Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Ngeri Kirim Jasad Bayi Menggunakan Jasa Driver GoSend, Dialamatkan ke Jl. Tengku Amir Hamzah Sebelah Kuburan

badge-check


					Yusuf Ansyari, driver GoSend, menerima permintaan mengirimkan sebuah tas hitam di alamat Jl. Tengku Amir hamzag, sebelah kuburan, Medan, Kamis 8 Mei 2025, sekitar pukul 08.wib. Ternyata nama penerima menolak, setelah dibuka tas hitam itu berisi jasad bayi. Instagram@info_newsantara Perbesar

Yusuf Ansyari, driver GoSend, menerima permintaan mengirimkan sebuah tas hitam di alamat Jl. Tengku Amir hamzag, sebelah kuburan, Medan, Kamis 8 Mei 2025, sekitar pukul 08.wib. Ternyata nama penerima menolak, setelah dibuka tas hitam itu berisi jasad bayi. Instagram@info_newsantara

Penulis: Yusran Hakim   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MEDAN- Modus baru terjadi di Medan, membuang jasad bayi menggunakan jasa GoSedn, terjadi Kamis 8 Mei 2025. Saat itu Yusuf Ansyari, driver GoSend yang mengantarkan tas hitam  ternyata berisi  paket berisi mayat bayi.

Dia berhasil menemukan alamat dimaksud, di samping masjid di Medan terjadi pada Kamis pagi, 8 Mei 2025, sekitar pukul 08.00 WIB. Alamat dituju untuk mengirimkan paket kardus itu  di Jalan Tengku Amir Hamzah/Jalan Tengku Much Basri, Kecamatan Medan Timur, Sumatera Utara. Paket tersebut diarahkan ke kawasan pemakaman yang berada di samping masjid di wilayah tersebut.

Seperti diunggah pada akun [email protected], Kamis 8 Mei 2025, tampak di sadel belakang motor yang dikendarai Yusuf, ada sebuah tas hitam besar. Ternyata di dalamnya ada jasad bayi yang sudah tidak bernyawa.

Peristiwa ini ramai dibicarakan di media sosial dan menimbulkan keprihatinan masyarakat atas tindakan tidak manusiawi serta penyalahgunaan layanan pengiriman untuk tindakan kriminal.

Ia merasa sangat terkejut dan kaget saat mengetahui isi paket yang ia antar ternyata adalah jasad bayi yang sudah tidak bernyawa.  Ia tidak menyangka akan menemukan hal seperti itu, sehingga peristiwa ini membuatnya benar-benar syok dan menjadi perhatian warga sekitar.

Setelah menemukan mayat bayi di dalam paket, Yusuf, driver GoSend, segera meminta bantuan warga sekitar untuk membuka dan memeriksa isi paket tersebut. Setelah memastikan bahwa isinya adalah jasad bayi, Yusuf bersama warga langsung melaporkan temuan itu ke pihak berwenang agar mendapat penanganan dari kepolisian.

Belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian soal kasus buang bayi menggunakan jasa Gosend. Berdasarkan informasi yang tersedia, kasus penemuan bayi dalam paket GoSend di Medan sudah mendapat penanganan dari pihak kepolisian.

Polisi telah turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan terkait temuan jasad bayi tersebut dan mengamankan barang bukti untuk proses lebih lanjut.

Kronologi

Pada Kamis pagi, 8 Mei 2025, sekitar pukul 08.00 WIB, Yusuf Ansari, seorang driver ojek online, menerima orderan GoSend dari seseorang bernama Rudi di aplikasi.

Setelah membuka aplikasi permintaan, Yusuf bertemu dengan Rudi dan seorang wanita di depan Indomaret, Jalan KL Yos Sudarso, Medan, untuk mengambil paket berupa kotak kardus yang akan diantar ke penerima bernama Putri.

Tujuan pengantaran adalah ke Jalan Kapten Muchtar Basri, Kecamatan Medan Timur, tepatnya di samping masjid.

Setibanya di lokasi, Yusuf mencoba menghubungi Putri. Putri sempat meminta agar paket diserahkan ke marbot masjid, namun Yusuf menolak karena tidak ada orang di lokasi.

Setelah itu, Yusuf tidak bisa lagi menghubungi Putri maupun pengirim. Petugas GoSend itu kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk membuka paket tersebut. Saat dibuka, mereka menemukan mayat bayi di dalam kardus, terbungkus beberapa helai kain.

Warga dan Yusuf segera melaporkan temuan ini ke pihak berwenang. Polisi langsung turun ke lokasi dan saat ini kasus masih dalam penyelidikan. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Semangat Ikan Sepat Ikan Lele, Faturrohman: Makin Cepat Tidak Betele-tele untuk Musker Apindo Jombang

18 Juli 2026 - 15:34 WIB

Tuntut Keadilan, 50 Perwakilan Karyawan PT SGS Unjuk Rasa di Disnaker Jombang

17 Juli 2026 - 21:12 WIB

Runway Bandara Juanda Direvitalisasi, Airbus A380 Ditarget Bisa Mendarat

17 Juli 2026 - 20:25 WIB

ITS Pastikan Tak Ada Mahasiswa Gagal Kuliah karena Faktor Ekonomi

17 Juli 2026 - 19:53 WIB

Wibisono: Patut Diduga Langgar Tiga UU Sekaligus, Uang Anggota Rp124 M Dibelikan Tanah oleh Pengurus KPRI Jombang

17 Juli 2026 - 15:05 WIB

Kosmak Ungkap Dugaan Gurita Bisnis Besar yang Libatkan Nama Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 - 11:46 WIB

Kajian Kadin-TVRI: Piala Dunia Punya Efek Ekonomi Langsung Rp5 Triliun bagi RI

17 Juli 2026 - 10:17 WIB

300 Anggota Resah: Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Punya Beban Rp124 Miliar

17 Juli 2026 - 05:20 WIB

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

Trending di News