Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Tembus Rp 120 Ribu, Harga Cabai Rawit di Kota Malang

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Penulis: Sapteng Mukti Nunggal | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, MALANG-Harga cabai rawit di Kota Malang semakin tak terkendali menjelang Lebaran 2026. Hari ini, harga cabai rawit tembus Rp 120 ribu per kilogram. Melambungnya harga cabai rawit diduga akibat kondisi cuaca yang tak menentu.

Selain cabai rawit, harga bahan pokok dan komoditas lain juga terpantau terus merangkak naik di sejumlah pasar tradisional di Kota Malang. Pedagang menyebut, kenaikan harga komoditas termasuk cabai rawit akibat tingginya permintaan pasar sedangkan stok barang terbatas.

“Harga cabai rawit sekarang Rp 120 ribu per kilo. Naiknya hampir setiap hari,” ungkap Mustika pedagang di Pasar Sawojajar, Kota Malang, Rabu (11/3/2026).

Mustika mengatakan, bahwa harga cabai rawit akan terus mengalami kenaikan hingga mendekati Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

“Kemungkinan akan naik lagi biasanya mendekati Lebaran,” katanya.

Sementara Anis pedagang daging di pasar yang sama turut mengatakan, jika harga daging sapi mulai mengalami kenaikan sejak Tahun Baru Imlek beberapa waktu lalu.

“Harga daging sapi yang bagus Rp 135 ribu per kilogram. Kalau jenis daging rawonan Rp 115 ribu per kilogram,” bebernya.

Menurut Anis, harga daging sapi berpotensi kembali naik menjelang Lebaran karena meningkatnya kebutuhan masyarakat.

“Biasanya ketika maleman akan naik lagi mendekati Lebaran. Tapi biasanya ada pemberitahuan dulu dari RPH kalau ada kenaikan harga,” ungkapnya.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menuturkan telah melakukan pemantauan secara langsung di sejumlah pasar tradisional untuk memastikan ketersediaan bahan pokok di pasar jelang Lebaran 2026.

Wahyu mengaku pemantauan langsung dilakukan secara langsung bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang dengan meninjau Pasar Sawojajar, pusat perbelanjaan, distributor, hingga gudang Bulog. Hasil sidak, Wali Kota mengatakan bahwa memang terjadi kenaikan harga pada beberapa komoditas, terutama cabai rawit.

Berdasarkan pemantauan tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), kenaikan harga dipicu oleh faktor cuaca yang memengaruhi produksi di tingkat petani.

“Kami sudah cek langsung ke hulu, ke petani. Harga dari petani memang sudah cukup tinggi karena faktor hujan. Di petani sekitar Rp 80 ribu per kilogram, sementara di Pasar Sawojajar tadi sekitar Rp 120 ribu,” kata Wahyu kepada wartawan usai sidak.

Sementara untuk menekan kenaikan harga, Pemkot Malang berencana berkoordinasi dengan TPID serta menjajaki kerja sama antar daerah guna mencari pasokan cabai dengan harga lebih stabil.

Selain itu, pemerintah juga akan menyiapkan program Warung Tekan Inflasi sebagai upaya intervensi harga di pasaran.

“Kami akan segera rapat dengan TPID untuk mencari skenario penekanan harga,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga menyampaikan, bahwa untuk bahan pokok lain seperti beras, kondisi stok masih relatif aman dan kenaikan harga tidak terlalu signifikan.

“Dari Bulog disampaikan stok beras aman hingga sekitar 10 bulan ke depan. Beras SPHP maupun bantuan pangan juga siap digelontorkan, jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” pungkasnya.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jatim Siapkan Progam Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Mulai 1-31 Agustus 2026

31 Juli 2026 - 18:39 WIB

PLN Tambah Stasiun Pengisian Daya Mobil Listrik di Tol Solo-Ngawi

31 Juli 2026 - 17:11 WIB

Daftar Lengkap Harga Emas Tiga Jenama Pegadaian pada Kamis

30 Juli 2026 - 19:07 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi di Selat Bali

30 Juli 2026 - 18:54 WIB

Harga Komoditas Pangan Berisiko Naik karena El Nino

30 Juli 2026 - 18:33 WIB

Misi Dagang Jatim di Hong Kong Bukukan Kesepakatan Transaksi Rp12 Triliun

29 Juli 2026 - 19:38 WIB

BRI Tunjukkan Peran Motor Utama Pembiayaan Sektor Perumahan Nasional

29 Juli 2026 - 19:24 WIB

Tahun Depan Gaji Peserta Magang Nasional Bakal Naik

28 Juli 2026 - 19:45 WIB

Zulhas Bantah Ada Pengadaan Proyek Kipas Angin Kopdes Rp 1,8 T

28 Juli 2026 - 19:15 WIB

Trending di Nasional