Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Strategi Pertahanan India: T-72, S-400 Plus Kerja Sama dengan Rusia

badge-check


					Strategi Pertahanan India: T-72, S-400 Plus Kerja Sama dengan Rusia Perbesar

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS, KHASMIR– Angkatan Darat India diketahui memobilisasi tank tempur utama T-72 dalam rangka Operasi Sindoor, yang berlangsung antara 7 hingga 10 Mei 2025. Tank-tank ini ditempatkan di posisi strategis dekat perbatasan dengan Pakistan untuk mengamankan wilayah sebelum serangan militer India terhadap fasilitas-fasilitas yang diduga menjadi markas kelompok bersenjata di wilayah yang dikelola Pakistan.

Tujuan utama penggunaan tank T-72 adalah untuk menghancurkan jalur-jalur yang biasa digunakan kelompok bersenjata untuk menyusup ke wilayah India, sekaligus menyerang pos-pos musuh yang diketahui memfasilitasi kegiatan penyusupan.

Seorang perwira Angkatan Darat India menegaskan, serangan ini dilakukan setelah analisis intelijen yang cermat terhadap lokasi-lokasi yang menjadi basis operasi kelompok tersebut.

Operasi Sindoor diluncurkan sebagai respons atas serangan teroris di Pahalgam, Jammu dan Kashmir, pada 22 April 2025, yang menewaskan 26 orang—sebagian besar wisatawan. India menuduh kelompok The Resistance Front (TRF) yang diduga bernaung di bawah Lashkar-e-Taiba di Pakistan sebagai pelaku, meski pemerintah Pakistan membantah keterlibatan langsung.

Setelah serangan rudal India pada 7 Mei, Pakistan membalas dengan serangan ke berbagai lokasi di Jammu dan Kashmir, yang menurut pemerintah India menyebabkan korban jiwa dan luka-luka. Konflik ini berakhir setelah kedua negara menyepakati gencatan senjata pada 11 Mei 2025.

Tank T-72 telah lama menjadi tulang punggung kendaraan tempur utama India. Baru-baru ini, India memperkuat persenjataannya dengan menandatangani kontrak senilai USD248 juta dengan Rosoboronexport, Rusia, untuk memperbaiki dan memodernisasi mesin tank T-72.

Selain itu, India juga menggunakan sistem pertahanan udara S-400 buatan Rusia untuk melindungi wilayahnya dari serangan udara Pakistan. Sekitar 60% peralatan militer India berasal dari Rusia, dan kedua negara terus memperkuat kerja sama pertahanan mereka.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

CRV Ditumpangi 9 Orang Sekeluarga, Tabrak Truk Parkir di Tol Pandaan 5 Orang Tewas

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

3.000 ASN Disdik Brebes Bobol Presensi Daring, Sembilan Guru Dijebloskan ke Tahanan

16 Juli 2026 - 09:52 WIB

Satu Korban Luka, Akibat Kebakaran Rumah dan Toko di Johowinong Mojoagung

16 Juli 2026 - 08:39 WIB

Kemenkop Pasang Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Beli 1.800 Unit Kipas Angin, Ferry Yuliantoro Mengaku tak Tahu!

16 Juli 2026 - 08:06 WIB

Jaksa Teliti Asal Usul 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah, Mahfud MD: Ini Gempa Hukum Terbesar

16 Juli 2026 - 05:32 WIB

57 ASN di Kukar Terima Transferan Rp36,7 Miliar, BPK Kaltim: Bukan Kelebihan Bayar Biasa

15 Juli 2026 - 21:26 WIB

Yuenchi Arwindi Merasa Difitnah: Demi Allah, Saya tak Ada Hubungan dengan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

15 Juli 2026 - 20:17 WIB

Trending di News