,” ujar Jules di Mapolda Jatim, Senin malam, 1 September 2025.

Sementara itu pelaku pembakaran Kantor Polsek Tegalsari diamankan Polrestabes Surabaya. Jules menyebut Polrestabes Surabaya juga menangkap pelaku pembakaran 18 TKP Pos Polisi dan Gedung Grahadi.

Total massa yang diamankan Polrestabes Surabaya mencapai 288 orang dengan 22 orang di antaranya diproses hukum.

Saat ini penyidik masih terus mendalami asal usul para pelaku pembakaran serta perusuh di sejumlah wilayah tersebut apakah terafiliasi dengan kelompok tertentu.

“Yang kami temukan bahwa para pelaku ini memang melakukan aksinya sebagian besar ada yang dengan sengaja untuk melakukan pengrusakan sehingga kita bisa buktikan dan kita proses hukum,” ujarnya.

“Dan ada sebagian yang mengikuti ajakan dan dari teman-temannya ataupun kawan-kawan yang ada di lingkungannya,” sambungnya. **

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kajian Kadin-TVRI: Piala Dunia Punya Efek Ekonomi Langsung Rp5 Triliun bagi RI

17 Juli 2026 - 10:17 WIB

300 Anggota Resah: Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Punya Beban Rp124 Miliar

17 Juli 2026 - 05:20 WIB

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

BPOM Ungkap Mayoritas Pelanggaran Kosmetik Ilegal Terjadi di TikTok

16 Juli 2026 - 19:49 WIB

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

CRV Ditumpangi 9 Orang Sekeluarga, Tabrak Truk Parkir di Tol Pandaan 5 Orang Tewas

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

3.000 ASN Disdik Brebes Bobol Presensi Daring, Sembilan Guru Dijebloskan ke Tahanan

16 Juli 2026 - 09:52 WIB

Satu Korban Luka, Akibat Kebakaran Rumah dan Toko di Johowinong Mojoagung

16 Juli 2026 - 08:39 WIB

Kemenkop Pasang Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Beli 1.800 Unit Kipas Angin, Ferry Yuliantoro Mengaku tak Tahu!

16 Juli 2026 - 08:06 WIB

Trending di News