Menu

Mode Gelap

Headline

Tiga Wanita Pulang Besuk Anak Disambar KA Tawang Jaya di Batang, Satu Meninggal Dua Luka-luka

badge-check


					Rangkaian KA menyambar tiga wanita yang sesdang berjalan di KM 72 plus 800 jalur antara Stasiun Kuripan-Ujungnegoro. Masuk Desa Ujungnegoro, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang. Rabu (25/2/2026) pukul 12.51 WIB. Foto: ist Perbesar

Rangkaian KA menyambar tiga wanita yang sesdang berjalan di KM 72 plus 800 jalur antara Stasiun Kuripan-Ujungnegoro. Masuk Desa Ujungnegoro, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang. Rabu (25/2/2026) pukul 12.51 WIB. Foto: ist

Penulis: Sri Muryanto  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BATANG– Habis jenguk anak sakit, tiga orang pejalan kaki asal Desa Ujungnegoro tertemper KA Tawang Jaya (Semarang Poncol-Pasar senen) di KM 72 plus 800 jalur antara Stasiun Kuripan-Ujungnegoro. Masuk Desa Ujungnegoro, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Persitiwa itu terjadi pukul 12.51 WIB, Rabu (25/2/2026),  mereka bertiga pejalan kaki dari Desa Ujungnegoro, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, tertabrak KA Tawang Jaya (rute Semarang Poncol-Pasar Senen) pada Rabu, 25 Februari 2026, pukul 12.51 WIB di KM 72+800 jalur antara Stasiun Kuripan-Ujungnegoro.

Korban baru saja menjenguk anak yang sakit sebelum berjalan kaki di pinggir jalan usaha tani tak beraspal dekat jalur kereta, dari arah timur ke barat. Mereka tertimpa kereta yang datang dari arah yang sama, menyebabkan satu orang meninggal dunia dan dua luka-luka.

Identitas Korban

KA Tawang Jaya berhenti luar biasa untuk pemeriksaan, dinyatakan aman, dan melanjutkan perjalanan pukul 12.55 WIB. Kapolres Batang AKBP Veronika dan Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif memberikan konfirmasi kejadian.

Identitas lengkap korban dalam kecelakaan KA Tawang Jaya di Desa Ujungnegoro belum sepenuhnya dirinci di berita terkini.

Polres Batang dan pihak KAI Daop 4 Semarang telah memberikan pernyataan resmi terkait kecelakaan KA Tawang Jaya di Desa Ujungnegoro pada 25 Februari 2026.

Kapolres Batang AKBP Veronika menyatakan bahwa tiga korban berjalan kaki di pinggir jalan usaha tani tak beraspal dekat jalur kereta dari arah timur ke barat.

Saat bersamaan KA Tawang Jaya datang dari arah yang sama, menyebabkan satu korban meninggal dan dua luka-luka; korban berjalan dari arah Semarang ke Jakarta.

Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif menyebut kejadian terjadi pukul 12.51 WIB di KM 72+800 jalur hilir.

KA berhenti luar biasa untuk pemeriksaan, dinyatakan aman, dan berangkat lagi pukul 12.55 WIB; KAI menyayangkan kejadian dan imbau masyarakat tak berkegiatan di jalur kereta.

Berikut kronologi kecelakaan KA Tawang Jaya di Desa Ujungnegoro, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, pada 25 Februari 2026, disusun secara point-to-point berdasarkan laporan resmi.

Kronologi

  • Sebelum Kejadian: Tiga perempuan warga Desa Ujungnegoro (Rutinah 54 tahun, Dasti 60/63 tahun, Darminah 37/53 tahun) menjenguk keluarga yang kecelakaan di Desa Karanggeneng, lalu berjalan kaki berjajar dari arah timur (Desa Karanggeneng) ke barat (Ujungnegoro) melalui pinggir jalan usaha tani tak beraspal dekat jalur rel kereta; jalur ini sering dipakai warga sebagai jalan pintas.

  • Pukul 12.51 WIB: KA Tawang Jaya (rute Semarang Poncol-Pasar Senen) melintas di KM 72+800 jalur hilir antara Stasiun Kuripan-Ujungnegoro dari arah timur ke barat dengan kecepatan operasional, menabrak ketiga korban yang berjalan searah; tubuh korban terseret sekitar 10 meter.

  • Pasca-Tabrakan: Satu korban (Rutinah) meninggal di tempat, dua lainnya (Dasti dan Darminah) luka-luka dan dirawat di IGD; warga sekitar panik karena jalur rel sering dipakai tidak resmi.

  • 12.51-12.55 WIB: KA berhenti luar biasa untuk pemeriksaan sarana oleh petugas KAI, dinyatakan aman, lalu melanjutkan perjalanan.

  • Respons Awal: Kapolres Batang AKBP Veronika dan Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif tiba di lokasi, mengonfirmasi kejadian dan mengimbau warga tidak beraktivitas di jalur kereta. **

Suivis
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mafia Izin Pertambangan, Kejati Meringkus Tiga Pejabat Utama ESDM Pemprov Jatim

17 April 2026 - 23:23 WIB

24 Jam Operasi SAR Evakuasi 8 Jenazah, Korban Helikopter Jatuh di Hutan Tapang Tingan Sekadau

17 April 2026 - 22:42 WIB

Bahlil Kode Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi dalam Waktu Dekat

17 April 2026 - 20:20 WIB

KEK Industri Halal Sidoarjo Siap Tarik Investasi Global, Incar Rp 97,8 Triliun

17 April 2026 - 20:02 WIB

Jaga Stabilitas dan Ketertiban, FPII Laporkan Jusuf Kalla ke Polda Metro Jaya

17 April 2026 - 18:38 WIB

Kejati Sita Uang Rp2,3 Miliar Terkait Dugaan Pungutan Liar Dinas ESDM Jatim

17 April 2026 - 17:15 WIB

Membawa Materi Koreksi Rezim, Aktivis GMNI Jombang Unjuk Rasa dan Berdialog dengan Dewan

17 April 2026 - 15:53 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri 8): Kejahatan di Jalur Emas

17 April 2026 - 15:31 WIB

Dua Tim KPK Turun ke Pemkab Jombang, Bicara Gratifikasi dan LHKPN

17 April 2026 - 14:48 WIB

Trending di News