Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Aksi Pelemparan KA di Srowot-Klaten, Wanita Penumpang Alami Luka Akibat Serpihan Kaca

badge-check


					 Widya Anggraini, penumpang kereta Api (KA) 88F Sancaka relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng mengalami insiden pelemparan batu saat melintas di antara Stasiun Klaten dan Stasiun Srowot pada Minggu, 6 Juli 2025. Instagram@jombanginformasi_ Perbesar

Widya Anggraini, penumpang kereta Api (KA) 88F Sancaka relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng mengalami insiden pelemparan batu saat melintas di antara Stasiun Klaten dan Stasiun Srowot pada Minggu, 6 Juli 2025. Instagram@jombanginformasi_

Penulis: Adhi Wardhono  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM,  JOGJAKARTA– Dua rangkaian Kereta Api (KA) 88F Sancaka relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng mengalami insiden pelemparan batu saat melintas di antara Stasiun Klaten dan Stasiun Srowot, Minggu, 6 Juli 2025.

Tercatat ada dua korban terkena serpihan kaca akibat lemparan batu pada Kereta Api (KA) 88F Sancaka relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng. Yaitu, adalah Widya Anggraini, wajahnya mengalami luka-luka karena kaca jendela pecah, serta Andriansyah, warga Kampung Tanjung, yang juga mengalami insiden tersebut.

Akibat lemparan batu tersebut, kaca jendela kereta pecah dan serpihan kaca mengenai dua penumpang di dalam kereta, menyebabkan mereka harus mendapatkan perawatan medis.

Setibanya di Stasiun Solobalapan, kedua penumpang tersebut langsung diperiksa dan diobati oleh tim medis, kemudian dirujuk ke RS Triharsi, untuk penanganan lebih lanjut. Mereka juga akan mendapatkan asuransi dan perawatan kesehatan lanjutan di Surabaya.

PT KAI Daop 6 Yogyakarta menyayangkan kejadian ini dan menegaskan tidak akan menoleransi segala bentuk vandalisme terhadap kereta api karena membahayakan keselamatan operasional dan kenyamanan penumpang, serta merugikan negara dan masyarakat yang mengandalkan transportasi publik.

KAI juga terus memperkuat sistem pengamanan dengan meningkatkan patroli di jalur rawan, memasang kamera pengawas, dan berkoordinasi intensif dengan aparat kepolisian serta masyarakat setempat untuk mencegah kejadian serupa.

Tindakan pelemparan batu ini merupakan pelanggaran hukum serius yang diatur dalam KUHP Pasal 194 ayat 1, yang mengancam pelaku dengan pidana penjara hingga 15 tahun karena membahayakan lalu lintas umum di jalur kereta api.

KAI menyerahkan kasus ini kepada pihak berwajib untuk diproses hukum dan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan serupa demi keselamatan bersama.

Singkatnya, dua penumpang KA 88F Sancaka terluka akibat serpihan kaca dari lemparan batu yang mengenai kereta saat melintas di Klaten-Srowot, dan PT KAI sedang menindaklanjuti kasus ini secara hukum serta memperketat pengamanan jalur kereta api.

Kronologi insiden pelemparan batu terhadap Kereta Api (KA) 88F Sancaka relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng adalah sebagai berikut:

Kejadian terjadi pada Minggu malam, 6 Juli 2025, sekitar pukul 22.45 WIB, saat KA Sancaka melaju di antara Stasiun Klaten dan Stasiun Srowot. Tiba-tiba sebuah batu besar dilemparkan dari luar ke arah jendela kereta, tepat mengenai kaca di samping kursi penumpang.

Kaca jendela pecah, dan serpihan kaca tersebut mengenai dua penumpang yang duduk dekat jendela, salah satunya adalah Widya Anggraini yang sedang membaca buku dan mendengarkan musik.

Widya langsung memegangi wajahnya akibat terkena serpihan kaca dan panik karena kejadian mendadak itu.

Setelah kejadian, kereta melanjutkan perjalanan sampai tiba di Stasiun Solo Balapan, di mana kedua penumpang yang terluka segera mendapat perawatan medis dari tim medis KAI.

Kedua korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Triharsi Surakarta untuk penanganan lebih lanjut, terutama karena dokter spesialis mata tidak tersedia malam itu.

Manager Humas KAI Daop VI Yogyakarta, Feni Novida saragih mengatakan, tindakan vandalisme berupa pelemparan batu oleh oknum tak bertanggung jawab ini terjadi ketika KA tersebut melintas di antara Stasiun Klaten dan Stasiun Srowot, Minggu, 6 Juli 2025.

Menurut Feni, setibanya KA itu di Stasiun Solobalapan, dua penumpang itu langsung diperiksa dan diobati oleh tim medis, serta dirujuk ke RS Triharsi.

Selanjutnya, kata Feni, dua penumpang tersebut akan mendapatkan asuransi dan penanganan kesehatan akan dilanjutkan di RS di Surabaya.

“KAI Daop VI Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf kepada penumpang dan sangat menyayangkan kejadian ini. KAI tidak akan menoleransi segala bentuk vandalisme terhadap kereta api. Selain membahayakan perjalanan KA, vandalisme juga merugikan negara dan masyarakat yang menggantungkan mobilitasnya pada transportasi publik,” kata Feni dalam keterangan yang diterima, Senin petang, 7 Juli 2025.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dugaan Permintaan Aborsi Seret Runner-up Raka Raki Jatim 2026, Begini Respons Pemkot Surabaya

10 Agustus 2026 - 20:54 WIB

DJP Tegaskan Belum Ada Rencana Pajaki Pemilik Rumah Kontrakan pada 2027

10 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Mirip Film Perang Fiksi, RRT Lawan Nyamuk Gunakan Senjata Laser

10 Agustus 2026 - 20:34 WIB

BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP

10 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Ritual Malam Bakar Obat Nyamuk Nasional, Nilai Pasar Rp7,8 Triliun/ Tahun

10 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Prakiraan APBD Jombang 2027: Cuma Naik Rp167 Miliar

10 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Harga Naik Terus, Koperasi Unggas Sejahtera Bagikan Gratis 600 Ekor Ayam kepada Warga Batang

10 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Diduga Kasus Tanah Kaveling, Polresta Malang Terbitkan Surat DPO terhadap Ipda Wibowo Hari Sucahyo

10 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Mobil Peserta Drag Rage Hilang Kendali, Enam Penonton Tewas Tertabrak 11 Lukaluka di Kotamobagu

9 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Trending di News