Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

10 Menit Standing Applause untuk Papermoon Puppet Theatre dari Yogya yang Mengguncang Jerman

badge-check


					Inilah pertunjukkan Papermoon Puppet Theatre dari Yogyakarta yang sukses guncang penggemar theater di Jerman. Foto: instagram@riapaper Perbesar

Inilah pertunjukkan Papermoon Puppet Theatre dari Yogyakarta yang sukses guncang penggemar theater di Jerman. Foto: instagram@riapaper

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, YOGYAKARTA — Suara budaya dan seni melengking keras dari kelompok seni pertunjukan Papermoon Puppet Theatre dari Yogyakarta.

Selama seperempat abad berkarya, theater ini telah menorehkan perjalanan panjang dan gemilang sejak berdiri, menjadikan seni boneka bukan sekadar tontonan, melainkan media penyampaian pesan kemanusiaan yang diakui luas di dalam maupun luar negeri.

Kelompok ini didirikan secara resmi pada 2 April 2006 di Yogyakarta oleh pasangan seniman Maria Tri Sulistyani, yang menjabat sebagai direktur seni dan penulis naskah, serta Iwan Effendi, perupa sekaligus perancang dan pembuat boneka utama.

Pada tanggal 19-20 Juni 2026, kelompok ini mendapat undang tampil di Jerman. Karya menjadi heboh, bahan mendapat 10 menit applause standing.

Inilah pertunjukkan Papermoon Puppet Theatre dari Yogyakarta yang sukses guncang penggemar theatre di Jerman. Foto: instagram@riapaper

Boneka boneka kertas karya Papermoon Puppet Theater Yogyakarta. Foto: instagram@riapaper

Data pertunjukan tanggal 19–20 Juni 2026 di Jerman:

Tempat & Acara

– Nama Teater/Gedung: Opernhaus Chemnitz
​
– Lokasi Kota: Chemnitz, Sachsen, Jerman
​
– Nama Festival: Theater der Welt 2026
​
– Judul Pertunjukan: Stream of Memory (Perdana Eropa)
​
– Jadwal:
​
– Jumat, 19 Juni 2026 pukul 19.30 waktu setempat
​
– Sabtu, 20 Juni 2026 pukul 16.00 waktu setempat

Pada tanggal 19 dan 20 Juni 2026, Papermoon Puppet Theatre tampil dalam rangkaian festival internasional Theater der Welt 2026 di Opernhaus Chemnitz, kota Chemnitz, negara bagian Sachsen, Jerman.

Dalam kesempatan itu, mereka membawakan karya terbaru berjudul Stream of Memory sekaligus menandai penampilan perdana versi Eropa.

Pertunjukan dijadwalkan pada 19 Juni pukul 19.30 dan 20 Juni pukul 16.00 waktu setempat, memadukan boneka buatan tangan, gerak, musik, dan proyeksi visual tanpa dialog.

Dengan formasi inti berjumlah 10 hingga 15 orang, kelompok ini mengembangkan gaya khas yang memadukan seni rupa, gerak tubuh, tata cahaya, dan penceritaan yang minim dialog namun sarat makna.

Manggung di 35 Negara

Sejak awal berdiri, mereka telah menciptakan lebih dari 20 karya pertunjukan, antara lain Mwathirika, Puno (Letters to the Sky), dan 1200°, yang banyak mengangkat tema sejarah, ingatan kolektif, identitas, serta nilai kemanusiaan.

Hingga saat ini, Papermoon Puppet Theatre telah tampil sebanyak lebih dari 300 kali di berbagai kota besar dan festival seni di seluruh Indonesia.

Sementara untuk kancah internasional, mereka telah melanglang buana lebih dari 150 kali dan tampil di panggung pertunjukan serta festival bergengsi yang tersebar di 35 negara, seperti Inggris, Amerika Serikat, Australia, Jepang, Jerman, Prancis, Korea Selatan, dan India.

“Bagi kami, boneka bukan sekadar alat hiburan, melainkan sarana berkomunikasi lintas usia, bahasa, dan budaya. Kami ingin menyampaikan cerita yang bisa dirasakan semua orang lewat gerak dan ekspresi, tanpa perlu banyak kata,” ungkap Maria Tri Sulistyani.

“Kami menghormati tradisi wayang yang sudah ada, tapi kami juga ingin menciptakan bahasa baru. Setiap boneka kami buat sendiri dari bahan lokal, setiap gerakan dirancang untuk menyampaikan perasaan yang mendalam, agar cerita yang kami angkat bisa menyentuh hati penonton di mana pun mereka berada,” tambah Iwan Effendi.

Mengenai kebutuhan penyelenggara yang ingin mengundang kelompok ini tampil, besaran biaya tidak dipublikasikan secara terbuka.

Tarif ditetapkan secara fleksibel dan disesuaikan melalui kesepakatan langsung, tergantung pada jenis acara, durasi pertunjukan, jumlah anggota yang dibawa, lokasi pementasan, kebutuhan teknis panggung, serta biaya akomodasi dan transportasi.

Berdasarkan standar kelompok seni sejenis, kisaran biaya untuk pementasan di dalam negeri berkisar puluhan hingga ratusan juta rupiah, sedangkan untuk undangan ke luar negeri nilainya jauh lebih besar mengingat kebutuhan produksi dan perjalanan.

Untuk mendapatkan rincian resmi, pihak yang berminat dapat menghubungi manajemen melalui situs resmi papermoonpuppet.com, email [email protected], atau akun media sosial resmi mereka.

Keberhasilan ini menjadikan Papermoon Puppet Theatre sebagai salah satu duta budaya yang andal, yang terus memperkenalkan kekayaan dan kedalaman pemikiran seni Indonesia ke kancah dunia.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polres Gresik Kembalikan Motor Curian dan Tangkap 11 Tersangkanya

2 November 2026 - 09:21 WIB

Polres Gresik Sikat Peredaran Miras Ilegal di Ujungpangkah, Ratusan Botol Disita

2 November 2026 - 09:19 WIB

Menelisik Akar Terorisme (76): Mafia, Gangster Berbasis Kekuarga

1 November 2026 - 10:43 WIB

Legislatif-Eksekutif Bahas RAPBD 2027, Hadi Atmaji: Pintu Masuk Masa Depan Jombang

1 November 2026 - 09:48 WIB

APINDO Jombang Siap Bangun Rumah Janda Sulasih Warga Sambong Duran dalam Tempo Satu Bulan

31 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Menelisik Akar Terorisme (75): Martin Luther King Korban Keganasan Klan

31 Oktober 2026 - 06:20 WIB

Truk Angkut Bunga Angrek Terbakar, BPBD Jombang Puji Bantuan Warga Plumbon Gambang

31 Oktober 2026 - 05:40 WIB

Pemerintah Siapkan Hadiah Rp1 Triliun bagi Pemprov dan Pemkab/ Pemkot Pendukung MBG Terbaik

29 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Polres Jombang Ringkus 17 Pelaku Kriminal

29 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Trending di News