Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Dua Kejadian Kebakaran di Mojoagung, Usaha Mebel di Desa Janti dan Tempat Kanisir Ban di Tejo

badge-check


					Serangan si jago merah menghabiskan sebuah lokasi usaha penjualan membel di Janti, Mojoagung, Jombang, Kamis 24 Juli 2025. Tangkap layar video Instagram@jombanginformasi_ Perbesar

Serangan si jago merah menghabiskan sebuah lokasi usaha penjualan membel di Janti, Mojoagung, Jombang, Kamis 24 Juli 2025. Tangkap layar video Instagram@jombanginformasi_

Penulis: Arief Hendro Soesatyo   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Terjadi kebakaran pada Kamis pagi, 24 Juli 2025 di sebelah selatan Bambu Runcing, Mojoagung, Kabupaten Jombang,  sekitar pukul 06:10 WIB di dukuh Sari, Desa Janti, Kecamatan Mojoagung, kabupaten Jombang.

Video dari warga yang merekam kejadian ini juga beredar di media sosial sebagai bukti terjadinya kebakaran tersebut. Sebuah bangunan usaha mebel kayu di jalan raya dusun Dukuhsari, Desa Janti, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang habis dilalap api.

“Kepulan asap dan kobaran api terlihat dari arah bangunan milik Pak Saiku. Warga sempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, namun api terus membesar,” ujar Plt Kalaksa BPBD Kabupaten Jombang, Wiko Birawa Felipe Diaz Quintas kepada wartawan.

Tak hanya menghanguskan bangunan berukuran 8 x 5 meter, satu unit mobil pikap Suzuki Carry bernopol S 8831 WJ yang terparkir di lokasi turut terbakar.

Kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar pukul 06.03 WIB. Asap tebal dan kobaran api terlihat membubung dari bangunan milik warga setempat. Akibat kebakaran itu, ditaksir korban menderita kerugian material sekitar Rp 150 juta.

Proses pemadaman dilakukan secara gabungan oleh petugas dari tiga Pos Pemadam Kebakaran, yakni Pos Mojoagung, Pos Ngoro, dan Pos Jombang. Masing-masing pos mengerahkan armada fire pumper truck ke lokasi kejadian.

“Petugas menerima laporan pada pukul 06.16 WIB dan langsung berkoordinasi. Seluruh tim tiba di lokasi pada pukul 06.19 WIB dan mulai melakukan pemadaman hingga pembasahan. Api berhasil kami padamkan sepenuhnya pada pukul 07.38 WIB,” tambah Wiko.

 

Selain menimbulkan kerugian material, insiden ini juga sempat mengganggu arus lalu lintas di ruas jalan nasional yang berada tepat di depan lokasi kejadian. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Saat ini, lalu lintas telah kembali normal.

Dalam penanganan kebakaran, sejumlah pihak turut dilibatkan, mulai dari aparat kepolisian, PLN, perangkat desa, relawan, hingga masyarakat setempat. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh otoritas terkait.

Lokasi Bambu Runcing sendiri adalah sebuah tugu atau monumen yang menjadi ciri khas di daerah Mojoagung, Jombang, dan berada di perempatan strategis di daerah Gambiran.

Hingga saat ini, informasi mengenai penyebab kebakaran, kerugian, atau dampak lebih lanjut belum ditemukan di hasil penelusuran. Jika ada update terbaru, akan bermanfaat untuk memantau sumber berita lokal atau otoritas terkait di Kabupaten Jombang.

Minggu, 20 Juli 2025, telah terjadi kebakaran di sebuah tempat usaha kanisir ban milik Faruq (34), warga Desa Tejo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Tangkap layar video InstagraM@jombanginformasi_

Usaha Kanisir

Sebelumnya, peristiwa kebakaran terjadi pada hari Minggu, 20 Juli 2025, di Mojoagung. Inisiden ini menimpa tempat usaha kanisir ban milik Faruq (34), warga Desa Tejo, Kabupaten Jombang.

Kebakaran ini menghanguskan tempat usaha tersebut, menyebabkan kerugian materi yang cukup signifikan. Penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik, namun penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang masih berlangsung untuk memastikan penyebab pastinya.

Warga sekitar dan petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan untuk memadamkan api dan mengendalikan situasi agar tidak meluas ke area sekitarnya. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Diduga, insiden kebakaran itu diduga  gegara ada orang bakar sampah di belakang rumah tempat usaha, sehingga apinya merembet dan membakar mesin pres. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Diduga Tak Kuat Tahan Beban Jembatan Gantung Anjlok, Saat Dilewati Bupati Pangandaran Bersama 50 Orang

31 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Terpilih Jadi Ketum PB NU, KH Abdul Halim Mahfudz Tanda Tangan Fakta Integritas

31 Agustus 2026 - 10:49 WIB

KH Nurul Huda Djazuli Pimpin AHWA: Putuskan KH Miftachul Akhyar Kembali Duduki Rais Aam PB NU 2026-2031

31 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Bahar Smith Tantang Duel Hercules: Memperkusut Kasus Hukum Tewasnya Bambang Setiawan

30 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

30 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Cuaca Panas di Sidoarjo Belum Reda, Musim Hujan Datang Akhir Oktober

30 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Elon Musk: Blindsight Implant bagi Penyandang Kebutaan Bisa Melihat

30 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Travel ITS Group Telantarkan 196 Jamaah Umrah di Juanda dan Jombang

30 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Ricuh 30 Menit di Muktamar NU, Massa Pakai Kaos Gambar Bakal Calon Terbalik

30 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Trending di News