Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Siap-siap Hadapi Puncak Hujan, Wiku Diaz: Waspadai Banjir Kawasan Wonosalam dan Mojoagung

badge-check


					Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas,. Foto: krenonews.com/ elok apriyanto Perbesar

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas,. Foto: krenonews.com/ elok apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Jombang) memperkuat koordinasi lintas sektor, menyiapkan personel, serta memastikan kesiapan peralatan di lapangan guna menghadapi potensi bencana hidrometeorologi selama puncak musim hujan 2026.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, mengatakan Pemerintah Kabupaten Jombang telah menerbitkan surat edaran Bupati Jombang kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai pedoman bersama dalam kesiapsiagaan bencana.

“Pemerintah daerah sudah mengeluarkan surat edaran bupati kepada seluruh OPD terkait kesiapsiagaan bencana. Bahkan di tingkat kecamatan juga telah dibentuk posko siaga bencana untuk menghadapi potensi hidrometeorologi,” ujar Wiku, Senin (26/1/2026).

Sebagai langkah pencegahan, BPBD Jombang terus menjalin koordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Informasi prakiraan cuaca BMKG dijadikan dasar pengambilan langkah teknis di lapangan.

“Ketika ada indikasi hujan lebat, kami langsung berkoordinasi dengan dinas teknis terkait, terutama dalam pengaturan pintu air agar tidak terjadi luapan,” jelasnya.

Selain itu, upaya mitigasi bencana juga difokuskan pada pembersihan saluran air dan sungai yang rawan tersumbat. BPBD Jombang bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) secara rutin melakukan penanganan di sejumlah titik rawan banjir, terutama pada aliran sungai yang kerap membawa material seperti sampah dan bambu saat debit air meningkat.

“Jika terjadi banjir kiriman, biasanya membawa material yang bisa menyumbat jembatan sehingga air meluap. Hal ini selalu kami antisipasi melalui koordinasi dengan Dinas PU untuk segera dilakukan pembersihan,” tambah Wiku.

Untuk memastikan kesiapan sumber daya manusia, Pemkab Jombang juga telah menggelar apel gabungan kesiapsiagaan bencana. Kegiatan tersebut bertujuan memastikan seluruh unsur terkait siap bergerak cepat dalam penanganan bencana dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami sudah melaksanakan apel besar kesiapsiagaan. Jadi ketika terjadi bencana, seluruh personel sudah siap memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak,” tegasnya.

Berdasarkan informasi BMKG, puncak musim hujan diperkirakan masih berlangsung hingga Februari 2026. Potensi banjir luapan disebut berasal dari wilayah hulu, seperti Kota Batu dan Kandangan, Kediri, yang dapat berdampak ke wilayah Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang.

“Jika curah hujan tinggi di daerah hulu, maka Wonosalam berpotensi terdampak luapan,” ungkap Wiku.

Selain Wonosalam, wilayah Kademangan dan Kauman di Kecamatan Mojoagung juga masuk dalam daftar kawasan yang perlu mendapatkan perhatian khusus karena kerap mengalami luapan air saat hujan deras.

Meski demikian, BPBD Jombang memastikan kesiapan penuh dalam menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk evakuasi warga, penyediaan dapur umum melalui Tagana, hingga penanganan kejadian darurat seperti pohon tumbang.

“Seluruh SDM, peralatan, hingga alat berat dalam kondisi siap. Untuk kejadian skala kecil pun, perlengkapan tanggap darurat terus kami operasikan,” pungkasnya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Saat Diringkus KPK, Gus Arif: Bukan Milik Saya, Uang Ini Milik Menteri Yusron Wahid

16 September 2026 - 09:18 WIB

4 Tersangka OTT BPN Bogor adalah Orang Kepercayaan Menteri Nusron Wahid

16 September 2026 - 06:55 WIB

Update KM Virgo 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 130 Dalam Pencarian

16 September 2026 - 05:11 WIB

Warga Bali Ledo Usung Jenazah Jowa Tana, Demo ke Polres Sumba Barat Polisi Keluarkan Tembakan

15 September 2026 - 22:05 WIB

Konpres KPK OTT di ATR/BTN Bogor: Tetapkan 3 Tersangka, Sita Uang Tunai Rp106,3 Miliar

15 September 2026 - 20:39 WIB

OTT di ATR/BPN Bogor, KPK Sita 20 Koper Berisi Rupiah dan Valas Medsos Sebut Milik Nusron Wahid

15 September 2026 - 19:59 WIB

Golkar Sarang Koruptor, KPK Ringkus Fahd El Fouz Kasus Suap HGB PT Summarecon

15 September 2026 - 19:29 WIB

Hanya 2 dari 27 Merk Beras Fortifikasi Lolos Uji, Kandungan Gizi tidak Sesuai SNI Ditarik dari Pasaran

15 September 2026 - 18:51 WIB

Dihantam Gelombang Laut Bawean, Tugboat BMT 20 Tenggelam 8 Awak Selamat

15 September 2026 - 17:46 WIB

Trending di News