Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Tubir Telaga Sarangan Ambrol, Tiga Orang dan 8 Unit Motor Turut Tecebur Danau

badge-check


					Petugas BPBD dan keamanan Telaga Sarangan, Magetan, dikerahkan untuk membantu menyelamatan tiga orang wisatawan dan 8 unit morot yang tercebut ke telaga. Hal itu disebutkan tanggul bibir (tubir) telaga Sarangan mengalami ambrol, Sabut 17 Janjuari 2026. Foto: kredonews.com/ bambang tjuk winarno Perbesar

Petugas BPBD dan keamanan Telaga Sarangan, Magetan, dikerahkan untuk membantu menyelamatan tiga orang wisatawan dan 8 unit morot yang tercebut ke telaga. Hal itu disebutkan tanggul bibir (tubir) telaga Sarangan mengalami ambrol, Sabut 17 Janjuari 2026. Foto: kredonews.com/ bambang tjuk winarno

Penulis: Bambang Tjuk Winarno   |    Editor:  Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MAGETAN-  Terjadi insiden ambrol talud bibir (tubir)  Telaga Sarangan, Magetan, Jawa Timur,  Sabtu (17/01/2026).

Kejadian itu mengakibatkan 3 wisatawan yang sedang asyik  menikmati keindahan alam di tepian telaga sambil mengabadikannya dengan ponsel, termasuk 8 unit sepeda motor terparkir, dikabarkan turut amblas terjebur masuk telaga.

Tim SAR BPBD dan relawan kebencanaan setempat saat ini tengah berupaya melakukan pencarian, dan evakuasi para korban dan kendaraan bermotor.

Dari upaya itu, ketiga korban berhasil dievakuasi. Namun, identitas ketiga korban masih dalam pendataan para petugas yang menanganinya.

Kondisi kesehatan para korban, seorang diantaranya dirujuk ke Puskesmas Plaosan, karena mengalami luka-luka di tubuhnya.

Korban ini memerlukan penanganan medis lanjutan. Sedangkan dua korban lainnya dalam kondisi sadar, dan dalam perawatan petugas kesehatan jejaring PSC 119 di Pos Polisi Sarangan.

 

Data Korban

Sementara 4 dari 8 unit sepeda motor milik wisatawan yang turut terperosok bersamaan material, dan terjebur ke perairan pinggir telaga sedalam 7 meter, itu berhasil diangkat para petugas SAR.

Para petugas yang melakukan pencarian menggunakan sejumlah parahu karet, termasuk perlengkapan terkait SAR lainnya.

“Sementara data yang masuk, jumlah korban sebanyak 3 orang. Semua selamat. 1 orang dirujuk ke Puskesmas Plaosan karena terluka. Sedangkan 2 orang hanya kaget, dan dirawat tenaga PSC 119 di Pos Polisi Sarangan.

Untuk identitas korban belum tahu, karena petugas masih bekerja di lapangan,” jelas Reny Wahyu Puspitasari, Operator Pusdalops BPBD Magetan, kepada koresponden.

Seorang anggota Tim SAR, Eka, mengatakan peristiwanya berawal sejumlah wisatawan domestik yang mengendarai sepeda motor, berhenti dan memarkir motornya di tepian Telaga Sarangan.

Lokasinya, berada di sisi Selatan Pulau Putri yang bertengger di tengah telaga.

Dikenyamanan itu, para wisatawan terlihat asyik menikmati kemolekan beningnya telaga berlatar hijaunya bebukitan Gunung Lawu. Mereka juga mengisi kenangannya, dengan mengabadikannya menggunakan ponsel masing-masing.

Namun tanpa disadari para pengunjung, tiba-tiba area tempatnya berpijak ambrol hingga ‘menyedot’ wisatawan, termasuk kendaraannya turut terjerumus masuk telaga.

Teriakan bercampur tangis ketakutan diantara para korban dan pengunjung lainnya, langsung memenuhi ruang lokasi kejadian.

“Mereka memarkir kendaraannya di pinggir telaga, lalu berfoto ria dengan ponselnya. Namun tiba-tiba di lokasinya itu longsor. Sebanyak 3 wisatawan dan 8 motor ikut amblas. Namun para korban berhasil dievakuasi dan selamat,” tutur Eka.

Menurutnya, volume longsor diperkirakan memiliki dimensi panjang 70 meter, lebar 2 meter dan ketinggian 9 meter. Bencana itu disebabkan karena curah hujan di lokasi kejadian, hingga berdampak lembeknya struktur tanah dan memicu longsor.

Sementara Kepala Kelurahan Sarangan, Hadi Ekdal, membenarkan adanya kejadian itu. Menurutnya tidak terdapat korban jiwa, melainkan hanya mengalami luka lecet dan trauma.

Dia katakan, jumlah sepeda motor yang sudah berhasil dievakuasi para petugas sebanyak 4 unit. Sedangkan sisanya hingga kini masih dalam upaya pencarian.

“Korban jiwa tidak ada. Hanya luka lecet dan kaget trauma akibat kejadian itu. Para korban itu pengunjung yang sedang menikmati Telaga Sarangan. Dan saat ini petugas masih mencari sisa sepeda motor yang belum ditemukan,” kata Hadi.  **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Jombang Hearing Rencana PHK 1.000 Orang PT SGS, Karyawan Minta Buka Data

17 Juni 2026 - 12:35 WIB

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Korban PHK Masih Dapat Gaji Selama 6 Bulan, Ini Syaratnya

16 Juni 2026 - 20:36 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist

KA Pandalungan 2 Relasi Gambir-Jember Mulai 18 Juni, Diskon 30 Persen

15 Juni 2026 - 20:32 WIB

Menelisik Akar Terorisme (19): Betapa Kejam dan Kelam Perang Daud

15 Juni 2026 - 20:19 WIB

Harga BBM Pertamina, Shell, dan BP Pekan Ketiga Juni 2026, Ini Daftar Lengkapnya

15 Juni 2026 - 20:18 WIB

Trending di Nasional