Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

26-30 Mei 2025 Arah Kiblat Berubah di RI, BMKG Minta Warga Kalibrasi Pakai Cara Ini

badge-check


					Cara kalibrasi arah kiblat Perbesar

Cara kalibrasi arah kiblat

Penulis: Satwiko Rumekso | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Arah kiblat akan berubah di wilayah Indonesia Tengah dan Barat pada 26-30 Mei 2025. Fenomena ini terjadi karena Matahari akan terletak tepat di atas kabah pada waktu tersebut.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan peristiwa ini akan berlangsung 2 kali dalam setahun di wilayah Indonesia Tengah dan Barat.

Masing-masing pada 26-30 Mei 2025 pukul 16.18 WIB, serta 14-18 Juli pukul 16.27 WIB.

Sementara itu, untuk wilayah Indonesia bagian Timur dan sebagian wilayah Indonesia bagian Tengah, penentuan arah kiblat dapat dilakukan saat Matahari di atas antipoda kabah. Maksudnya, ketika Matahari berada sebalik arah kabah.

Fenomena ini terjadi setiap 14 Januari pukul 06.30 WIT dan 29 November pukul 06.09 WIT.

“Ayo cek kembali arah kiblatmu, kesempatan ini hadir pada tanggal 26-30 Mei 2025,” tulis BMKG dalam keterangan di akun Instagram resmi @intobmkg, dikutip Senin (26/5/2025).

Cara mengecek arah kiblat pada 26-30 Mei 2025 di wilayah Indonesia bisa dengan beberapa langkah di bawah ini, sesuai instruksi BMKG:

– Sesuaikan jam yang digunakan dengan jam atom BMKG di https://jam.bmkg.go.id/Jam.
– Gunakan alat yang dapat dijadikan tegak lurus pada permukaan datar. Misalnya bandul, tiang, atau dinding bangunan yang tegak lurus dengan tanah datar.
– Lakukan proses kalibrasi sejak 5 menit sebelum dan sesudah 16.18 WIB atau 17.18 WITA (waktu puncak).
– Perhatikan arah bayangan yang terjadi di waktu puncak. Tarig garis dari ujung bayangan hingga ke posisi alat. Garis itu merupakan kiblat yang sudah dikalibrasi dengan posisi Matahari saat berada tepat di atas kabah.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menteri Sosial Ungkap Warga RI yang Kebagian HP Gratis dari Pemerintah

15 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pertalite Kosong di Sejumlah SPBU Surabaya

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Bantuan Pangan Oktober-Desember Mulai Disalurkan Via Kopdes

14 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Akibat Modifikasi, KM Feronia Tak Tahan Digempur Hukum Fisika

14 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Mentan Siapkan Rp3 T Bangun Pusat Pengembangan Bibit Ayam di Malang

13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Pengusaha Buka Suara Soal Pembatasan Gas Industri

13 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Restitusi Macet Jadi Ancaman UMKM

13 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Meski Putusan MA Inkrah, Pengasuh Ponpes Mahdiy Sidoarjo Resmi Laporkan Dugaan Keterangan Palsu ke Polisi

10 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Penerimaan Cukai Rokok Elektrik Tembus Rp1,7 Triliun hingga Kuartal III/2026

9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Trending di Nasional