Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Warga Merusak Rumah Tersangka, Kasus Bocah 7 Tahun Tewas di Sambisirah Pasuruan

badge-check


					Polisi meringkus tersangka pelaku penganiayaan bcah 7 ahun hingga tewas di Dusun Areng-areng Selatan, Desa Sambisirah, Wonorejo, Pasuruan pada Sabtu, 9 Agustus 2025. Instagram@pasuruankekinian Perbesar

Polisi meringkus tersangka pelaku penganiayaan bcah 7 ahun hingga tewas di Dusun Areng-areng Selatan, Desa Sambisirah, Wonorejo, Pasuruan pada Sabtu, 9 Agustus 2025. Instagram@pasuruankekinian

Penulis:  Yoli Andi Purnomo   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PASURUAN — Kasus penganiayaan yang menewaskan HM (7) terjadi di Dusun Areng-areng Selatan, Desa Sambisirah, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur,  Sabtu, 9 Agustus 2025.

Korban ditemukan dalam kondisi luka parah di bagian kepala setelah diduga dianiaya oleh tetangganya sendiri, seorang pria bernama Afandi (22).

Iptu Joko Suseno, Kasi Humas Polres Pasuruan, menyatakan bahwa pelaku AF (22), merupakan tetangga korban yang memukul kepala HM dengan alat pertanian pecuk saat korban sedang bermain di teras rumahnya.

Setelah memukul korban, pelaku tidak melarikan diri dan justru memegang pecuk di tangan sambil duduk di depan rumah korban. Pelaku berhasil diamankan oleh pamannya dan kemudian diserahkan ke polisi. Korban dibawa ke rumah sakit namun meninggal akibat luka parah di kepala.

Polisi saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku untuk mengungkap motif di balik tindakannya. Warga sekitar melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian, dan polisi juga mengamankan lokasi kejadian untuk mencegah kerusuhan massa.

Pelaku menggunakan alat pertanian berupa pecuk (alat dengan besi dan gagang kayu) untuk memukul korban saat korban sedang bermain di teras rumahnya. Korban sempat dibawa ke rumah sakit, namun meninggal dunia setelah mendapat perawatan.

Pelaku, Afandi, diketahui merupakan tetangga korban yang rumahnya hanya berjarak sekitar 10 meter dari rumah korban.

Menurut informasi dari pihak kepolisian, Afandi diduga mengalami gangguan jiwa atau stres (ODGJ) dan pernah mengalami depresi akibat lama menganggur dan masalah rumah tangga (pisah ranjang dengan istrinya).

Kronologi kejadiannya bermula saat korban bermain di halaman rumah, tiba-tiba diserang oleh pelaku yang membawa pecuk.

Warga sekitar yang melihat peristiwa itu segera mengamankan pelaku dan melaporkan kasus ini ke aparat kepolisian, yang kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan membawa pelaku ke Mapolres Pasuruan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kasus ini mengundang kemarahan warga sekitar, yang kemudian melakukan perusakan terhadap rumah pelaku pada malam hari setelah insiden tersebut. Pihak kepolisian mengamankan lokasi dan pelaku guna mencegah kerusuhan lebih lanjut.

Warga yang emosi merusak kaca-kaca jendela dan beberapa bagian rumah, bahkan masuk dan merusak perabotan di dalam rumah.

Beberapa bagian rumah seperti kaca depan pecah dan atap depan juga ambruk. Perusakan berlangsung cepat setelah pemakaman korban dan polisi melakukan pengamanan lokasi untuk mencegah kerusuhan lebih lanjut. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

9 Siswa SDN 3 Kampungdalem Kediri Dibawa ke Puskesnas dan RS Gambiran

17 September 2026 - 17:07 WIB

200 Siswa dan Guru SMKN 1 Boyolangu Tulungagung Keracunan MBG

17 September 2026 - 17:03 WIB

77 Siswa dan Guru di Trenggalek Keracunan MBG, Dapur SPPG Disuspend 30 Hari

17 September 2026 - 16:40 WIB

KPK Geledah Kantor Pusat Dirjen ATR/BPN, Ini Daftar 8 Tersangka OTT Bogor

17 September 2026 - 15:36 WIB

Wali Murid Tolak Sumbangan SMAN 1 Jombang, Wibisono: Hapuskan Seluruh Pungutan di Sekolah!

16 September 2026 - 15:05 WIB

Polres Jombang Perkuat Literasi dan Etika Penggunaan AI bagi Pelajar SMA Negeri Jogoroto

16 September 2026 - 13:48 WIB

Respon Keresahan Warga, Polisi Jombang Sita Ratusan Botol Miras 

16 September 2026 - 13:28 WIB

Ratusan Mahasiswa UINSA Aksi Demo Tolak Muzaki Jabat Rektor Periode II

16 September 2026 - 13:24 WIB

Saat Diringkus KPK, Gus Arif: Bukan Milik Saya, Uang Ini Milik Menteri Yusron Wahid

16 September 2026 - 09:18 WIB

Trending di News