Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Saat Hardiknas, Kapolres Bangkan Serahkan Kembali Motor Guru Korban Begal di Geger

badge-check


					Kapolres Bangkalan, AKBP Hendro Sukmono telah menyerahkan kembali sepeda motor Honda Vario milik Maidatul Hasanah, seorang guru kelas V di SDN Lerpak 2 yang menjadi korban pembegalan di Kecamatan Geger, Bangkalan. Foto: Antara/HO Polres Bangkalan Perbesar

Kapolres Bangkalan, AKBP Hendro Sukmono telah menyerahkan kembali sepeda motor Honda Vario milik Maidatul Hasanah, seorang guru kelas V di SDN Lerpak 2 yang menjadi korban pembegalan di Kecamatan Geger, Bangkalan. Foto: Antara/HO Polres Bangkalan

Penulis: Saifudin   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BANGKALAN- Polres Bangkalan telah menyerahkan kembali sepeda motor Honda Vario milik Maidatul Hasanah, seorang guru kelas V di SDN Lerpak 2 yang menjadi korban pembegalan di Kecamatan Geger, Bangkalan.

Penyerahan motor ini dilakukan pada 2 Mei 2025, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, sehingga dianggap sebagai kado spesial bagi korban dan para guru di Bangkalan.

Kapolres Bangkalan, AKBP Hendro Sukmono, menyampaikan bahwa motor tersebut ditemukan saat polisi melakukan pengejaran terhadap pelaku pembegalan yang telah ditangkap satu orang berinisial SR, sementara dua pelaku lainnya masih diburu.

Motor tersebut diserahkan untuk pinjam pakai korban karena proses hukum masih berjalan dan motor tersebut mungkin dibutuhkan sebagai barang bukti di pengadilan.

Dalam acara penyerahan yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Muhammad Yakub, dan rekan-rekan guru, Maidatul mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kembalinya motornya.

Kepala Dinas Pendidikan juga berharap kejadian ini meningkatkan kewaspadaan para guru saat melaksanakan tugas mengajar.

Pelaku yang tertangkap mengaku melakukan pembegalan karena terpaksa membayar utang dan membeli narkoba. Saat penangkapan, pelaku mengalami luka tembak di kedua kakinya sebagai konsekuensi tindakan kepolisian.

Polisi berkomitmen untuk terus mengejar dua pelaku lainnya dan menjaga keamanan di wilayah Bangkalan.

Singkatnya, Kapolres Bangkalan menyerahkan kembali motor korban begal, seorang guru, pada Hari Pendidikan Nasional sebagai bentuk dukungan dan perhatian terhadap keamanan para pendidik di daerah tersebut.

Begal Terjadi
Pada tanggal 21 April 2025 sekitar pukul 11.30 WIB, Maidatul Hasanah (31), guru kelas V SDN Lerpak 2 Kecamatan Geger, Bangkalan, sedang mengendarai sepeda motor Honda Vario 125 bersama anaknya yang masih kecil dan suaminya pulang dari mengajar.

Saat melintas di Jalan Desa Kecamatan Geger yang sepi, Maidatul dipepet oleh tiga pelaku pembegalan yang duduk di saung di pinggir jalan. Meskipun sempat curiga, Maidatul tetap melanjutkan perjalanan, namun ketiga pelaku kemudian memepet dan merampas motornya.

Pelaku berinisial SR (40), seorang residivis yang baru keluar dari penjara delapan bulan sebelumnya, bersama dua rekannya berinisial HB dan RD, melakukan aksi tersebut. SR ditangkap di sebuah rumah kos di Kecamatan Wonorejo, Surabaya, pada 28 April 2025 setelah melakukan perlawanan dengan mengacungkan senjata tajam sehingga polisi menembak kedua kakinya.

Motor korban ditemukan di sebuah rumah di Kecamatan Ketapang saat polisi melakukan pengejaran terhadap pelaku yang masih buron. Polisi juga menyita barang bukti lain seperti STNK motor dan pisau yang digunakan pelaku saat beraksi.

Saat konferensi pers, Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono mengungkapkan bahwa dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Polisi berjanji akan terus memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya para guru.

Pada 1 Mei 2025, Polres Bangkalan menyerahkan kembali motor korban kepada Maidatul dalam acara yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Bangkalan dan rekan guru sebagai dukungan moral di Hari Pendidikan Nasional.

Singkatnya, pembegalan terjadi saat Maidatul mengendarai motor pulang dari mengajar bersama anak dan suaminya, pelaku yang merupakan residivis dan dua rekannya merampas motor dengan kekerasan. Polisi berhasil menangkap satu pelaku dan menemukan motor korban, sementara dua pelaku lain masih diburu. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polisi OTT 28 Kepala Sekolah Banyuasin Berdalih Bimtek di Hotel Palembang, Barang Bukti Rp30 Juta Lebih

18 September 2026 - 18:21 WIB

Kemenhaj Bekukan Izin PT Annisa Ahmada Travelindo, Telantarkan 200 Jamaah Jombang

18 September 2026 - 06:38 WIB

Tabrakan Lawan KA Ijen Ekspres di Jember, Fortuner Terseret 750 Meter Sopir 22 Tahun Tewas

17 September 2026 - 20:38 WIB

Menelisik Akar Terorisme (57): Topeng Alis Mata Merah Sang Penyingkir Raja

17 September 2026 - 20:00 WIB

9 Siswa SDN 3 Kampungdalem Kediri Dibawa ke Puskesnas dan RS Gambiran

17 September 2026 - 17:07 WIB

200 Siswa dan Guru SMKN 1 Boyolangu Tulungagung Keracunan MBG

17 September 2026 - 17:03 WIB

77 Siswa dan Guru di Trenggalek Keracunan MBG, Dapur SPPG Disuspend 30 Hari

17 September 2026 - 16:40 WIB

DJP Mulai Terapkan Pajak Marketplace per 1 November 2026

17 September 2026 - 16:25 WIB

Layanan Harhubnas 2026 Layanan Trans Jatim Gratis

17 September 2026 - 16:09 WIB

Trending di Nasional