Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Teguh Gunarko: Korban Keracunan MBG di Mojokerto Membengkak Jadi 349 Orang

badge-check


					Jumlah korban keracunan soto ayam MBG di Mojokerto  hingga Senin, 12 Januri 2026, membengkak menjadi 349 orang.  Dapur produksi Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Bina Bangsa Semarang 03 yang operasionalnya dihentikan sementara berada di Dusun Rejeni, Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo. Foto: Instagram@kabatredepanmojokerto
Perbesar

Jumlah korban keracunan soto ayam MBG di Mojokerto hingga Senin, 12 Januri 2026, membengkak menjadi 349 orang. Dapur produksi Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Bina Bangsa Semarang 03 yang operasionalnya dihentikan sementara berada di Dusun Rejeni, Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo. Foto: Instagram@kabatredepanmojokerto

Penulis: Gandung Kardiyono  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDNONEWS.COM, MOJOKERTO- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mojokerto, Teguh Gunarko, menyatakan data jumlah korban keracunan MBG mencapai 349 orang per Senin, 12 Januari 2026.

Ia mengungkapkan rincian ini berdasarkan laporan dari 13 fasilitas kesehatan di wilayah Kutorejo, Pacet, dan sekitarnya.

Data tersebut dikumpulkan dari rumah sakit seperti RSUD Prof dr Soekandar (42 orang dirawat), RS Sumberglagah (27 orang), serta puskesmas setempat, dengan 159 masih dirawat dan 190 telah pulang.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Mojokerto turut memverifikasi melalui koordinasi dengan Direktur RSUD Prof dr Soekandar, dr Gigih Setijawan.

Teguh Gunarko menyampaikan update ini pada pukul 12.00 WIB hari yang sama, menunggu pembaruan dari RS Sumberglagah dan RSUD dr Wahidin Sudirohusodo.

Informasi serupa juga disebutkan dalam pernyataan Dinkes Pemkab, menegaskan penanganan optimal bagi korban termasuk santri, siswa, guru, dan wali murid.

Keracunan massal ini terkait menu soto ayam MBG yang disajikan untuk 2.679 porsi di sekitar 20 sekolah dan pesantren di Kecamatan Kutorejo, dengan gejala muncul sejak Jumat malam, 9-10 Januari 2026, seperti mual, muntah, pusing, demam, dan diare.

Operasional SPPG di Desa Wododadi sementara dihentikan, sementara tim gabungan dari Dinkes, Polres, dan Kodim Mojokerto melakukan investigasi.

Kasus ini melibatkan ponpes seperti Al Hidayah dan Annur, serta sekolah negeri/swasta di Desa Wododadi dan Singowangi, dengan korban mayoritas anak-anak namun juga dewasa yang membawa pulang makanan.

Sekda Mojokerto Teguh Gunarko dan Direktur RSUD Gigih Setijawan mengonfirmasi penanganan terus berlangsung.  **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

MBG Dihentikan Sementa saat Libur Sekolah

17 Juni 2026 - 20:06 WIB

PT Pegadaian XII Surabaya Resmikan Jembatan Gantung di Temas Batu dan 100 Mushaf dan Paket Siswa

17 Juni 2026 - 19:42 WIB

Menelisik Akar Teroris (20): Para Penjahat dan Gerilyawan

17 Juni 2026 - 18:59 WIB

2027 Polri Minta Tambah Anggaran Rp61 Triliun Menjadi Rp184 Triliun

17 Juni 2026 - 17:17 WIB

Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji Hadiri Doa Bersama Sambut Tahun Baru Hijriah 1448

17 Juni 2026 - 13:46 WIB

Komisi D DPRD Jombang Hearing Rencana PHK 1.000 Orang PT SGS, Karyawan Minta Buka Data

17 Juni 2026 - 12:35 WIB

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Korban PHK Masih Dapat Gaji Selama 6 Bulan, Ini Syaratnya

16 Juni 2026 - 20:36 WIB

Trending di Nasional