Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

25 Tahun Siddigiyyah secara Mandiri Bantu Bangun 2.556 Rumah Warga Tanpa Bedakan Suku dan Agama

badge-check


					Joko Herwanto, Wali Talqin Thariqah Shiddiqiyyah, Ketua Umum Organisasi Shiddiqiyyah (ORSI), melektakan batu pertama pembangunan rumah warga, di Dusun Jatimenok, Desa Rejoso Pinggir, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang. Foto: kredonews.com/ priyo suwarno Perbesar

Joko Herwanto, Wali Talqin Thariqah Shiddiqiyyah, Ketua Umum Organisasi Shiddiqiyyah (ORSI), melektakan batu pertama pembangunan rumah warga, di Dusun Jatimenok, Desa Rejoso Pinggir, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang. Foto: kredonews.com/ priyo suwarno

Penulis: Arief H. Soesatyo  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG —  Thariqah Shiddiqiyyah melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah di Dusun Jatimenok, Desa Rejoso Pinggir, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang.

Senin, 22 Juni 2026, dilaksanakan peletakan batu pertama secara nasional sekitar 129 rumah. Acara dihadiri sekitar 100 orang mulai dari para pimpinan organisasi, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Joko Herwanto, selaku Wali Talqin Thariqah Shiddiqiyyah, Ketua Umum Organisasi Shiddiqiyyah (ORSI) sekaligus Walikota Shiddiqiyyah Indonesia, memberikan penjelasan mendalam mengenai program ini.

Warga Siddiqiyyah melakukan upacara peletakan batu pertama pembangunan rumah di atas tanah milik Suwaji, warga di Dusun Jatimenok, Desa Rejoso Pinggir, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang. Foto: kredonews.com/ priyo suwarno

“Selama 25 tahun berjalan, telah terbangun sebanyak 2.556 unit rumah di seluruh Indonesia, dengan rata‑rata lebih dari 100 unit setiap tahunnya. Tahun lalu (2025),  kami berhasil menyelesaikan 140 unit, dan untuk tahun ini tercatat sudah ada 129 unit yang terdaftar — insya Allah akan terus bertambah hingga setara atau bahkan melebihi capaian sebelumnya,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa program ini dilaksanakan secara mandiri penuh melalui semangat gotong royong, tanpa mengajukan permohonan bantuan maupun proposal ke pemerintah atau pihak luar.

“Prinsip kami adalah Sami‘na wa Ato‘na — mendengar dan melaksanakan dawuh sang Mursid. Seluruh unsur organisasi dari ORSID, OBSID, YPS, DIBRA, Kausar, hingga seluruh warga menyumbangkan tenaga, semen, keramik, genteng, dan doa sesuai kemampuan masing‑masing.” Tegas Joko.

“Kami tidak memandang suku, agama, maupun latar belakang penerima bantuan; ini adalah wujud persaudaraan bagi seluruh anak bangsa,” Turunya lagi.

Meski mandiri, program ini tetap terbuka dan inklusif bagi siapa saja yang ingin menjadi mitra kebaikan.

“Kami tidak menutup diri, siapa pun yang ingin bergabung bersama kami menyukseskan tujuan mulia ini sangat kami sambut baik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Joko menjelaskan bahwa pembangunan rumah syukur ini menjadi tradisi berkelanjutan yang dilaksanakan dalam tiga momen penting setiap tahun:

  • 17 Agustus untuk syukur kemerdekaan,
  • 28 Oktober untuk syukur Sumpah Pemuda,
  • 10 November untuk syukur jasa para pahlawan.

Semangat ini pun mulai menular ke lingkungan sekitar. Joko menambahkan bahwa di Jombang sendiri kini semakin banyak warga dan komunitas, bahkan Koramil setempat, yang turut tergerak untuk membangun rumah layak huni dengan semangat yang sama.

“Semoga semakin banyak pihak memiliki kesadaran yang serupa, sehingga semakin banyak saudara kita yang mendapatkan tempat tinggal yang layak, aman, dan penuh keberkahan,” pungkasnya.

Program ini telah berjalan secar konsisten selama 25 tahun, atas instruksi langsung Mursid Thariqah Shiddiqiyyah, Hadhratul Kiram Syekh Muhammad Mukhtarul Wahid Mujtaba Mukti, yang mengajarkan bahwa rasa syukur tidak cukup hanya diucapkan, melainkan harus dibuktikan lewat perbuatan nyata.

Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Najib,  menyampaikan bahwa penentuan lokasi pembangunan dilakukan melalui proses survei yang teliti dan penuh kehati‑hatian.

“Awalnya kami survei ke beberapa tempat, namun ada yang tidak bersedia dijadikan lokasi. Akhirnya kami menemukan lokasi yang tepat di sini milik Bapak Suwaji.

“Awalnya beliau menginginkan rumah dibangun di bagian depan, namun setelah diperiksa kondisi tanahnya sempit. Kami berkoordinasi dengan Sekretaris Desa, Kepala Dusun, dan Bapak Suwaji sendiri, akhirnya disepakati dibangun di bagian belakang yang luasnya cukup dan sudah bersertifikat jelas.”

“Nantinya akses jalan tetap diatur agar bisa digunakan juga untuk kebutuhan kedua anak beliau. Jika nanti pekerjaan berlangsung hingga malam dan sedikit mengganggu lingkungan, atas nama panitia saya memohon maaf yang sebesar‑besarnya,” jelasnya.

Kepala Desa Rejoso Pinggir,  Yoyok Sutrianto, menyambut baik kegiatan ini dengan rasa syukur.

“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih atas perhatian dan kebaikan dari keluarga besar Shiddiqiyyah. Dalam beberapa tahun terakhir anggaran desa untuk pembangunan rumah layak huni sangat terbatas.”

“Bahkan bantuan dari pemerintah kini harus melalui sistem data pusat yang sangat ketat. Hadirnya program mulia ini menjadi berkah tersendiri bagi warga kami. Semoga keikhlasan dan kegotongroyongan ini dibalas Allah SWT dengan rezeki yang berlipat ganda,” ujarnya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sosialisasi Dinsos Jombang: Kejaksaan Jadi Mitra Konsultan Hukum bagi Pengelola Lembaga Sosial

21 Juni 2026 - 21:59 WIB

Langkah Strategis, ISNU Jawa Timur Gelar Halaqoh Nasional Bahas Ekonomi dan Geopolitik Global

21 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketua APINDO Fathurrohman: Siapkan 1.200 Lapangan Kerja Hadapi Ancaman 1.000 PHK

21 Juni 2026 - 20:05 WIB

Menelisik Akar Terorisme (23): Raja Dikecam, Agama Diinjak

21 Juni 2026 - 18:57 WIB

Aksi Rusuh Konvoi di Tenggilis Mejoyo Surabaya, Polisi Ringkus 4 Tersangka Pelaku Asal Jombang

21 Juni 2026 - 18:03 WIB

Menelisik Akar Terorisme (22): Kaum Papist Memuja Berhala Terkutuk

20 Juni 2026 - 18:40 WIB

Viral Kasus Perampokan Rp76 Juta, Pelaku 22 Kali Tikam Korban Kini Sudah Ditangkap Polisi

20 Juni 2026 - 18:08 WIB

Polisi Lumajang Ringkus Dua dari Empat Pelaku Perampokan Uang dan Emas di Senduro

20 Juni 2026 - 17:21 WIB

DPRD Jombang Serap Aspirasi Aksi Demo Aliansi, GMNI dan dan BEM Undar

20 Juni 2026 - 16:09 WIB

Trending di News