Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Soal Rencana Danantara Utang USD 10 Miliar, Jangan Sampai Jaminannya Aset Bangsa

badge-check


					Soal Rencana Danantara Utang USD 10 Miliar, Jangan Sampai Jaminannya Aset Bangsa Perbesar

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, SURABAYA– Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI bersama Menteri BUMN dan Kepala Badan Pelaksana Pengelola Danantara pada 23 Juli 2025 berlangsung kritis.

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Aimah Nurul Anam atau Gus Mufti Anam, mempertanyakan secara terbuka rencana Danantara mengajukan utang sebesar 10 miliar dolar AS ke bank asing dalam bentuk multi-currency.

Ia menilai, langkah tersebut menimbulkan kekhawatiran, terlebih dengan status Danantara sebagai entitas yang dibentuk untuk mengoptimalkan investasi nasional.

“Jujur kami sedikit kaget soal hal ini,” ujar Gus Mufti. Ia menekankan bahwa tujuan awal Danantara adalah mengelola dana investasi, bukan menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam berutang.

Gus Mufti lalu mengajukan pertanyaan tertutup kepada pimpinan Danantara: “Betul nggak utang 10 miliar USD? Untuk apa?”

Ia juga menyoroti transparansi pengelolaan dana yang disebut-sebut mencapai 90 hingga 150 triliun rupiah. “Itu duitnya ke mana? Apa tidak cukup untuk melakukan akselerasi dan investasi?” tanya Mufti dengan nada kritis.

Dalam pernyataannya, Gus Mufti mengingatkan agar jangan sampai pinjaman sebesar itu menggunakan jaminan aset bangsa.

Ia membandingkan dengan pengalaman masyarakat umum, “Kami saja meminjam 10 juta Pak, itu harus gadaikan BPKB,” ucapnya, menegaskan urgensi transparansi dan kehati-hatian.

Sebagai penutup, ia mempertanyakan secara tegas bentuk jaminan yang diberikan Danantara: “Apa jaminan yang diberikan Danantara untuk meminjam 10 miliar USD, yang ini menjadi salah satu pinjaman terbesar di Asia Tenggara?”

Pernyataan Gus Mufti Anam ini mencerminkan kekhawatiran wakil rakyat terhadap pengelolaan pinjaman besar oleh lembaga strategis dan pentingnya perlindungan terhadap aset nasional di tengah strategi pembiayaan investasi.****

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Perlawanan/ Eksepsi atas Dugaan Penipuan Rp5 Miliar, Tuding Dakwaan Jaksa Kabur dan Minta Hakim Bebaskan Terdakwa

6 Juli 2026 - 22:43 WIB

Dr. Wong Chung Chek, The Most Wanted Doctor, Ahli Bedah Tulang Belakang Terkemuka di Asia-Pasifik

1 Juli 2026 - 13:55 WIB

Dr. Lee Woo Guan, Ahli Bedah Ortopedi Bertangan Dewa

29 Juni 2026 - 16:19 WIB

Dr Lee Woo Guan: Robot dan Kecanggihan Teknologi Hanya Membantu, Peran Dokter Tetap Nomor Satu

28 Juni 2026 - 12:29 WIB

Dinilai Lamban Tangani Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur, Polresta Sidoarjo Diancam Didemo

9 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kuasa Hukum Dua Rekanan Kirim Surat ke Perumda Delta Tirta Harus Bayar Tagihan Rp 1,4 Miliar Sesuai Perintah Hakim Kasasi MA

6 Juni 2026 - 18:56 WIB

Ketika Rumah Kebudayaan Menjadi Arena Perebutan Panggung

11 Mei 2026 - 18:17 WIB

Bupati Fandi Ahmad Yani Beri Sangu Obat dan Vitamin untuk Ratusan Jamaah Haji Asal Kabupaten Gresik

3 Mei 2026 - 19:26 WIB

Pakar Estetik Bedah Plastik, Dr Sophia Heng: Penyempurnaan, Bukan Perubahan Total

26 April 2026 - 10:40 WIB

Trending di Headline