Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Satgas PKH Halilintar Sita Tambang PT AKT Milik Samin Tan, Izin Dicabut Sejak 2017 Potensi Denda Rp 4,22 Triliun

badge-check


					Satuan Tugas Penertiban  Kawasan Hutan (Satgas-PKH Halilitar, Rabu 22 Januari 2026, terjun ke wilayah Murung Raya Kalimantan Tengah, untuk menutup dan menyita tambang PT AKT yangf sudah dicavut izinya sejak 2-27, tetapi tersu melakukan operasi. Foto: titktok@satgas-pkh Perbesar

Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas-PKH Halilitar, Rabu 22 Januari 2026, terjun ke wilayah Murung Raya Kalimantan Tengah, untuk menutup dan menyita tambang PT AKT yangf sudah dicavut izinya sejak 2-27, tetapi tersu melakukan operasi. Foto: titktok@satgas-pkh

Penulis: Mulawarman   |    Editor:  Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, KALTENG- Semakin tegas dan terukur kinerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) Halilintar, kembali melakukan penertiban dan  menguasai kembali lahan tambang ilegal seluas 1.699 hektare milik PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah.

Satgas PKH Halilintar secara resmi terjun menutup dan menguasai kembali lahan tambang ilegal PT AKT pada 22 Januari 2026 di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah. Satgas  menutup dan menguasai kembali lahan tambang ilegal PT AKT pada 22 Januari 2026 di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah.

Rombongan tiba dari Jakarta menggunakan pesawat TNI AU ke Palangka Raya pagi itu, lalu lanjut dengan helikopter ke lokasi untuk pemasangan plang penguasaan negara.

Kunjungan dipimpin Kasum TNI Letjen Richard Taruli H. Tampubolon dan Jampidsus Febrie Adriansyah, dengan 50 personel dari berbagai instansi seperti Kejaksaan, TNI, Polri, dan ESDM.

Satgas temukan aktivitas tambang aktif hingga 15 Desember 2025, meski izin PKP2B dicabut sejak 2017;  lahan langsung disita dan dijatuhi denda Rp4,2 triliun.

Lokasi diamankan 65 personel TNI dari Yon TP 883 dan Kodim 1013/Muara Teweh untuk cegah gangguan selama proses hukum.

Aksi ini dilakukan setelah izin operasional perusahaan dicabut sejak 2017 , karena pelanggaran seperti menggunakan izin sebagai jaminan utang tanpa persetujuan pemerintah.

Satgas PKH menemukan aktivitas penambangan ilegal hingga Desember 2025 di kawasan hutan lindung, termasuk pelanggaran perizinan fundamental.

Perusahaan tetap beroperasi meski Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) dicabut via Keputusan Menteri ESDM 2017.

Potensi denda mencapai Rp4,2 triliun, dihitung Rp354 juta per hektare dari 1.699 Ha. Pengawasan aset mencakup 130+ unit alat berat seperti excavator dan dump truck; kemungkinan tindak pidana sedang dievaluasi.

Lokasi diamankan 65 personel gabungan Yon TP 883 dan Kodim 1013/Muara Teweh untuk situasi kondusif selama proses hukum. Langkah ini bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk tertibkan kawasan hutan dan tambang ilegal.

Siapa Pemilknya

Berdasarkan runutan akte dan sejarah pemilik PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) adalah Samin Tan. Ia dikenal sebagai konglomerat tambang batubara, dengan AKT sebagai anak usaha PT Borneo Lumbung Energi & Metal (BORN atau BLEM) yang pernah diakuisisi olehnya.

PT AKT awalnya bernama PT Swabara Guna sebelum diakuisisi dan berganti nama pada 1998; Samin Tan terkait erat sejak proses akuisisi BORN mulai 2007 hingga 2009. Perusahaan ini beroperasi di Kalimantan Tengah hingga PKP2B dicabut pada 2017 akibat pelanggaran perizinan.

Samin Tan pernah terseret kasus suap Rp5 miliar ke anggota DPR terkait bantuan untuk AKT, tapi divonis bebas oleh PN Jakarta Pusat pada 2021.

Ia juga terlibat sengketa utang dan pengalihan saham AKT ke bank asing, yang berkontribusi pada terminasi izin operasional.

Satgas PKH Halilintar mengamankan lahan tambang ilegal PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) seluas 1.699 hektare di Murung Raya, Kalimantan Tengah, setelah aktivitas ilegal berlanjut pasca-pencabutan izin pada 2017.

Kronologi Lengkap

  • 1998: PT AKT berganti nama dari PT Swabara Guna setelah akuisisi, di bawah Samin Tan via PT Borneo Lumbung Energi & Metal (BORN).

  • 2007-2009: BORN mengakuisisi saham AKT; perusahaan beroperasi dengan PKP2B di Kalimantan Tengah.

  • 2016: AKT jalani PKPU; homologasi perdamaian disetujui, tapi kreditur seperti Standard Chartered Bank kasasi.

  • Oktober 2017: Menteri ESDM Ignasius Jonan cabut PKP2B AKT karena dijadikan jaminan utang tanpa izin, perintahkan likuidasi; wilayah 21.630 Ha dikembalikan ke negara.

  • 2017-2025: AKT tetap tambang ilegal tanpa RKAB; kasasi MA tolak kreditur, tapi operasi lanjut secara sembunyi.

  • 15 Desember 2025: Satgas PKH temukan aktivitas tambang aktif di 1.699 Ha kawasan hutan lindung.

  • 21-22 Januari 2026: Satgas PKH kuasai lahan, sita 130+ alat berat; 65 personel TNI amankan lokasi.

  • Saat ini: Potensi denda Rp4,2 triliun (Rp354 juta/Ha); evaluasi tindak pidana berlangsung. **

En lien
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Saat Diringkus KPK, Gus Arif: Bukan Milik Saya, Uang Ini Milik Menteri Yusron Wahid

16 September 2026 - 09:18 WIB

4 Tersangka OTT BPN Bogor adalah Orang Kepercayaan Menteri Nusron Wahid

16 September 2026 - 06:55 WIB

Update KM Virgo 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 130 Dalam Pencarian

16 September 2026 - 05:11 WIB

Warga Bali Ledo Usung Jenazah Jowa Tana, Demo ke Polres Sumba Barat Polisi Keluarkan Tembakan

15 September 2026 - 22:05 WIB

Konpres KPK OTT di ATR/BTN Bogor: Tetapkan 3 Tersangka, Sita Uang Tunai Rp106,3 Miliar

15 September 2026 - 20:39 WIB

OTT di ATR/BPN Bogor, KPK Sita 20 Koper Berisi Rupiah dan Valas Medsos Sebut Milik Nusron Wahid

15 September 2026 - 19:59 WIB

Golkar Sarang Koruptor, KPK Ringkus Fahd El Fouz Kasus Suap HGB PT Summarecon

15 September 2026 - 19:29 WIB

Hanya 2 dari 27 Merk Beras Fortifikasi Lolos Uji, Kandungan Gizi tidak Sesuai SNI Ditarik dari Pasaran

15 September 2026 - 18:51 WIB

Dihantam Gelombang Laut Bawean, Tugboat BMT 20 Tenggelam 8 Awak Selamat

15 September 2026 - 17:46 WIB

Trending di News