Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Saat Isi BBM Tugboat Batubara Meledak di Pantai Paciran Lamongan, 12 Orang Alami Luka-luka

badge-check


					Kamis, 13 Maret 2025, sebuah kapal tongkang pengangkut batu bara meledak di perairan utara Lamongan, tepatnya di kawasan Lamongan Integrated Shorebase (LIS), Desa Kemantren, Kecamatan Paciran. Ledakan terjadi sekitar pukul 06.00 WIB dan diduga berasal dari mesin kapal, yang mengakibatkan kebakaran pada dua kapal Tug Boat Roselyne 08 dan kapal tanker MT Ronggolawe. Tangkap layar video Instagram@berita_lamongan Perbesar

Kamis, 13 Maret 2025, sebuah kapal tongkang pengangkut batu bara meledak di perairan utara Lamongan, tepatnya di kawasan Lamongan Integrated Shorebase (LIS), Desa Kemantren, Kecamatan Paciran. Ledakan terjadi sekitar pukul 06.00 WIB dan diduga berasal dari mesin kapal, yang mengakibatkan kebakaran pada dua kapal Tug Boat Roselyne 08 dan kapal tanker MT Ronggolawe. Tangkap layar video Instagram@berita_lamongan

Penulis: Agus Adi Santoso   |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, LAMONGAN–  Kapal tongkang batu bara meledak di tengah laut, tepatnya di kawasan Lamongan Integrated Shorebase (LIS), Desa Kemantren, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur,  Kamis  pagi, 13 Maret 2025.

Ledakan tersebut menyebabkan beberapa korban mengalami luka. Menurut penuturan warga setempat, Sunarji, kejadian ledakan itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Suara ledakan terdengar beberapa kali, disertai dengan asap yang membumbung tinggi.

Saat dikonfirmasi, Kasat Polairud Polres Lamongan, AKP I Nyoman Ardita, membenarkan kejadian ini, “Izin saya masih di laut, Pak. Kami masih dalam proses evakuasi, jadi belum bisa memastikan jumlah korban atau penyebab pasti ledakan,” ujar AKP I Nyoman Ardita melalui pesan singkat.

Kapal tongkang pengangkut batu bara meledak di perairan utara Lamongan, tepatnya di kawasan Lamongan Integrated Shorebase (LIS), Desa Kemantren, Kecamatan Paciran.

Ledakan terjadi sekitar pukul 06.00 WIB dan diduga berasal dari mesin kapal, yang mengakibatkan kebakaran pada dua kapal: Tug Boat Roselyne 08 dan kapal tanker MT Ronggolawe14.

Tim evakuasi berhasil menyelamatkan 15 orang, di mana 12 di antaranya mengalami luka ringan dan dalam observasi medis, sementara tiga lainnya dilarikan ke RSU dr. Suyudi untuk perawatan lebih lanjut. Menurut informasi dari Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan.

Warga setempat melaporkan bahwa suara ledakan terdengar beberapa kali sebelum kebakaran terjadi, dengan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari daratan. Pihak kepolisian telah mengimbau semua kapal di sekitar lokasi untuk meningkatkan kewaspadaan guna mencegah insiden serupa di masa mendatang.

Kamis, 13 Maret 2025, sekitar pukul 06.00 WIB, sebuah kapal tongkang pengangkut batu bara meledak di perairan utara Lamongan, tepatnya di kawasan Lamongan Integrated Shorebase (LIS), Desa Kemantren, Kecamatan Paciran. Berikut adalah kronologi kejadian.

Ledakan pertama terjadi, yang diduga berasal dari mesin kapal. Suara ledakan terdengar hingga ke daratan, menyebabkan kepanikan di kalangan warga setempat12.

Kapal Terlibat: Dua kapal yang terlibat dalam insiden ini adalah Tug Boat Roselyne 08 dan kapal tanker MT Ronggolawe. Kedua kapal tersebut sedang dalam antrean untuk berlabuh dan melakukan aktivitas bongkar muat batu bara.

Kebakaran: Setelah ledakan, kebakaran melanda kedua kapal, dengan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari daratan.

Evakuasi Korban: Tim evakuasi berhasil menyelamatkan 15 orang dari kapal. Dari jumlah tersebut, 12 orang mengalami luka ringan dan dalam observasi medis, sementara tiga lainnya dilarikan ke RSU dr. Suyudi untuk perawatan lebih lanjut.

Pihak kepolisian setempat segera melakukan investigasi untuk menentukan penyebab pasti ledakan dan dampak yang ditimbulkan. Hingga saat ini, penyebab ledakan masih belum dapat dipastikan.

Keterangan mengenai insiden ledakan kapal tongkang di Lamongan diberikan oleh Ipda M. Hamzaid, yang menjabat sebagai Kasi Humas Polres Lamongan. Dalam pernyataannya, Hamzaid menyebutkan bahwa ledakan diduga berasal dari mesin kapal dan menyatakan bahwa kapal tersebut berada jauh dari lokasi dermaga Pelabuhan Lamongan Shorebase saat kejadian. Dia juga menginformasikan tentang jumlah korban yang berhasil dievakuasi dan kondisi mereka setelah insiden tersebut123.

Selain itu, AKP Erni Sigihastuti, Kapolsek Paciran, juga memberikan keterangan bahwa kecelakaan tersebut bukan akibat tabrakan, melainkan disebabkan oleh kesalahan saat mengisi bahan bakar minyak (BBM) ke kapal.

Selain itu, AKP Erni Sigihastuti, Kapolsek Paciran, juga memberikan keterangan bahwa kecelakaan tersebut bukan akibat tabrakan, melainkan disebabkan oleh kesalahan saat mengisi bahan bakar minyak (BBM) ke kapal.

Pada Kamis, 13 Maret 2025, sebuah kapal tongkang pengangkut batu bara meledak di perairan utara Lamongan, tepatnya di kawasan Lamongan Integrated Shorebase (LIS), Desa Kemantren, Kecamatan Paciran.

Ledakan terjadi sekitar pukul 06.00 WIB dan diduga berasal dari mesin kapal, yang mengakibatkan kebakaran pada dua kapal: Tug Boat Roselyne 08 dan kapal tanker MT Ronggolawe.

Tim evakuasi berhasil menyelamatkan 15 orang, di mana 12 di antaranya mengalami luka ringan dan dalam observasi medis, sementara tiga lainnya dilarikan ke RSU dr. Suyudi untuk perawatan lebih lanjut. Menurut informasi dari Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan.

Warga setempat melaporkan bahwa suara ledakan terdengar beberapa kali sebelum kebakaran terjadi, dengan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari daratan16. Pihak kepolisian telah mengimbau semua kapal di sekitar lokasi untuk meningkatkan kewaspadaan guna mencegah insiden serupa di masa mendatang. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Korban PHK Masih Dapat Gaji Selama 6 Bulan, Ini Syaratnya

16 Juni 2026 - 20:36 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist

KA Pandalungan 2 Relasi Gambir-Jember Mulai 18 Juni, Diskon 30 Persen

15 Juni 2026 - 20:32 WIB

Menelisik Akar Terorisme (19): Betapa Kejam dan Kelam Perang Daud

15 Juni 2026 - 20:19 WIB

Harga BBM Pertamina, Shell, dan BP Pekan Ketiga Juni 2026, Ini Daftar Lengkapnya

15 Juni 2026 - 20:18 WIB

Nekad Maling Motor, Dua Remaja Diringkus Polisi

15 Juni 2026 - 12:52 WIB

Trending di News