Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Tim SAR Temukan Abiem Pelajar yang Hilang 3 Hari di Gunung Kaba, Dalam Kondisi Lemas tak Berpakaian

badge-check


					Tim SAR Gabungan, TNI, Polri dan warga masyarakat berhasil menemukan Abiem Briliant, 16, pelajar SMK Negeri 2 Lebongl, sasal Desa Tangua Uram Jaya, Kabupaten Lebong, Bengkulu. Ia dilaporkan hilang di Gunung Kabar selama tiga hari sejak 17 Januari 2026. Foto: Instagram@adi_irawan_dje Perbesar

Tim SAR Gabungan, TNI, Polri dan warga masyarakat berhasil menemukan Abiem Briliant, 16, pelajar SMK Negeri 2 Lebongl, sasal Desa Tangua Uram Jaya, Kabupaten Lebong, Bengkulu. Ia dilaporkan hilang di Gunung Kabar selama tiga hari sejak 17 Januari 2026. Foto: Instagram@adi_irawan_dje

Penulis: Sri Muryanto   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BENGKULU-  Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang pelajar  bernama Abiem Briliant atau Abim Briliant, 16, yang  hilang saat mendaki Bukit Kaba (juga disebut Gunung Kaba), Rejang Lebong, Bengkulu, dan ditemukan dalam kondisi lemas serta kedinginan setelah tersesat beberapa hari.

Abiem memulai pendakian pada Sabtu, 17 Januari 2026, pukul 16.30 WIB, bersama satu atau lima temannya dari pos jaga Pokdarwis Bukit Kaba, Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang.

Ia terpisah pada Minggu, 18 Januari 2026, sekitar pukul 22.45 WIB atau pagi hari, dilaporkan hilang setelah pamit ke tenda untuk membeli es dan linglung. Tim gabungan mencari jejak seperti tas, pakaian, dan uang Rp10.000 miliknya.

Pencarian dimulai Senin, 19 Januari 2026, pukul 09.00 WIB, melibatkan 50 personel dari Basarnas, Polres, TNI, relawan SAR, dan Pokdarwis; jalur pendakian ditutup sementara.

Abiem ditemukan hidup sekitar pukul 11.00 WIB, meringkuk kedinginan 400 meter dari jalur evakuasi kendaraan atau 50 meter dari jalur pendakian. Ia mengalami dehidrasi berat karena ini pengalaman mendaki pertamanya di jalur asing.

Saat ditemukan, kondisinya memprihatinkan: lemas, kedinginan, dan tersesat selama sekitar tiga hari.

Korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Sumber Urip untuk perawatan medis, lalu diserahkan ke keluarga. Berasal dari Desa Tangua, Uram Jaya, Lebong, Bengkulu, ia adalah siswa SMK Negeri 2 Lebong.

Pelajar itu  hilang di Bukit Kaba (atau disebut Gunung Kaba), Rejang Lebong, Bengkulu, setelah tersesat selama tiga hari dan ditemukan dalam kondisi lemas.
 Keluarga melaporkan kehilangan ke polisi, memicu operasi SAR gabungan mulai Senin, 19 Januari 2026, pukul 09.00 WIB, dengan 50 personel dari Basarnas, Polres Rejang Lebong, TNI, relawan, dan Pokdarwis; jejak seperti tas, pakaian, serta uang Rp10.000 ditemukan.

Abiem ditemukan hidup pukul 11.00 WIB pada 19 Januari 2026, meringkuk kedinginan sekitar 400 meter dari jalur evakuasi kendaraan atau 50 meter dari jalur pendakian utama.

Kondisinya memprihatinkan: dehidrasi berat, lemas total, dan kedinginan setelah tersesat tiga hari di pengalaman mendaki pertamanya pada jalur asing.

Ia dievakuasi ke Puskesmas Sumber Urip untuk perawatan, lalu diserahkan ke keluarga di Desa Tangua Uram Jaya, Lebong.

Kronologi

  • Sabtu, 17 Januari 2026, pukul 16.30 WIB: Abiem memulai pendakian dari Pos Jaga Pokdarwis Bukit Kaba, Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, bersama 1 rekan awal (Junio) lalu bergabung dengan 4 pendaki lain (total 6 orang, 2 laki-laki termasuk korban, 4 perempuan) yang dikenal via Instagram; ini pengalaman mendaki pertamanya di jalur tersebut.

  • Sabtu malam-Minggu pagi, 18 Januari 2026: Rombongan camping semalam di Pos 1; pagi hari di persimpangan Gajah, Abiem berpisah dari rombongan dengan alasan turun duluan ke pos jaga atau pamit ke tenda beli es, lalu linglung dan tak kembali; terakhir terlihat memakai baju hitam, celana batik, topi hitam, tas carrier merah.

  • Minggu, 18 Januari 2026, pukul 22.45 WIB: Rekan melaporkan hilang ke Pos Jaga Pokdarwis; keluarga diberi tahu.

  • Senin, 19 Januari 2026, pukul 00.30 WIB: Laporan resmi ke Polsek Selupu Rejang.​

  • Senin, 19 Januari 2026, pukul 08.30-09.00 WIB: Operasi SAR gabungan dimulai (50 personel Basarnas, Polres Rejang Lebong, TNI, relawan SAR, Pokdarwis); jalur pendakian ditutup sementara; jejak tas, pakaian, uang Rp10.000 ditemukan.

  • Senin, 19 Januari 2026, pukul 11.00 WIB: Abiem ditemukan hidup, meringkuk kedinginan 50 meter dari jalur pendakian utama atau 400 meter dari jalur evakuasi kendaraan, kondisi lemas dan dehidrasi berat.

  • Senin, 19 Januari 2026, siang hari: Dievakuasi ke Puskesmas Sumber Urip untuk perawatan medis darurat.

  • Senin sore, 19 Januari 2026: Diserahkan ke keluarga di Desa Tangua Uram Jaya, Lebong, untuk dipulangkan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

APINDO Jombang Siap Bangun Rumah Janda Sulasih Warga Sambong Duran dalam Tempo Satu Bulan

31 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Menelisik Akar Terorisme (75): Martin Luther King Korban Keganasan Klan

31 Oktober 2026 - 06:20 WIB

Truk Angkut Bunga Angrek Terbakar, BPBD Jombang Puji Bantuan Warga Plumbon Gambang

31 Oktober 2026 - 05:40 WIB

PIHPS Catat Harga Cabai di Jatim Turun Tajam, Rawit Merah Kini Rp45 Ribu per Kg

30 Oktober 2026 - 19:22 WIB

BMKG Ungkap Musim Hujan di Jawa Timur akan Berlangsung Selama Empat Bulan Saja

30 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Gubernur Khofifah Buka 4.807 Lowongan Kerja di Job Fair Inklusif 2026

29 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Pemerintah Siapkan Hadiah Rp1 Triliun bagi Pemprov dan Pemkab/ Pemkot Pendukung MBG Terbaik

29 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Polres Jombang Ringkus 17 Pelaku Kriminal

29 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Wasev Sterad Mabes TNI Turun ke Klitih Plandaan Meninjau dan Evaluasi TMMD 130

29 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Trending di News