Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Wali Kota Mojokerto: Kita Harus Berani Menolak Bullying

badge-check


					Wali Kota Mojokerto: Kita Harus Berani Menolak Bullying. Dok.Humas Perbesar

Wali Kota Mojokerto: Kita Harus Berani Menolak Bullying. Dok.Humas

Penulis: Agung Sedayu | Editor: Gandung Kardiyono

KREDONEWS.COM, MOJOKERTO – Pemerintah Kota Mojokerto menyelenggarakan kegiatan sosialisasi terkait pencegahan perundungan, kenakalan remaja, serta pemanfaatan media sosial secara bijak bagi Forum Anak Kelurahan Sentanan.

Acara ini berlangsung di Kantor Kelurahan Sentanan pada Rabu (24/12/2025).

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menuturkan bahwa risiko terjadinya bullying semakin meluas seiring perkembangan teknologi digital.

Perundungan kini tidak hanya terjadi di dunia nyata, melainkan juga merambah ke ruang maya.

Situasi tersebut mendorong Pemkot Mojokerto untuk memberikan edukasi sejak dini agar anak-anak mampu mengenali sekaligus mencegah perilaku perundungan.

“Melalui forum ini kami ingin menanamkan pemahaman bahwa anak-anak bukan hanya berpotensi menjadi korban, tetapi juga bisa menjadi pelaku bullying,” ujar Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.

Ia menekankan bahwa anak-anak harus tumbuh dengan kondisi mental yang sehat serta terbebas dari praktik perundungan, baik di lingkungan sosial maupun di dunia digital.

Oleh karena itu, edukasi mengenai bullying menjadi bagian penting dalam perlindungan anak.

Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita juga memaparkan berbagai bentuk bullying, mulai dari kategori ringan hingga berat.

Ia menegaskan bahwa keberanian untuk bersuara merupakan langkah utama dalam pencegahan.

“Kita harus berani menolak bullying. Dengan berani bersuara, berarti kita turut mencegah terjadinya perundungan,” tambahnya.

Ning Ita mengingatkan agar anak-anak tidak terjebak sebagai pelaku maupun korban bullying.

Melalui sosialisasi ini, Pemkot Mojokerto berharap Forum Anak Kelurahan Sentanan dapat berperan menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari perundungan, sekaligus mewujudkan Kota Mojokerto sebagai kota layak anak.**

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Indonesia Dikepung Erupsi: Gunung Semeru dan Anak Krakatau Meletus Bersamaan Hari Ini

6 September 2026 - 19:16 WIB

Garuda Hentikan Layanan Penerbangan hingga Senin Siang

6 September 2026 - 19:01 WIB

Ada Promo Bright Gas Diskon Rp 25 Ribu, Begini Cara Dapatnya

4 September 2026 - 19:56 WIB

Praktik Curang Produsen Diduga Jadi Penyebab Naiknya Harga Beras

4 September 2026 - 19:45 WIB

Taman Wisata Alam Kawah Ijen Ditutup Sementara Imbas Karhutla

4 September 2026 - 19:33 WIB

Purbaya Pastikan Tak Ada Pengampunan Pajak Selama Masih Jabat

3 September 2026 - 18:37 WIB

RI Posisi ke-4 Kemiskinan Tertinggi Versi Bank Dunia, di Bawah Timor Leste

2 September 2026 - 19:02 WIB

Sertifikasi Halal Berpotensi Buat Harga Kosmetik RI Naik

2 September 2026 - 18:50 WIB

Koleksi Baru KBS, Kura-Kura Aldabra Raksasa Hadir untuk Pertama Kalinya

1 September 2026 - 20:00 WIB

Trending di Nasional