Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Viral: PD Kanan Terbuka, Dokter Tak Segera Tutup, Kisah Pilu Pasien di RS di Malang

badge-check


					Foto IG @qorryauliarachmah Perbesar

Foto IG @qorryauliarachmah

Penulis: Jayadi  |  Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM-MALANG– Pengalaman kurang menyenangkan dialami seorang mantan pasien di sebuah rumah sakit swasta di Malang. Ia membagikan ceritanya usai mencuatnya kasus dugaan pelecehan oleh sejumlah tenaga medis yang belakangan ramai diperbincangkan publik.

Kisah itu dibagikan melalui akun Instagram Qorry Aulia Rachmah, @qorryauliarachmah. Dalam unggahannya, Qorry mengungkap bahwa kejadian yang ia alami terjadi pada akhir September 2022.

“Bismillah.. karna lg rame ttg pelecehan aku mau speak up ttg apa yg aku alami juga di bulan september akhir 2022 yg dimana terjadi di sebuah rs swasta di kota malang,” tulisnya pada Rabu (16/5/2025).

Kala itu, Qorry tengah mengalami sinusitis dan vertigo berat sehingga ia dilarikan ke IGD salah satu rumah sakit swasta di Malang. Pemeriksaan dilakukan oleh seorang dokter umum berinisial YA.

Jangan Anda Lewatkan

Baca juga: Viral: Dokter Kandungan Lakukan Pelecehan Raba-raba Organ Lain Saat USG

Baca juga: Kasus Perkosaan oleh dr Priguna Tidak Bisa Damai, Ini Penjelasannya

Dalam ceritanya, dokter tersebut meminta Qorry untuk mencatat nomor WhatsApp pribadinya dengan alasan hasil rontgen akan dikirim lewat pesan tersebut. Namun situasi berubah tak nyaman ketika oknum dokter YA melarang Qorry menutup bajunya usai pemeriksaan.

Dokter itu terlihat tergesa-gesa mengeluarkan ponselnya dan mengarahkannya ke tubuh Qorry. Ia merasa sangat tidak nyaman dan langsung bertanya apa maksud tindakan tersebut. Dokter YA hanya menjawab bahwa ia sedang membalas pesan temannya.

Namun Qorry merasa ada yang janggal. Ia menduga kuat dokter itu sebenarnya tengah mengambil foto atau video dirinya.

“Dia blg ‘sbntr saya lg bls wa tmn saya sbntr blm selesai’ tapi aku yakin dia bkn bls wa melainkan foto/video.”

Merasa tak aman, Qorry akhirnya memaksa menutup bajunya dan memilih segera meninggalkan ruangan.

“Emang bodoh aku saat itu ga berani kasar karna aku takut. Akhirnya aku cuna bilanb permisi dok, saya mau istrihat baru disitu dokter ta jeluar. Dan aku langsung chat tmnku yg jenguk tadi.”

Ia sempat berniat melapor kepada suster yang bertugas, namun niat itu diurungkan setelah mendengar bahwa dokter YA dikenal baik oleh para staf rumah sakit.

Dalam unggahannya, Qorry juga membagikan foto dokter yang diduga melakukan pelecehan, dengan wajah dan nama yang telah disensor. Unggahan tersebut pun menjadi viral dan mendapat banyak respons dari warganet.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada mereka yang telah mendukungnya:

“Assalamualaikum, bismillah, Terimakasih untuk semua yg sudah support saya, maaf saya tidak bisa balas 1 per 1”

Menanggapi pertanyaan yang masuk, Qorry menjawab tiga hal penting:

“1. Kenapa gak ungkap cctv?
Saya memang tidak punya bukti CCTV. Secara umum, CCTV tidak dipasang di dalam ruangan pasien di rumah sakit, terutama di ruang rawat inap atau ICU, karena hal itu menyangkut privasi dan hak pasien, Yg bisa saya berikan hanya info waktu terjadi di 27 september 2022 di ruang VIP kamar Alamanda kurang lebih kejadian terjadi di pukul 15.30 ba’da Ashar.”

“2. Beberapa orang udh tau juga dokter itu siapa, kok ga ada di google?
Iya benar. Data dokter prakter di RS tsb sejak kemarin sore sudah hilang dari google entah kenapa”

“3. Itu RS swasta cukup besar di malang?
Iya benar. RS cukup besar di malang”

Terakhir, Qorry menyampaikan akan terus memberikan pembaruan informasi jika ada perkembangan baru.

“InsyaAllah kabar terbaru apapun akan selalu saya update, sekali lagi terimakasih yg sudah support dan kalian byk jg yg speakUp.”

Ia menyebut bahwa pihak rumah sakit telah memanggil dokter yang dimaksud dan menyuruhnya pulang lebih awal. Namun hingga saat ini, belum ada komunikasi dari pihak dokter maupun rumah sakit kepadanya.

“Sampai detik ini belum ada pihak dokter maupun RS yg menghubungi saya.” pungkasnya

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Upacara 17 Agustusan Paling Nyeleneh: Kursi VIP di Gedung Sate untuk Petani, Nelayan, Tukang Sapu dan Rakyat Jelata

18 Agustus 2026 - 21:19 WIB

SignAloud, Sarung Tangan Sakti bagi Tunarungu/Wicara

18 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Mobil Brio Tabrak Truk Angkut Gas Alam di Tol Sumo Terbakar, Satu Anak Tewas

18 Agustus 2026 - 09:26 WIB

KPJ Damansara Specialist Hospital 2, Rumah Sakit Layaknya Hotel

18 Agustus 2026 - 07:39 WIB

Diduga Peras Warga Terkait Judol, Dua Oknum Polisi Diamuk Warga di Gresik

17 Agustus 2026 - 16:35 WIB

Insiden di Rolak 9 Sidoarjo, Motor Sudah Ditemukam tapi Korban Masih Hilang

17 Agustus 2026 - 16:00 WIB

ASN Wonosobo Sembunyikan 600 Kartu PKH dan Kuasai Uang Bansos 2018-2026

17 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Update Gempa Flores: 47 Korban Tewas, 5.000 Orang Mengungsi

16 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Dapur SPPG Puri Mojokerto Meledak dan Terbakar, 5 Orang Terluka

16 Agustus 2026 - 18:04 WIB

Trending di News