Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Viral Video dari Davos: Trump Tepuk Punggung Prabowo dan Memuji sebagai Pria Tangguh!

badge-check


					Hasil rekaman video penandantanganan perjanjian damai untuk Gaza, di Davos, Swiss, menyimpan kesan. Dimana Presiden Donold Trump menepuk punggung Presiden Prabowo, serta memujinya sebagai pria tangguh. Foto: tangkap layar video/ist
Perbesar

Hasil rekaman video penandantanganan perjanjian damai untuk Gaza, di Davos, Swiss, menyimpan kesan. Dimana Presiden Donold Trump menepuk punggung Presiden Prabowo, serta memujinya sebagai pria tangguh. Foto: tangkap layar video/ist

Penulis: Yusran Hakim  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, DAVOS– Presiden AS Donald Trump menepuk punggung Presiden Prabowo Subianto dan memujinya sebagai “pria tangguh” saat penandatanganan Piagam Dewan Perdamaian (Board of Peace) di Davos, Swiss.

Acara ini berlangsung pada 22 Januari 2026, di sela-sela World Economic Forum tahunan di Davos. Trump memimpin pembentukan Dewan Perdamaian untuk mendukung solusi dua negara di Gaza, dengan melibatkan berbagai pemimpin dunia.

Trump menyalami Prabowo dan Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban, lalu berkata, “Mereka berdua adalah pria yang tangguh,” sambil menepuk pundak Prabowo. Gestur ini menunjukkan hubungan baik keduanya, terekam dalam video resmi.

Prabowo duduk di sisi kiri Trump untuk menandatangani piagam, diikuti Orban di sisi kanan. Indonesia bergabung untuk menyuarakan penghentian kekerasan di Gaza, perlindungan sipil, dan dukungan kemanusiaan sesuai resolusi PBB.

Piagam Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang ditandatangani di Davos pada 22 Januari 2026 tidak tersedia secara lengkap dalam sumber-sumber publik yang ada saat ini.

 

Tujuan Utama Piagam

Dokumen ini bertujuan membentuk organisasi internasional baru untuk mengelola transisi di Gaza menuju solusi dua negara (two-state solution), dengan fokus pada penghentian kekerasan, perlindungan sipil, akses kemanusiaan, dan pemulihan tata kelola Palestina.

  • Diprakarsai AS di bawah Presiden Donald Trump sebagai ketua, dengan 19 negara termasuk Indonesia, Arab Saudi, Turki, Qatar, dan lainnya sebagai penandatangan.

  • Menekankan perdamaian di Gaza sebagai model untuk konflik global lainnya, termasuk pemulangan sandera dan harapan masa depan.

Indonesia bergabung untuk memastikan proses tidak mengabaikan hak Palestina, sambil menyuarakan posisi prinsipil melalui partisipasi di forum ini.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Saat Diringkus KPK, Gus Arif: Bukan Milik Saya, Uang Ini Milik Menteri Yusron Wahid

16 September 2026 - 09:18 WIB

4 Tersangka OTT BPN Bogor adalah Orang Kepercayaan Menteri Nusron Wahid

16 September 2026 - 06:55 WIB

Update KM Virgo 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 130 Dalam Pencarian

16 September 2026 - 05:11 WIB

Warga Bali Ledo Usung Jenazah Jowa Tana, Demo ke Polres Sumba Barat Polisi Keluarkan Tembakan

15 September 2026 - 22:05 WIB

Konpres KPK OTT di ATR/BTN Bogor: Tetapkan 3 Tersangka, Sita Uang Tunai Rp106,3 Miliar

15 September 2026 - 20:39 WIB

OTT di ATR/BPN Bogor, KPK Sita 20 Koper Berisi Rupiah dan Valas Medsos Sebut Milik Nusron Wahid

15 September 2026 - 19:59 WIB

Golkar Sarang Koruptor, KPK Ringkus Fahd El Fouz Kasus Suap HGB PT Summarecon

15 September 2026 - 19:29 WIB

Hanya 2 dari 27 Merk Beras Fortifikasi Lolos Uji, Kandungan Gizi tidak Sesuai SNI Ditarik dari Pasaran

15 September 2026 - 18:51 WIB

Dihantam Gelombang Laut Bawean, Tugboat BMT 20 Tenggelam 8 Awak Selamat

15 September 2026 - 17:46 WIB

Trending di News